Tokoh Madura Se-Indonesia Bahas Pilgub Jatim - Kompas.com

Tokoh Madura Se-Indonesia Bahas Pilgub Jatim

Kompas.com - 16/08/2013, 16:51 WIB
KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Mahfud MD, calon peserta konvensi capres Partai Demokrat.

BANGKALAN, KOMPAS.com — Para tokoh dan perantau asal Madura dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia menyamakan persepsi politik menghadapi Pilkada Jawa Timur pada 29 Agustus 2013.

"Upaya menyamakan persepsi politik menjelang Pilkada Jatim kami kemas dalam acara halalbihalal dan silaturahim Madura seluruh Indonesia di Surabaya pada 17 Agustus 2013," kata Muhlis Ali, panitia pelaksana kegiatan dari Himpunan Generasi Muda Madura (Higemura), di Bangkalan, Jumat.

Ia menjelaskan, upaya menyamakan persepsi politik menjelang pelaksanaan Pilkada Jatim dikoordinasi secara langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Madura (DPP Ikama) yang berpusat di Jakarta.

Muhlis Ali menjelaskan, masyarakat Madura perlu menyamakan persepsi dalam menentukan pilihan politiknya pada Pilkada Jatim agar kepentingan politik masyarakat di Pulau Garam itu bisa terakomodasi dengan cara diarahkan kepada bakal calon yang memang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pembangunan di Madura.

"Pada Pilkada Jatim sebelumnya, kami kan hanya menjadi komoditas politik belaka. Akan tetapi, kami tidak merasakan adanya kemajuan yang berarti," kata dia.

Etnis Madura, kata dia, sebenarnya merupakan etnis terbesar di Jawa Timur dengan sebaran hampir di semua 38 kabupaten/kota yang ada di ujung timur Pulau Jawa itu.

Bahkan, pada Pilkada Jatim sebelumnya, Madura telah menjadi penentu kemenangan pasangan pemimpin Jawa Timur. Hanya, akibat kurangnya koordinasi di kalangan para tokoh, pilihan politik masyarakat di Pulau Garam kini dirasa kurang tepat.

Jadi, meskipun warga Madura menjadi penentu kemenangan politik, kebijakan politik pemimpin terpilih kala itu kurang dirasakan warga Madura.

"Buktinya sampai saat ini pembangunan di Madura terkesan jalan di tempat kendati Jembatan Suramadu telah dioperasikan," kata Muhlis Ali.

Halalbihalal dan silaturahim tokoh dan perantau Madura se-Indonesia ini akan digelar di Graha Samudera Bimomoro Kodikal ALL Jalan Moro Krembangan Surabaya. "Rencananya mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai," kata Muhlis Ali.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Dr Mahfud MD akan menjadi pembicara kunci dalam acara itu.

Tokoh Madura asal Pamekasan yang juga Ketua Presidium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) nantinya akan menyampaikan pandangan dan pemikiran tentang pentingnya pembangunan di Madura serta peningkatan kesejahteraan Madura melalui jalur politik.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKistyarini
SumberAntara,
Komentar
Terkini Lainnya
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Megapolitan
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi 'Saksi'
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi "Saksi"
Regional
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Megapolitan
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Internasional
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Internasional
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Regional
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Megapolitan
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
Nasional
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Megapolitan
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Megapolitan
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Regional
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Regional
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Regional
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Regional

Close Ads X