0
KILAS DAERAH

Kilas Daerah Banyuwangi

Banyuwangi Jadi Kabupaten dengan SPBE Terbaik, Bupati Ipuk: Presiden Jokowi Minta Semua Daerah Perbaiki Kinerja

Kompas.com - 27/05/2024, 21:28 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Kabupaten Banyuwangi berhasil dinobatkan sebagai kabupaten dengan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terbaik pada Digital Government Award 2024.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Istana Negara, Senin (27/5/2024).

Ipuk mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Oleh karenanya, ia berkomitmen memperbaiki kinerja sistem elektronik, baik pada administrasi pemerintahan maupun pelayanan publik sesuai arahan Jokowi.

"Alhamdulillah, Presiden Jokowi meminta semua daerah untuk terus memperbaiki kinerja sistem elektroniknya," tutur Ipuk lewat siaran persnya, Senin.

Baca juga: Kandang Berisi 7.100 Ayam di Banyuwangi Terbakar Saat Pegawainya Masak Air

Bagi Ipuk, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk terus meningkatkan digitalisasi pelayanan.

"Utamanya dalam integrasi layanan. Tidak perlu banyak aplikasi, tetapi cukup satu atau dua namun saling terintegrasi," kata Ipuk.

Sebagai informasi, penerapan SPBE di Banyuwangi dilakukan untuk pelayanan publik dan layanan intra-pemerintahan.

Untuk pelayanan publik, ada aplikasi Smart Kampung yang dikembangkan sejak 2016 untuk mendorong budaya digital di tingkat desa.

Baca juga: 7.000 Batang Rokok Tanpa Cukai Gagal Diseludupkan ke Banyuwangi

Smart Kampung, selain berguna untuk membantu proses kependudukan, juga bisa dimanfaatkan untuk menjalankan bantuan sosial (bansos), bantuan pendidikan, hingga layanan kesehatan.

“Bahkan kami telah mulai secara bertahap mendorong penerapan SPBE hingga ke level desa, dimulai dari sejumlah desa,” jelas Ipuk.

Adapun pada penilaian SPBE tahun ini, Kabupaten Banyuwangi berhasil menorehkan angka 4,50 dari skala 5 atau menjadi yang tertinggi untuk kategori kabupaten se-Indonesia.

Penilaiannya mencakup 47 indikator yang membentuk ekosistem digital di suatu instansi. Sistem penilaian bahkan melibatkan 30 perguruan tinggi agar prinsip independen dan objektif tetap terpelihara.

Baca juga: Tahun Ini, Pembangunan Jalur Lingkar Selatan Banyuwangi-Jember Dilanjutkan

Selain itu, proses finalisasi dilakukan oleh Tim Koordinasi SPBE Nasional yang terdiri atas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sejumlah indikator yang dinilai, antara lain perencanaan strategis, inovasi proses bisnis, manajemen data, audit keamanan, pengadaan barang/jasa berbasis elektronik, dan layanan pengaduan publik.

Kemudian, ada pemantauan kinerja pegawai, manajemen aset, kolaborasi penerapan SPBE, hingga layanan publik sektoral seperti untuk pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.

Dari penilaian itu, Kabupaten Banyuwangi terbukti dominan dengan meraih skor kebijakan sebesar 4,70, domain tata kelola 4,20, domain manajemen 3,91, dan domain layanan 4,82.

Baca juga: Proyek Jalur Pansela Akan Dilanjutkan, Bupati Banyuwangi Paparkan 3 Paket Rencana Pembangunan

Baca tentang

Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com