Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepanasan Antre Masuk Kapal, Pemudik Dapat Minuman Dingin dan Es Krim

Kompas.com - 13/04/2024, 17:25 WIB
Tri Purna Jaya,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Ratusan pemudik motor yang merasa kepanasan saat menunggu antrean masuk kapal di Pelabuhan Bakauheni mendapatkan minuman dingin dan es krim.

Antrean para pemudik motor tersebut tak menyangka mendapatkan kejutan yang membuat mereka kembali semringah, Sabtu (13/4/2024) siang.

Cuaca di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.30 WIB itu sangat terik. Matahari bersinar terang dan menyengat.

Meski mengantre di bawah tenda yang disediakan, dan kipas angin pun telah dinyalakan, toh tak mampu mengusir hawa panas saat mereka menunggu antrean itu.

Tiba-tiba, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin menghampiri barisan terdepan antrean. Di tangannya menggantung sekantung plastik kresek sebuah mini market.

Baca juga: Pemudik Antre di Buffer Zone, Belum Punya Tiket Nekat Mau Menyeberang

Tangannya meraih ke dalam kantung plastik, mengambil dua buah es krim kemasan. Diserahkannya es krim itu kepada salah satu pemudik.

Anak sang pemudik langsung meminta ayahnya membuka bungkus es krim lalu memakannya dengan lahap.

Di sisi lain, beberapa anggota kepolisian juga dengan sigap membagikan es krim dan minuman dingin yang langsung dikonsumsi oleh para pemudik tersebut.

Yusriandi mengatakan, pembagian es krim dan minuman dingin ini spontan dilakukan karena dia pun merasa cuaca sangat terik.

"Memang kondisi cuaca kalau siang di sini sangat panas. Apalagi mereka (pemudik) yang sedang antre," kata Yusriandi saat diwawancara, Sabtu siang.

Yusriandi mengatakan, bersama beberapa anggota Polres Lampung Selatan dan KSKP Bakauheni, dia langsung pergi ke mini market dan memborong es krim serta minuman dingin.

Baca juga: Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

"Tadi kami bagikan 100 es krim dan 400 minuman yogurt dingin," kata dia.

Yusriandi mengatakan, pembagian es krim dan minuman dingin ini rencananya akan dilakukan selama pelaksanaan arus balik.

"Mudah-mudahan besok dan sampai arus balik selesai bisa rutin dilakukan. Hitung-hitung bantu pemudik," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Regional
6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Regional
Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Regional
Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Regional
Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Regional
Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Regional
Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Regional
Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Regional
Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Regional
Pj Gubernur Jateng Lantik Muhammad Masrofi Jadi Pj Bupati Banjarnegara, Tantang Entaskan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Lantik Muhammad Masrofi Jadi Pj Bupati Banjarnegara, Tantang Entaskan Kemiskinan

Regional
Menilik 'Temporary Tattoo', Tren Anak Muda Semarang Populerkan Seni Tato

Menilik "Temporary Tattoo", Tren Anak Muda Semarang Populerkan Seni Tato

Regional
Lahan Pertanian Tadah Hujan di Klaten Diprediksi Terdampak Kemarau

Lahan Pertanian Tadah Hujan di Klaten Diprediksi Terdampak Kemarau

Regional
Dipicu Dendam Lama, Buruh Perusahaan Kelapa Sawit di Nunukan Aniaya Rekan Kerja Saat Mabuk

Dipicu Dendam Lama, Buruh Perusahaan Kelapa Sawit di Nunukan Aniaya Rekan Kerja Saat Mabuk

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com