Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Lebaran, Pasar "Thrifting" Karang Sukun Mataram Diserbu Pembeli

Kompas.com - 06/04/2024, 06:28 WIB
Idham Khalid,
Reni Susanti

Tim Redaksi

MATARAM, KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, pasar thrifting atau pasar rombengan di Karang Sukun, Kota Mataram, ramai diserbu pengunjung.

Pantauan Kompas.com, pengunjung dari berbagai daerah Pulau Lombok ramai mengerumuni sudut-sudut lapak penjual pakaian thrifting.

Mereka terlihat mencoba langsung pakaian yang dipilihnya, kemudian tawar-menawar harga antara pembeli dan pedagang.

Baca juga: Jelang Lebaran, Gas Melon di Pemalang Langka, Tembus Rp 30.000

Salah satu pengunjung pasar thrifting asal Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Wahyu Rizky menuturkan, dirinya sering berburu baju lebaran di pasar tersebut.

"Iya saya memang sering datang ke sini berburu baju lebaran, karena kalaupun second (bekas), tapi kualitasnya bagus, barang bermerek," kata Rizky, Jumat (5/4/2024).

Menurut Rizky, belanja di thrifting sangat menyenangkan. Selain kualitas bagus, harga bisa dinego.

Baca juga: Pemkot Cimahi Tak Akan Tindak Pedagang Thrifting Saat Ramadhan: Kasihan

"Kita bisa nego juga. Tadi saya beli celana parasut harganya Rp 70.000, terus tadi beli kemeja dua, total belanja saya hari ini Rp 220.000," ungkap Rizky.

Hal serupa disampaikan Sari Dwi Putri (34). Ia mengungkapkan hobinya berburu baju thrifting.

"Kalau belanja di tempat ini kita harus pinter-pinter memilih. Kualitasnya bagus dan masih layak sekali dipakai," kata Dwi.

M Fajar (40) penjual thrifting di Pasar Karang Sukun mengakui beberapa hari terakhir masyarakat banyak mengunjungi lapaknya.

"Ini sudah lima hari masyarakat banyak datang ke sini. Memang kalau menjelang lebaran ini sangat ramai pengunjungnya," kata Fajar.

Fajar mengakui, pada Ramadhan omzetnya naik tiga kali lipat dibanding hari biasa. Bila biasanya Dapat Rp 1 juta an, maka di saat Ramadhan seperti sekarang bisa mengantongi Rp 3 juta.

Fajar menyebutkan, barang berkas yang dijualnya dipesan dari Surabaya dan Bali dengan membeli per bal atau karung besar.

"Kita ambil dari Surabaya dan Bali, tapi kebanyakan dari Surabaya kita pesan lewat online, nanti diantar, harga untuk satu bal itu sekitar Rp 8 juta," kata Fajar. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Regional
Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Regional
Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Regional
La Nina Ancam Indonesia, 33 Desa Rawan Bencana di Babel Waspada

La Nina Ancam Indonesia, 33 Desa Rawan Bencana di Babel Waspada

Regional
Pemkab Blora Sediakan Total Hadiah Rp 100 Juta untuk Konsumen yang Rajin Bayar Pajak Restoran

Pemkab Blora Sediakan Total Hadiah Rp 100 Juta untuk Konsumen yang Rajin Bayar Pajak Restoran

Regional
Oknum Dosen Unram yang Lecehkan Mahasiswi Diusulkan Diberhentikan

Oknum Dosen Unram yang Lecehkan Mahasiswi Diusulkan Diberhentikan

Regional
Selingkuh hingga Punya Anak, 2 Guru ASN di NTT Diperiksa

Selingkuh hingga Punya Anak, 2 Guru ASN di NTT Diperiksa

Regional
Lawang Sewu Semarang Adakan Tur Malam 2024, Berikut Paketnya

Lawang Sewu Semarang Adakan Tur Malam 2024, Berikut Paketnya

Regional
Panik Terlilit Utang, Tenaga Honorer di Lombok Timur Bunuh Istri

Panik Terlilit Utang, Tenaga Honorer di Lombok Timur Bunuh Istri

Regional
Polemik Lahan Adat untuk Tambang di Papua, Kuasa Hukum BLN: Klien Kami adalah Investor

Polemik Lahan Adat untuk Tambang di Papua, Kuasa Hukum BLN: Klien Kami adalah Investor

Regional
Potret Festival Tas Nusantara di Solo, Pertama di Indonesia, Libatkan 42 Kreator, dan Diikuti Delegasi India

Potret Festival Tas Nusantara di Solo, Pertama di Indonesia, Libatkan 42 Kreator, dan Diikuti Delegasi India

Regional
9 Fakta Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Jawa Tengah

9 Fakta Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Jawa Tengah

Regional
Kronologi 2 Selebgram di Lampung 'Endorse' Situs Judi 'Online'

Kronologi 2 Selebgram di Lampung "Endorse" Situs Judi "Online"

Regional
Makam di TPU Sei Panas Batam Tertimbun Longsor Usai Diguyur Hujan Terus Menerus

Makam di TPU Sei Panas Batam Tertimbun Longsor Usai Diguyur Hujan Terus Menerus

Regional
'Endorse' Situs Judi 'Online', 2 Selebgram Digaji Rp 1,5 Juta per Bulan

"Endorse" Situs Judi "Online", 2 Selebgram Digaji Rp 1,5 Juta per Bulan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com