Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

H-7 Lebaran, Penumpang Pesawat Bandara Ahmad Yani Semarang Meningkat

Kompas.com - 03/04/2024, 16:44 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Jumlah penumpang di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengalami peningkatan jelang lebaran.

General Manager Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada mengatakan, saat ini sudah ada 58 penerbangan dan 6.800 penumpang.

Baca juga: KAI Prediksi Puncak Arus Mudik dengan Kereta Api Terjadi H-4 Lebaran

"Ini ada peningkatan dari hari biasa yang sekitar 5.000 hingga 6.000 penumpang," jelasnya di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Rabu (3/4/2024).

Dia memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 6 April 2024 dengan perkiraan penumpang sekitar 8.057 orang dan arus balik diperkirakan pada tanggal 15 April 2024 dengan perkiraan penumpang sekitar 7.509 orang.

"Pada periode libur lebaran tahun 2024 ini tercatat sebanyak 236 extra flight yang telah diajukan oleh 4 maskapai," paparnya.

Adapun maskapai yang mengajukan ekstra flight adalah Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, dan Super Airjet dengan rute tujuan yang berbeda.

"Tujuannya yaitu Jakarta Soekarno Hatta (CGK), Jakarta Halim Perdana Kusuma (HLP), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Makassar (UPG) dan Batam (BTH)," ujar dia.

Baca juga: Musim Mudik Lebaran, 9.000 Penumpang Diprediksi Berangkat dari Terminal Lebak Bulus

Pada periode lebaran 2024, tercatat rata-rata harian untuk pergerakan trafik pesawat sebanyak 60 pesawat per hari dan untuk penumpang rata-rata sebanyak 7.107 orang per hari.

"Untuk kargo sebanyak 30.207 kilogram per hari. Dengan adanya extra flight kami perkirakan pergerakan trafik di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang akan meningkat signifikan,” kata Fajar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kota Semarang Dapat Aduan THR Lebaran Terbanyak di Jateng

Kota Semarang Dapat Aduan THR Lebaran Terbanyak di Jateng

Regional
Penyebab Menurunnya Jumlah Wisatawan di Magelang Saat Libur Lebaran 2024

Penyebab Menurunnya Jumlah Wisatawan di Magelang Saat Libur Lebaran 2024

Regional
Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Awal Mula Dosen Untan Pontianak Diduga Jadi Joki Mahasiswa S2, Ada Pemalsuan Nilai di Sistem

Regional
Ahli: 'Amicus Curiae' Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Berhadapan dengan Sapaan Internasional

Ahli: "Amicus Curiae" Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Berhadapan dengan Sapaan Internasional

Regional
Antisipasi Bentrok Susulan di Tual Maluku, Polisi Bentuk Pos Pengamanan di Perbatasan

Antisipasi Bentrok Susulan di Tual Maluku, Polisi Bentuk Pos Pengamanan di Perbatasan

Regional
Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang Terungkap

Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang Terungkap

Regional
Pilkada Semarang, Demokrat Bersikeras Jagokan Kadernya Sendiri, Kantongi Dua Nama

Pilkada Semarang, Demokrat Bersikeras Jagokan Kadernya Sendiri, Kantongi Dua Nama

Regional
Partai Aceh Usung 2 Eks Kombatan GAM Jadi Calon Bupati Aceh Utara

Partai Aceh Usung 2 Eks Kombatan GAM Jadi Calon Bupati Aceh Utara

Regional
21 Orang Tewas Laka Lantas Selama Musim Lebaran di Lampung

21 Orang Tewas Laka Lantas Selama Musim Lebaran di Lampung

Regional
Pasca-Lebaran, Harga Ayam di Semarang Masih Tinggi

Pasca-Lebaran, Harga Ayam di Semarang Masih Tinggi

Regional
2 Terdakwa Korupsi Lampu Jalan Lhokseumawe Jadi Tahanan Kota

2 Terdakwa Korupsi Lampu Jalan Lhokseumawe Jadi Tahanan Kota

Regional
Bencana di Tana Toraja, 20 Warga Meninggal karena Tanah Longsor

Bencana di Tana Toraja, 20 Warga Meninggal karena Tanah Longsor

Regional
Mentan Akan Kirim 100 Alat Pertanian ke Merauke untuk Mendukung 'Food Estate'

Mentan Akan Kirim 100 Alat Pertanian ke Merauke untuk Mendukung "Food Estate"

Regional
TNI AL Nunukan Hentikan Penyelundupan 7.200 Botol Minyak Rambut Kemiri ke Malaysia, Bernilai Lebih dari Rp 100 Juta

TNI AL Nunukan Hentikan Penyelundupan 7.200 Botol Minyak Rambut Kemiri ke Malaysia, Bernilai Lebih dari Rp 100 Juta

Regional
Berburu Ketupat Unik dalam Tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang

Berburu Ketupat Unik dalam Tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com