Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tahun Buron, Terpidana Kasus Korupsi Jalan Lingkar Selatan Cilegon Ditangkap

Kompas.com - 26/03/2024, 19:24 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Terpidana kasus korupsi pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) Kota Cilegon, Banten, Victory JR Mandojo, ditangkap Tim Tabur (tangkap buronan) gabungan.

Direktur PT Kebangkitan Armand Kesatria (KAK) itu buron sejak 2018 setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pekerjaan konstruksi peningkatan jalan lapis beton JLS.

Akibat perbuatan Victory, keuangan negara dirugikan Rp 959.538.904.

Baca juga: Istri Bupati Belu Dipanggil Polisi Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Dekranasda

Kepala Kejati Banten Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, Victory ditangkap tim tabur Kejagung RI pada Senin (25/3/2024) pukul 20.30 WIB di Jalan Melati Surya II, Duren Mekar, Depok, Jawa Barat. 

"Tadi malam tim tabur tangkap buronan Kejagung berhasil mengamankan DPO Victory JA Mandojo," kata Didik kepada wartawan di kantornya, Selasa (26/3/2024). 

Baca juga: 50 Tenaga Kontrak di Aceh Barat Diperiksa untuk Kasus Korupsi Pajak Daerah

Dijelaskan Didik, eksekusi dilakukan tim tabur karena Victory sejak penyelidikan hingga persidangan dan perkaranya dinyatakan inkrah tidak memenuhi panggilan atau melarikan diri. 

"Saat persidangan absensia artinya persidangan tanpa kehadiran terdakwa. Kenapa dilakukan absensia? Karena yang bersangkutan saat penyidikan setelah dilakukan panggilan secara patut, itu tidak hadir," ujar dia.

Kini, lanjut Didik, Victory telah diserahkan dari tim tabur Kejagung ke Kejati Banten untuk dilakukan penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon.

"Yang bersangkutan akan dijebloskan ke Lapas Cilegon," tutur Didik.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Serang, Selasa (31/10/2023), Victory dinyatakan hakim terbukti sah dan meyakinkan bersalah sesuai dakwaan primer.

Victory dinilai melanggar Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Oleh hakim, Victory divonis penjara selama 7 tahun dan denda Rp 250 juta dengan ketentuan jika selama 1 bulan tidak dibayarkan maka denda diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Selain itu, Victory juga dihukum membayar uang pengganti sejumlah Rp 959 juta dengan ketentuan jika tidak membayarkan harta benda akan disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti.

Jika tidak punya harta benda yang mencukupi maka dipidana penjara 3 tahun dan 6 bulan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari 'Treadmill'

Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari "Treadmill"

Regional
Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Regional
Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Regional
Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Regional
Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Regional
Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Regional
Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, 'Terbang' ke Atap dan Tendang Panitia

Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, "Terbang" ke Atap dan Tendang Panitia

Regional
Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Regional
Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Regional
Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Regional
Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Regional
Cerita Tatik, Dua Dekade Jualan Gerabah Saat Grebeg Besar Demak

Cerita Tatik, Dua Dekade Jualan Gerabah Saat Grebeg Besar Demak

Regional
BNPB Pasang EWS dengan CCTV di Sungai Berhulu dari Gunung Marapi

BNPB Pasang EWS dengan CCTV di Sungai Berhulu dari Gunung Marapi

Regional
PPDB SMA/SMK Dibuka Malam Ini, Pj Gubernur Banten Ultimatum Tak Ada Titip Menitip Siswa

PPDB SMA/SMK Dibuka Malam Ini, Pj Gubernur Banten Ultimatum Tak Ada Titip Menitip Siswa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com