Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satu Korban Hilang Akibat Perahu Terbalik di Ambon Belum Ditemukan

Kompas.com - 03/03/2024, 12:15 WIB
Priska Birahy,
Farid Assifa

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Satu orang tewas dalam insiden perahu terbalik di Perairan Pintu Kota, Dusun Airlouw Negeri Eri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Sabtu dini hari (2/3/20204).

Dalam insiden itu, pria bernama Nyongen Dias meninggal, dua rekannya Setvy Hattu dan Jeky Uneberua selamat. Sedangkan Yosi Balubun masih dalam pencarian.

Keempat orang itu diketahui pergi memancing. Namun perahu mereka terbalik dan keempat orang tadi terjatuh ke dalam air sekitar pukul 03.00 WIT dini hari.

Baca juga: Perahu Nelayan di Kota Ambon Terbalik, 1 Tewas, 1 Hilang, dan 2 Selamat

“Ada laporan masuk pukul 08.30 WIT, empat orang terjatuh dari perahu saat melaut di sekitar perairan Pintu Kota Negeri Eri Kecamatan Nusaniwe,” ucap anggota Polsek Nusaniwe Aiptu Tony Lesnussa.

Dari laporan tersebut, dia lantas menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan pertolongan penyelamatan di laut.

Tim penyelamatan Basarnas Ambon lalu bergerak melakukan pertolongan sekitar pukul 08.45 WIT menuju sekitar lokasi kejadian perahu terbalik itu.

Kepala Basarnas Muhammad Arif Anwar mengatakan, operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan tidak hanya anggota Basarnas, tetapi sejumlah warga dengan longboat.

“Ada dua tim SRU 1 penyelamatan di sekitar lokasi tenggelam korban dan SRU 2 terdiri dari rubber boat dan longboat masyarakat pencarian di permukaan air,” jelasnya.

Pencarian dilakukan di sekitar lokasi di kedalaman 30 dan 25 meter dengan jarak pencarian sejauh 70 meter.

Baca juga: Perkosa 5 Bocah Perempuan, Seorang Pria di Ambon Ditangkap

Sebagian tim mencari korban di permukaan air sejauh sekitar 5 meter hingga sore. Namun tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Anwar pun menargetkan pencarian lanjutan pada Minggu (3/3/2024) namun belum membuahkan hasil.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Regional
Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com