Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tabrak Karang, Kapal Pengangkut 5 Wisatawan Asing Karam di Perairan Labuan Bajo

Kompas.com - 04/01/2024, 19:47 WIB
Nansianus Taris,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

LABUAN BAJO KOMPAS.com - Sebuah kapal wisata dengan tipe Kapal Motor (KM) yang berukuran 63 Gross Tonnage (GT) karam setelah menabrak karang di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Kamis (4/1/2023).

Kapal itu mengangkut lima wisatawan dan satu tour guide. Beruntung, semua penumpang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Baca juga: Nakhoda Kapal yang Karam di Sungai Musi Ditemukan Tewas

Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, AKP I Wayan Merta menjelaskan, kapal wisata KM Alfathran karam usai menabrak karang di perairan Nanga Bide, Tanjung Batu Putih, Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada Kamis siang. Data itu sesuai manifest penumpang.

"Adapun jumlah wisatawan asing berjumlah lima orang yang berasal dari Belanda. Sedangkan seorang tour guide berasal dari Indonesia," kata Wayan dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis sore.

Ia mengatakan, kapal wisata itu berangkat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo dengan tujuan Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

"Sekitar pukul 13.00 Wita, KM. Alfathran berangkat dari Pelabuhan Marina hendak menuju kawasan TNK. Namun, sekitar 20 menit berlayar kapal tersebut menabrak karang yang mengakibatkan lambung kapal bocor dan akhirnya tenggelam," jelas dia.

Dia mengatakan, tabrakan terjadi lantaran jarak pandang operator kapal yang terbatas karena tertutup oleh kabut tebal.

"Kabut tebal tiba-tiba datang sehingga mengurangi jarak pandang bagi operator kapal. Kabut tersebut diduga berasal dari fenomena El Nino yang sedang melanda perairan Labuan Bajo," ungkap dia.

Ia juga menjelaskan sebanyak lima orang penumpang kapal yang merupakan wisatawan asing telah diserahkan kepada agen perjalanan wisata untuk selanjutnya dipulangkan ke hotel tempat mereka menginap.

"Selain mengevakuasi wisatawan dan tour guide, tim SAR gabungan juga mengevakuasi seorang nakhoda kapal beserta lima orang anak buah kapal (ABK)," tuturnya.

Ia menambahkan, Kapal KM. Alfathran telah diamankan ke perairan dangkal agar tidak mengganggu aktivitas pelayaran kapal lainnya.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, semua penumpang dapat dievakuasi dalam keadaan selamat,” imbuh dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com