Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Desa di Sukoharjo Dilanda Kekeringan Selama Sebulan Terakhir

Kompas.com - 03/08/2023, 18:06 WIB
Labib Zamani,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Sebanyak empat desa di tiga kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mengalami kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, kekeringan mulai melanda sejumlah desa yakni Desa Kamal, Kecamatan Bulu; Desa Jatingarang, Desa Alasombo, Kecamatan Weru dan Desa Watubonang Kecamatan Tawangsari.

Baca juga: Kekeringan Landa Wonogiri, Debit Air Menurun, Pemkab Bangun Sumur

Kepala BPBD Sukoharjo, Ariyanto mengatakan, kekeringan mulai dirasakan daerah tersebut dalam sebulan terakhir. Guna mencukupi kebutuhan air bersih, pihaknya telah mengirimkan atau dropping air bersih ke daerah tersebut.

"Kami sudah menge-drop air bersih bekerja sama dengan Baznas juga dengan relawan," kata Ariyanto Mulyatmojo dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (3/8/2023).

Sampai saat ini, katanya sudah melakukan dropping air bersih sebanyak 15 kali dengan total 60.000 liter ke daerah kekeringan.

Adapun kapasitas truk tangki air bersih yang dikirim ke daerah-daerah yang mengalami dampak kekeringan sebesar 4.000 liter.

Ariyanto menyampaikan, tiga kecamatan di Sukoharjo ini sudah menjadi langganan kekeringan setiap kemarau panjang.

Meski sudah diantisipasi dengan keberadaan sumur dan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas), tetap belum mampu memenuhi kebutuhan warga.

"Iya, sudah potensi kekeringan di sana. Sebenarnya di saja sudah ada sumur dan pamsimas hanya kapasitasnya masih kurang memenuhi kebutuhan," ungkap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Regional
Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Regional
Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Regional
Korban Tewas Tertimpa Tembok Keliling di Purwokerto Bertambah, Total Jadi 2 Anak

Korban Tewas Tertimpa Tembok Keliling di Purwokerto Bertambah, Total Jadi 2 Anak

Regional
Tingkatkan Pengelolaan Medsos OPD Berkualitas, Pemkab Blora Belajar ke Sumedang dan Pemprov Jabar

Tingkatkan Pengelolaan Medsos OPD Berkualitas, Pemkab Blora Belajar ke Sumedang dan Pemprov Jabar

Regional
Ingin Tiru Aplikasi Sapawarga, Pemkab Blora Lakukan Kunjungan ke Pemprov Jabar

Ingin Tiru Aplikasi Sapawarga, Pemkab Blora Lakukan Kunjungan ke Pemprov Jabar

Regional
Cerita Jadi Jemaah Haji Termuda di Semarang, Halima Ngaku Sudah Nabung sejak TK

Cerita Jadi Jemaah Haji Termuda di Semarang, Halima Ngaku Sudah Nabung sejak TK

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com