Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ratusan Butir Peluru Kembali Ditemukan di Imogiri, Bantul

Kompas.com - 19/06/2023, 19:13 WIB
Markus Yuwono,
Khairina

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Ratusan butir peluru kembali ditemukan oleh jajaran Polsek Imogiri bersama Unit Jibom Polda DIY di kebun milik warga di Padukuhan Manggung, Wukirsari, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta.

Temuan ini tindak lanjut dari penemuan peluru senjata mesin berat (SMB) sebelumnya. 

Kapolsek Imogiri Kompol Suharno menyampaikan penemuan ratusan butir peluru ini, Sabtu (17/6/2023). Hal ini menindaklanjuti penemuan peluru oleh warga pada Jumat (16/6/2023). 

Baca juga: Proyektil Peluru yang Bersarang di Tubuh Bocah 11 Tahun di Makassar Berasal dari Senapan Angin

Awalnya ditemukan oleh saksi yang mana pada saat itu sedang bekerja memecah batu. Kemudian Polsek Imogiri berkoordinasi dengan Tim Jibom Polda DIY dan dilanjutkan pencarian hari berikutnya. 

"Hasilnya ada sekitar 700 butir peluru yang kami perkirakan masih aktif," kata Kapolsek dalam keterangan tertulis dikutip Senin (19/6/2023).

Kapolsek mengatakan, saat dilakukan penggalian, peluru tersebut masih mengeluarkan percikan api saat terkena hantaman benda keras.

Diperkirakan peluru-peluru tersebut merupakan bekas peninggalan perang masa lalu.

Baca juga: Warga Gunungkidul Tewas Tertembak, Peluru Diduga dari Senjata Polisi

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Jibom Polda DIY, peluru tersebut berukuran sekitar 9,9 milimeter atau peluru yang digunakan untuk senjata berat.

"Oleh petugas ratusan peluru tersebut langsung dimusnahkan agar tidak menimbulkan bahaya. Sedangkan, di lokasi penemuan masih dipasangi garis polisi untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut," kata dia.

Sebelumnya, warga dikagetkan dengan penemuan amunisi aktif dan selongsong peluru jenis SMB/ Senjata Mesin Berat yang bertempat di lahan pekarangan warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta. Jumat (16/6/2023) petang.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana menyampaikan, peristiwa penemuan 30 butir amunisi aktif dan kosong Jenis SMB, bermula dua orang pekerja pemecah batu. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sumur Warga Mulai Mengering, BPBD Semarang Siapkan 1,5 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Sumur Warga Mulai Mengering, BPBD Semarang Siapkan 1,5 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Regional
Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Ini Penjelasan soal Posisi Treadmill Membelakangi Jendela

Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Ini Penjelasan soal Posisi Treadmill Membelakangi Jendela

Regional
Makassar Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia yang Masuk Daftar Kota Terbahagia di Dunia

Makassar Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia yang Masuk Daftar Kota Terbahagia di Dunia

Regional
Kisah Perjuangan Rhafi Sukma, Anak 'Tukang Deres' yang Berhasil Diterima di 6 Universitas Luar Negeri

Kisah Perjuangan Rhafi Sukma, Anak "Tukang Deres" yang Berhasil Diterima di 6 Universitas Luar Negeri

Regional
Penambang di Nabire Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Ungkap Ternyata Korban Pembunuhan

Penambang di Nabire Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Ungkap Ternyata Korban Pembunuhan

Regional
Jalan Solo-Yogyakarta Sepanjang 300 Meter Diberlakukan 'Contraflow', Ada Pekerjaan Proyek di Pintu Tol Kuncen Ceper

Jalan Solo-Yogyakarta Sepanjang 300 Meter Diberlakukan "Contraflow", Ada Pekerjaan Proyek di Pintu Tol Kuncen Ceper

Regional
Pj Wali Kota Bima Dilaporkan ke KASN Usai Daftar Penjaringan Pilkada 2024

Pj Wali Kota Bima Dilaporkan ke KASN Usai Daftar Penjaringan Pilkada 2024

Regional
Lindungi Stok dan Kendalikan Inflasi, Pemkot Malang Gelar Gerakan Tanam Cabai

Lindungi Stok dan Kendalikan Inflasi, Pemkot Malang Gelar Gerakan Tanam Cabai

Regional
 Nasib Pilu Istri di Semarang Ditinggal Suami Tewas Gantung Diri karena Terjerat Judi 'Online'

Nasib Pilu Istri di Semarang Ditinggal Suami Tewas Gantung Diri karena Terjerat Judi "Online"

Regional
Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba ke Pekanbaru, Satu Pelaku Lolos Setelah Kabur ke Kebun Sawit

Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba ke Pekanbaru, Satu Pelaku Lolos Setelah Kabur ke Kebun Sawit

Regional
Dugaan Korupsi Dana Covid-19, Eks Bupati Maluku Tenggara Kembali Diperiksa

Dugaan Korupsi Dana Covid-19, Eks Bupati Maluku Tenggara Kembali Diperiksa

Regional
Polisi Bongkar Pengoplosan Gas Elpiji di Cilegon, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Bongkar Pengoplosan Gas Elpiji di Cilegon, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Mahasiswi di Magelang yang Bunuh Bayinya Tak Ditahan, Ini Alasannya

Mahasiswi di Magelang yang Bunuh Bayinya Tak Ditahan, Ini Alasannya

Regional
Dua Kelurahan di Semarang Mulai Kekurangan Air Bersih, Mana Saja?

Dua Kelurahan di Semarang Mulai Kekurangan Air Bersih, Mana Saja?

Regional
SD 'Gaib' Terdaftar di Sistem PPDB, Ini Penjelasan Pemkot Semarang

SD "Gaib" Terdaftar di Sistem PPDB, Ini Penjelasan Pemkot Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com