Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Update Banjir Bandang Sumbar: 59 Orang Meninggal, 16 Hilang

Kompas.com - 15/05/2024, 20:42 WIB
Perdana Putra,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Kantor Basarnas Padang, Sumatera Barat, merilis jumlah korban meninggal akibat banjir bandang di Sumbar terbaru, Rabu (15/5/2024).

Hingga pukul 20.00 WIB total korban meninggal dunia yang sudah ditemukan sebanyak 59 orang.

Rincian 23 orang dari Agam, 27 orang Tanah Datar, 2 orang Padang Panjang, 2 orang dari Padang dan proses identifikasi 5 orang.

Baca juga: Korban Banjir Bandang di Bukik Batabuah Akhirnya Ditemukan

"Hingga malam ini sudah ada 59 orang korban meninggal dunia yang sudah berhasil kita evakuasi," kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik yang dihubungi Kompas.com, Rabu (15/5/2024).

Menurut Abdul Malik, korban yang masih dicari berjumlah 16 orang.

"Ada 16 orang yang dilaporkan masih belum ditemukan. Proses pencarian akan dilanjutkan besok," kata Abdul Malik.

Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab menyebutkan, mayoritas korban berasal dari daerah kaki Gunung Marapi.

Baca juga: Pemprov Sumbar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana sampai 26 Mei 2024

Di Agam, daerah terdampak paling parah adalah Kecamatan Canduang dan Sungai Puar. Sementara di Tanah Datar, kecamatan yang parah adalah Rambatan dan X Koto.

Di Padang Panjang, dua kecamatan parah adalah Padang Panjang Barat dan Padang Panjang Timur.

Ilham mengatakan, banjir bandang bercampur lahar dingin itu disebabkan tingginya intensitas hujan di kawasan Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

"Sungai-sungai yang berhulu di Gunung Marapi kemudian meluap sehingga menyebabkan terjadinya banjir bandang," tutur Ilham.

Menurut Ilham air sungai kemudian meluap hingga ke Padang Panjang dan Padang Pariaman.

Seperti diketahui bencana banjir terjadi pada Sabtu (11/5/2024) malam yang melanda Tanah Datar, Agam, Padang Panjang, dan Padang Pariaman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com