KOMPAS.com - MC, kakek berusia 65 tahun di Kota Bogor, Jawa Barat ditangkap polisi karena membeli obat tanpa resep dokter.
Polisi menyebut MC ditangkap karena menyalahgunakan obat Alprazolam yang ia beli.
"Yang paling tua itu pengguna alprazolam. Nanti kami cek secara lengkap," kata Kasat Narkoba Kompol Eka Chandra Mulyana di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (6/6/2023).
Eka menjelaskan, MC terbukti melanggar penggunaan Alprazolam itu.
MC terbukti membeli di luar dari resep dokter yang menyarankan penggunaan Alprazolam.
Baca juga: Wali Kota Magelang Imbau Warganya Tak Konsumsi Obat Tanpa Resep Dokter
"Karena alprazolam kalau ada resep dokternya itu diperbolehkan. Tapi, kalau misalkan tidak ada resep dokternya, beli diluar sendiri, dan menggunakan sendiri, itu sudah melanggar pasal 62 dan masuk ke psikotropika," jelas Eka.
Ia mengatakan MC ditangkap bersama rekan-rekannya saat sedang menggunakan obat yang fungsinya bisa digunakan sebagai penenang.
"Kalau alprazolam itu bukan cuman sakit kepala. Dia lebih ke penenang, depresi. Jadi lebih kearah seperti itu. Lalu, MC ditangkap saat menggunakan bersama temannya," tambah Eka.
Menurut Eka, MC bukan seorang residivis dan baru pertama kali ditangkap atas kasus narkotika.
"Kalau bapak tua itu baru pertama kali ditangkap. Dia bukan residivis. Dia hanya pengguna psikotropika tanpa resep dokter. Kalau ada resep dokter tidak serta merta kita tangkap," tambahnya.
Baca juga: Polda Bengkulu Tangkap Penjual Obat Tanpa Resep Dokter, 7 Ribu Pil Diamankan
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Gara-gara Beli Obat Tanpa Resep Dokter, Seorang Kakek di Bogor Jadi Tersangka Kasus Narkotika
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.