Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Kucurkan Rp 800 M Perbaiki 15 Ruas Jalan, Pemprov Lampung Rp 750 M untuk 14 Ruas, Jalan yang Sama?

Kompas.com - 11/05/2023, 14:30 WIB
Tri Purna Jaya,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Pemerintah pusat mengucurkan anggaran Rp 800 miliar untuk perbaikan 15 ruas jalan di Provinsi Lampung. 

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau jalan rusak di Lampung, Jumat (5/5/2023).

Baca juga: Perbaikan Jalan Rusak Lampung Senilai Rp 800 Miliar Dimulai Juni 2023

Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sudah menganggarkan Rp 750 miliar untuk perbaikan 14 jalan rusak.

Baca juga: Jokowi Kucurkan Rp 800 Miliar untuk Perbaikan Jalan Lampung, Gubernur Tepuk Tangan

Apakah ruas jalan yang akan diperbaiki pemerintah pusat dan Pemprov Lampung sama?

Baca juga: Lewati Jalan Rusak di Lampung, Jokowi: Saya sampai Tertidur di Mobil karena Mulus

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengatakan, 14 ruas jalan rusak yang akan diperbaiki Pemprov Lampung sudah ditenderkan.

"Sejauh ini belum ada perubahan, masih 14 ruas jalan yang kemarin dianggarkan di tahun 2022," kata Nunik, sapaan akrabnya, saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (11/5/2023) siang.

Berikut ini 14 ruas jalan yang akan diperbaiki Pemprov Lampung:

- Dua ruas di Kabupaten Way Kanan, yakni ruas Simpang Sopoyono-Serupa Indah dan Serupa Indah-Tajab

- Satu ruas di Simpang Trimulyo-Bungin-Tugu Sari di Kabupaten Lampung Barat.

- Tiga ruas jalan di Lampung Utara, yakni ruas Kotabumi-Ketapang, Ketapang-Negara Ratu, dan Negara Ratu-Simpang Sopoyono.

- Dua ruas di Kabupaten Tanggamus yakni ruas Talang Padang-Ngarip dan Ulusemong- Simpang Tromulyo.

- Satu ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Tanggamus-Kabupaten Lampung Barat (ruas Ngarip-Ulusemong).

- Dua ruas jalan di Bujung Tenuk-Penumangan Kabupaten Tulang Bawang dan Penumangan - Tegal Mukti Kabupaten Tulang Bawang Barat.

- Tiga ruas di Kabupaten Lampung Tengah, yakni Kota Gajah-Simpang Randu, Simpang Randu-Seputih Surabaya, dan Seputih Surabaya-Sadewa.

Nunik mengaku belum mendapatkan informasi terkini soal jalan mana saja yang akan diambil alih pemerintah pusat.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com