Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tertimbun Longsoran Slag, 2 Karyawan Tewas, Humas PT IMIP: Human Error

Kompas.com - 28/04/2023, 16:45 WIB
Erna Dwi Lidiawati,
Reni Susanti

Tim Redaksi

MOROWALI, KOMPAS.com - Tertimbun longsoran slag, dua karyawan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) tewas.

PT IMIP berada di Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah.

Dua korban tewas tertimbun  atas nama Arif asal Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, dan Masriadi asal Sabbang, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Pria Tanpa Identitas Tewas Tergantung di Kompleks Kantor Bupati Aceh Timur

Slag adalah limbah berbentuk pasir hasil sisa peleburan ore (tanah mengandung nikel) untuk menjadi produk ferronikel. 

Humas PT IMIP, Dedi Kurniawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pukul 11.34 Wita, Kamis (27/4/2023), tepatnya saat jam istirahat. 

Seluruh karyawan yang bertugas saat itu kembali ke posko masing-masing untuk istirahat makan siang. 

 

Baca juga: Speedboat Rombongan Bupati Morowali Terbalik, Penumpang Trauma

 

Namun sekitar pukul 11.34 Wita, 2 unit dumtruck yang dikendarai 2 korban, Arif dan Masriadi masuk ke areal penampungan slag dan langsung menurunkan muatan slag di lokasi yang tidak seharusnya. 

"Di lokasi slag itu ada titik yang sudah ditetapkan oleh karyawan pengawas dan karyawan checker atau karyawan yang bertugas mencatat masuknya jumlah muatan yang diturunkan di lokasi pempungan slag itu," kata Dedi dihubungi Kompas.com, Jumat (28/4/2023). 

Menurut Dedi, persoalannya, kedua korban menurunkan muatan itu tanpa berkoordinasi dengan karyawan yang ada di sana. Tiba-tiba mereka menurunkan muatan yang berjarak kurang lebih 100 meter dari karyawan yang sedang beristirahat. 

"Jadi di penampungan slag itu tidak sembarangan menurunkan muatan. Ada titik-titik yang sudah ditetapkan. Dan yang mengetahui titik ini adalah pengawas dan karyawan checker, " ujarnya. 

Kejadian ini kemudiaan dilihat oleh pengawas. Mereka lalu berlari mengejar untuk memberi tahu operator dumtruck agar membatalan menurunkan muatan.

Namun terlambat karena operator tidak melihat bendera yang dikibarkan pengawas. Mereka tetap menurunkan proses dumping untuk menurunkan muatan.

"Ini human error. Hingga akhirnya peristiwa itu terjadi," ucap dia.

Saat ini 2 karyawan IMIP yang menjadi korban longsornya slag sudah dibawa ke kampung halamannya masing-masing.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Regional
Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Regional
Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Regional
Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Regional
Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Regional
Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Regional
Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Regional
Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Regional
Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Regional
Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Regional
Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Regional
Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Regional
Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Regional
Buron Setahun, Perampok Karyawan Koperasi di Musi Rawas Tewas Ditembak

Buron Setahun, Perampok Karyawan Koperasi di Musi Rawas Tewas Ditembak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com