Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Bunuh Warga yang Hendak Mencuri, 5 Sekuriti Kebun Sawit Ditangkap Polisi

Kompas.com - 19/02/2023, 17:59 WIB
Idon Tanjung,
Andi Hartik

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau, menangkap lima orang sekuriti terduga pelaku pembunuhan. Korban pembunuhan adalah warga yang ditengarai hendak mencuri sawit.

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto mengatakan, kelima pelaku ditangkap kurang dari 24 jam sejak mayat korban ditemukan pada Sabtu (18/2/2023).

"Kelima pelaku ditangkap di hari ditemukan mayat korban di dalam kanal atau parit, di Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir," kata Andrian dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (19/2/2023).

Baca juga: Kakek di Rokan Hilir Riau Cabuli Cucu Tiri Usia 4 Tahun

Dia menjelaskan, kelima pelaku berinisial MUL (52), SN (32), HD (31), MN (52), dan SG (52).

Mereka adalah sekuriti penjaga perkebunan kelapa sawit seluas 400 hektar di Kecamatan Bagan Sinembah. Mereka diduga membunuh seorang pria bernama Amirullah (48).

Baca juga: Ajudan Kapolres Kuansing Riau Tewas Tergantung, Hasil Visum Ditemukan Tanda Bunuh Diri

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku telah menganiaya korban hingga meninggal dunia pada 15 Februari 2023 malam," ungkap Andrian.

Awalnya, kelima pelaku mendapati korban masuk ke perkebunan kelapa sawit. Korban ditengarai hendak mencuri buah sawit.

"Jadi, korban ini kedapatan berada di kebun yang dijaga para pelaku, diduga hendak mencuri sawit. Saat itulah, korban dianiaya hingga akhirnya meninggal dunia. Lalu, para pelaku membuang jasad korban ke kanal agar tidak ketahuan," kata Andrian.

Aksi pembunuhan yang dilakukan pelaku, kata Andrian, terungkap setelah warga menemukan mayat korban di dalam parit.

Kasat Reskrim Polres Rohil Reza Fahmi bersama anggotanya datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mayat korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

"Hasil visum dan otopsi jenazah korban, ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah kepada tindak pidana. Kemudian, tim melakukan penyelidikan dan menangkap lima orang pelaku," kata Andrian.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan Pasal 170 KUHP. Ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mau memberikan informasi terkait kasus tersebut. Keberhasilan ini, merupakan berkat hubungan baik antara masyarakat Rohil dengan kepolisian. Sehingga, bisa saling bekerjasama untuk mengungkap kejahatan," imbuh Andrian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kisah Adi Latif Mashudi, Petani Milenial Blora yang Sempat Kerja di Korea Selatan (Bagian 2)

Kisah Adi Latif Mashudi, Petani Milenial Blora yang Sempat Kerja di Korea Selatan (Bagian 2)

Regional
Dibutakan Dendam, Suami Siri di Semarang Tusuk Istri di Rumah Majikan

Dibutakan Dendam, Suami Siri di Semarang Tusuk Istri di Rumah Majikan

Regional
Airin dan Mantan Bupati Pandeglang Daftar Jadi Bacagub Banten lewat PDI-P

Airin dan Mantan Bupati Pandeglang Daftar Jadi Bacagub Banten lewat PDI-P

Regional
Polres Siak Pasang Stiker 'Cahaya' pada Truk di Jalan Tol Permai

Polres Siak Pasang Stiker "Cahaya" pada Truk di Jalan Tol Permai

Regional
2 Residivis Jambret di 7 TKP Diringkus di Pekanbaru

2 Residivis Jambret di 7 TKP Diringkus di Pekanbaru

Regional
10.700 Vaksin Hewan Penular Rabies Diperkirakan Tiba di Sikka Awal Mei

10.700 Vaksin Hewan Penular Rabies Diperkirakan Tiba di Sikka Awal Mei

Regional
Bermesraan, 4 Pelanggar Syariat Islam di Banda Aceh Dicambuk 17 Kali

Bermesraan, 4 Pelanggar Syariat Islam di Banda Aceh Dicambuk 17 Kali

Regional
Bupati HST Minta Kader PKK Tingkatkan Sinergi dengan Masyarakat dan Stakeholder

Bupati HST Minta Kader PKK Tingkatkan Sinergi dengan Masyarakat dan Stakeholder

Regional
Bupati Ipuk Raih Satyalancana, Pemkab Banyuwangi Jadi Kabupaten Berkinerja Terbaik se-Indonesia 

Bupati Ipuk Raih Satyalancana, Pemkab Banyuwangi Jadi Kabupaten Berkinerja Terbaik se-Indonesia 

Regional
RSUD dr R Soetijono Blora Luncurkan “Si Sedap”, Bupati Arief: Lakukan Terus Inovasi dan Terobosan Layanan kesehatan

RSUD dr R Soetijono Blora Luncurkan “Si Sedap”, Bupati Arief: Lakukan Terus Inovasi dan Terobosan Layanan kesehatan

Regional
Skenario Golkar, Siap Jadi Wakil jika Bambang Pacul Maju di Pilkada Jateng 2024

Skenario Golkar, Siap Jadi Wakil jika Bambang Pacul Maju di Pilkada Jateng 2024

Regional
Kisah Adi Latif Mashudi, Tinggalkan Korea Selatan Saat Bergaji Puluhan Juta Rupiah demi Jadi Petani di Blora (Bagian 1)

Kisah Adi Latif Mashudi, Tinggalkan Korea Selatan Saat Bergaji Puluhan Juta Rupiah demi Jadi Petani di Blora (Bagian 1)

Regional
Bawaslu Bangka Belitung Rekrut 141 Panwascam, Digaji Rp 2,2 Juta

Bawaslu Bangka Belitung Rekrut 141 Panwascam, Digaji Rp 2,2 Juta

Regional
Polemik Bantuan Bencana di Pesisir Selatan, Warga Demo Minta Camat Dicopot

Polemik Bantuan Bencana di Pesisir Selatan, Warga Demo Minta Camat Dicopot

Regional
Pengakuan Pelaku Pemerkosa Siswi SMP di Demak, Ikut Nafsu Lihat Korban Bersetubuh

Pengakuan Pelaku Pemerkosa Siswi SMP di Demak, Ikut Nafsu Lihat Korban Bersetubuh

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com