Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemensos Akan Meriset Penyebab Banyaknya Disabilitas di Sendang Tulungagung

Kompas.com - 14/01/2023, 17:11 WIB
Ghinan Salman,
Krisiandi

Tim Redaksi

Sementara itu, Nur Huda relawan Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung mengakui jika di daerah tersebut cukup banyak penyandang disabilitas.

"Untuk pendataan yang kita ajukan ada 98 orang. Bukan hanya di Desa Krosok, tapi dari delapan desa di Kecamatan Sendang. Disabilitasnya bermacam-macam, ada yang tuna wicara, tuna rungu, ada yang cacat permanen fisik," terang dia.

Baca juga: FIFA Kembali Kunjungi Stadion GBT Jelang Piala Dunia U20, Minta Ada Jalur Khusus bagi Penonton Disabilitas

Dari banyaknya disabilitas yang ada di Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, mayoritas memang berkebutuhan khusus sejak lahir.

"Dilihat dari yang hadir dan datang, di Kecamatan Sendang 8 desa itu, ada yang cacat dari kecil, ada yang karena kecelakaan juga. Tapi kebanyakan dari lahir," ujarnya.

Saat ini, warga disabilitas di Kecamatan Sendang cukup banyak, terlebih lagi mereka berkebutuhan khusus sejak lahir.

Namun Nur Huda tidak paham betul, mengapa warga disabilitas di Kecamatan Sendang.

"Belum diadakan penelitian lebih jauh tentang apa yang menjadi penyebab utama dari banyaknya kasus disabilitas di sini," kata dia.

Karena itu, ia berharap ke depan pemerintah mencari tahu penyebab tingginya disabilitas di daerah tersebut.

Baca juga: Perempuan Disabilitas Ganda di Blora Diperkosa hingga Melahirkan 2 Kali, Bupati: Kasus Kita Kawal Bersama

"Kami mengharap dengan banyaknya disabilitas di sini, harapannya ada penelitian dari pemerintah untuk mengecek penyebab terjadinya disabilitas. Yang jelas banyak macam, seperti pernikahan dini, atau dari gen, atau dari apa. Kalau tidak ada penelitian, kita tidak berani berasumsi, khawatir nanti penanganannya malah keliru," ungkap Nur Huda.

Dengan banyaknya warga Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung yang disabilitas, dirinya berharap adanya perhatian pemerintah, khususnya di Kecamatan Sendang.

"Untuk awal, harapannya warga disabilitas yang sudah terdata diperhatikan, berupa bantuan alat maupun kewirausahaan agar mandiri. Kedua, harapan ke depan pencegahan yang penting. Cari tahu penyebabnya, setelah itu dicarikan solusi agar generasi di Kecamatan Sendang ini berkurang angka disabilitasnya dengan adanya pencegahan lebih dini," tutur dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sama-sama Olahan Daging Kambing, Apa Beda Gulai, Tongseng dan Tengkleng?

Sama-sama Olahan Daging Kambing, Apa Beda Gulai, Tongseng dan Tengkleng?

Regional
Bukit Batas di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Biaya, dan Cara Menuju

Bukit Batas di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Biaya, dan Cara Menuju

Regional
Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal Ditangkap di Perairan Kepulauan Meranti Riau

Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal Ditangkap di Perairan Kepulauan Meranti Riau

Regional
Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Regional
1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Regional
Tersangka Pengeroyok Bos Rental di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 10 Orang

Tersangka Pengeroyok Bos Rental di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 10 Orang

Regional
3 Kecamatan di Pati Jadi Target Operasi Kendaraan Bodong, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

3 Kecamatan di Pati Jadi Target Operasi Kendaraan Bodong, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Regional
Jelang Idul Adha, Sejumlah Hewan Kurban di Jateng Terjangkit Diare dan Cacar

Jelang Idul Adha, Sejumlah Hewan Kurban di Jateng Terjangkit Diare dan Cacar

Regional
Pengakuan Karyawan di Batam Curi 143 Ponsel dari Perusahaan: Punya Utang di Pinjol Rp 100 Juta

Pengakuan Karyawan di Batam Curi 143 Ponsel dari Perusahaan: Punya Utang di Pinjol Rp 100 Juta

Regional
Wanita Lompat ke Sumur karena Hendak Dianiaya Mantan Suami Alami Luka-luka

Wanita Lompat ke Sumur karena Hendak Dianiaya Mantan Suami Alami Luka-luka

Regional
Dua Kali Disuntik, Bayi di Sukabumi Meninggal Usai Imunisasi Empat Varian Vaksin Sekaligus

Dua Kali Disuntik, Bayi di Sukabumi Meninggal Usai Imunisasi Empat Varian Vaksin Sekaligus

Regional
Densus Antiteror Sita Buku Catatan dan Serbuk dari Kontrakan Penjual Bubur di Karawang

Densus Antiteror Sita Buku Catatan dan Serbuk dari Kontrakan Penjual Bubur di Karawang

Regional
Temuan 24 Pohon Ganja di Ladang Kopi Simalungun, Pemilik Melarikan Diri

Temuan 24 Pohon Ganja di Ladang Kopi Simalungun, Pemilik Melarikan Diri

Regional
Seminggu Dirawat, 3 Korban Pengeroyokan di Sukolilo Pati Akhirnya Pulang

Seminggu Dirawat, 3 Korban Pengeroyokan di Sukolilo Pati Akhirnya Pulang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com