Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/11/2022, 19:14 WIB
Bayu Apriliano,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

PURWOREJO, KOMPAS.com - Ardiansyah Dody Tisna (37), suami dari bidan berinisial RAF yang dituding berselingkuh dengan oknum polisi di Polsek Purwodadi, Purworejo, mengaku kasus mereka juga berdampak pada anak-anaknya.

Dody mengaku sejak video curhatannya tentang dugaan perselingkuhan istrinya viral di media sosial TikTok, ia dilarang bertemu dengan anaknya. Larangan tersebut disampaikan keluarga istrinya melalui pesan WhatsApp untuk tidak lagi mendatangi rumah RAF.

"Untuk hubungan saya dengan anak sampai saat ini sudah sekitar 2 minggu saya tidak berkomunikasi, semenjak video yang viral kemarin itu, WhatsApp saya diblokir sama istri," kata dia.

Baca juga: Suami dari Bidan yang Diduga Selingkuh dengan Polisi Ungkap Istrinya Tak Terima Dituduh Berselingkuh

Dody mengatakan, setelah video curhatannya terkait istrinya yang diduga selingkuh dengan oknum polisi di TikTok viral, salah satu keluarga istrinya melarang Dody untuk datang ke rumah istrinya. Bahkan larangan tersebut juga disampaikan kepada orang tua Dody via WhatsApp.

"(Larangan) itu disampaikan ke Ibu saya juga, saya terakhir ketemu Oktober tanggal 15-an selepas dia ulang tahun, anak saya sempat ngajak jalan itu aja didampingi ibunya dan dibatasi waktu," kata dia.

Kegelisahan Dody dan rasa kangen seorang ayah nampak jelas terlihat di wajahnya. Diketahui, melalui akun TikTok-nya, Dody mengunggah video kebersamaan bersama anaknya sebelum kasus dugaan perselingkuhan ini memisahkan keduanya.

Video yang diunggah pada akun @ardiansyahdody tersebut telah ditonton hingga ribuan kali. Beragam komentar netizen menanggapi postingan Dody tersebut.

@Desinta_85: "Gimanapun Anak yg jd korban, lukanya akan sampai mati. Tetaplah jd sosok Ayah yg jadi cinta pertama yaaa Dod…????????????" sebut akun tersebut dalam kolom komentar.

Akun lainnya @renita_nugraheni juga memberikan semangat kepada Dody dan mendoakan agar masalah tersebut segera terselesaikan.

"Tetep semangat mas dodi. Selalu lah jd ayah yg ceria untuk buah hatimu. Semoga masalahmu segera terselesaikan ????," sebutnya.

Sebelum video curhatannya viral di media sosial, Dody mengaku sudah melaporkan dugaan perselingkuhan istrinya dengan oknum polisi Bripka AS tersebut ke Propam Polres Purworejo.

Saat ini Dody hanya bisa berharap keadilan, oknum polisi yang berselingkuh dengan istrinya diberikan hukuman yang setimpal.

"Saya menunggu keadilan, memang bukti yang saya punya chat dan rekaman pengakuan istri. Katanya sih bukti yang saya punya gak kuat. Banyak lo chat mesum keduanya dan ini kalau dianggap gugur ya gak adil lah menurut saya, kasus itu sudah merusak keluarga saya," kata Dody.

Baca juga: Bidan yang Selingkuh dengan Polisi dan Suaminya Saling Lapor, Polres Purworejo Upayakan Restorative Justice

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jatuh Sakit Usai Diancam saat Pembakaran Kotak Suara, Ketua KPPS di Bima Meninggal Jelang PSU

Jatuh Sakit Usai Diancam saat Pembakaran Kotak Suara, Ketua KPPS di Bima Meninggal Jelang PSU

Regional
Tinjau PSU di Manokwari, Kapolda Papua Barat Interaksi dengan Pemilih di TPS

Tinjau PSU di Manokwari, Kapolda Papua Barat Interaksi dengan Pemilih di TPS

Regional
2 Anggota KPPS di Indragiri Hulu Riau Meninggal Usai Pencoblosan

2 Anggota KPPS di Indragiri Hulu Riau Meninggal Usai Pencoblosan

Regional
1 Pelaku Penganiayaan Anggota TNI hingga Meninggal di Keerom Ditangkap, 1 Buron

1 Pelaku Penganiayaan Anggota TNI hingga Meninggal di Keerom Ditangkap, 1 Buron

Regional
Museum Bengkulu di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Museum Bengkulu di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Diguyur Hujan Lebat 3 Jam, Belasan Perumahan di Lampung Kebanjiran

Diguyur Hujan Lebat 3 Jam, Belasan Perumahan di Lampung Kebanjiran

Regional
2 Orang Pelaku Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima Positif Narkoba

2 Orang Pelaku Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima Positif Narkoba

Regional
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Satu Desa di Sumbawa, Puluhan Rumah Terendam

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Satu Desa di Sumbawa, Puluhan Rumah Terendam

Regional
Saat Perhitungan Suara, Warga Siram Bensin ke Kotak Suara di TPS 025 Sanggeng Manokwari

Saat Perhitungan Suara, Warga Siram Bensin ke Kotak Suara di TPS 025 Sanggeng Manokwari

Regional
Dikira Tenggelam di Irigrasi Brebes, Bocah Ini Malah Menonton Aksi Tim SAR

Dikira Tenggelam di Irigrasi Brebes, Bocah Ini Malah Menonton Aksi Tim SAR

Regional
Pemilu Susulan di Demak: Demi 'Nyoblos', Banjir Pun Diterobos

Pemilu Susulan di Demak: Demi "Nyoblos", Banjir Pun Diterobos

Regional
Cerita Disabilitas Netra Ikuti Pemungutan Suara Ulang di Sumbawa, Butuh 20 Menit di Bilik Suara

Cerita Disabilitas Netra Ikuti Pemungutan Suara Ulang di Sumbawa, Butuh 20 Menit di Bilik Suara

Regional
Perkosa 5 Bocah Perempuan, Seorang Pria di Ambon Ditangkap

Perkosa 5 Bocah Perempuan, Seorang Pria di Ambon Ditangkap

Regional
Demi Beli HP Baru, Cucu Rampok Emas dan Pukul Kepala Neneknya di Inhu Riau

Demi Beli HP Baru, Cucu Rampok Emas dan Pukul Kepala Neneknya di Inhu Riau

Regional
Buka Festival Cap Go Meh Singkawang, Sandiaga: Perkembengan Pariwisata Kalbar Luar Biasa

Buka Festival Cap Go Meh Singkawang, Sandiaga: Perkembengan Pariwisata Kalbar Luar Biasa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com