Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Warga Ogan Ilir Rampok dan Bunuh Tetangganya, Tersangka Sempat Ikut Menguburkan Korban

Kompas.com - 24/08/2022, 16:49 WIB

INDRALAYA, KOMPAS.com - Masri (37) tertunduk saat diperlihatkan kepada wartawan, Rabu (24/8/2022) di Polres Ogan Ilir. Ia merupakan pelaku perampokan dan pembunuhan tetangganya. 

Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman mengatakan, perampokan yang berujung pembunuhan itu terjadi 15 Agustus 2022. Awalnya, pelaku melintas di sisi rumah korban, Aldachai Santi, seorang pedagang sayur.  

"Saat itu pelaku mendengar percakapan korban dengan seseorang tentang uang (Rp 3 juta)," kata AKBP Andi Baso Rahman di kantornya, Rabu. 

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Purnawirawan TNI Terancam Penjara Seumur Hidup hingga Hukuman Mati

Saat itu tebersit di pikiran Masri untuk merampok uang korban. Ia lalu menyusun rencana. Malam harinya, pukul 23.00 WIB, Masri masuk ke rumah korban.

Saat Masri hendak mengambil telepon seluler, korban bangun dan berusaha menyerang pelaku dengan sebilah parang.

"Langsung pelaku menusuk korban sebanyak dua kali di dada bagian tengah dan lutut kiri bagian belakang hingga korban meninggal dunia. Usai menusuk pelaku (pelaku) langsung melarikan diri," tutur Andi

Mirisnya, saat penguburan, pelaku Masri sempat ikut menggali kubur korban.

Warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ini kemudian ditangkap polisi di daerah Kertapati Palembang tanpa perlawanan.

Hari ini, polisi memperlihatkan barang bukti, yakni pisau yang digunakan untuk menusuk korban, telepon seluler, dan tas berisi uang Rp 3 juta yang diincar pelaku, pakaian korban, serta parang yang digunakan korban untuk melawan pelaku.

Baca juga: Penanganan Kasus Pembunuhan Purnawirawan TNI Dituding Penuh Rekayasa, Kapolres: Demi Allah Kami Tidak Pernah Main-Main, Ini Nyawa

Masri juga mengakui perbuatannya dan menyesal telah membunuh Alda Chai Santi. Ia siap menjalani hukuman apa saja atas perbuatannya karena merasa tidak tenang. 

 

"Saya menyesal, Pak. Saya hanya berniat mencuri, tidak ada niat lain, karena saya diketahui maka saya tusuk sekali," kata Masri.

 

Masri juga memohon maaf kepada keluarga korban atas perbuatannya.

 

Tersangka terancam Pasal 339 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rem Rusak, Truk Tabrak 2 Motor dan 1 Orang Tewas di Sub Terminal Ungaran

Rem Rusak, Truk Tabrak 2 Motor dan 1 Orang Tewas di Sub Terminal Ungaran

Regional
Bocah 15 Tahun di Palembang Diperkosa 7 Remaja di Rumah Kosong, 2 Pelaku Berusia 12 Tahun

Bocah 15 Tahun di Palembang Diperkosa 7 Remaja di Rumah Kosong, 2 Pelaku Berusia 12 Tahun

Regional
Kisah Pilu Gadis di Palembang Diperkosa 7 Orang di Rumah Kosong, 2 Pelaku Bocah Berusia 12 Tahun

Kisah Pilu Gadis di Palembang Diperkosa 7 Orang di Rumah Kosong, 2 Pelaku Bocah Berusia 12 Tahun

Regional
Siswi SMA di Riau Dilaporkan Hilang Sejak 9 Januari, Tinggalkan Surat untuk Ibunda

Siswi SMA di Riau Dilaporkan Hilang Sejak 9 Januari, Tinggalkan Surat untuk Ibunda

Regional
Bus Persis Solo Diserang di Tangerang, Kaesang Janji Beli Bus Baru dan Larang Aksi Balas Dendam

Bus Persis Solo Diserang di Tangerang, Kaesang Janji Beli Bus Baru dan Larang Aksi Balas Dendam

Regional
5 Rumah Perkampungan Nelayan di Sikka Ludes Terbakar, Diduga karena Korselting

5 Rumah Perkampungan Nelayan di Sikka Ludes Terbakar, Diduga karena Korselting

Regional
Jembatan Putus Saat Kapolres di Papua Pegunungan Melintas, 3 Polisi dan 1 TNI Hilang

Jembatan Putus Saat Kapolres di Papua Pegunungan Melintas, 3 Polisi dan 1 TNI Hilang

Regional
414 PMI Siap Diberangkatkan ke Korsel, Bekerja di Sektor Manufaktur dan Perikanan

414 PMI Siap Diberangkatkan ke Korsel, Bekerja di Sektor Manufaktur dan Perikanan

Regional
Menteri Risma Sebut Gangguan Jiwa Bisa Disembuhkan, Minta Penderita Tak Disembunyikan

Menteri Risma Sebut Gangguan Jiwa Bisa Disembuhkan, Minta Penderita Tak Disembunyikan

Regional
Beredar Isu Percobaan Penculikan Anak di Purworejo, Polisi: Itu Hoaks

Beredar Isu Percobaan Penculikan Anak di Purworejo, Polisi: Itu Hoaks

Regional
Pria Pencari Kerang yang Hilang di Pantai Mawun NTB Ditemukan Meninggal

Pria Pencari Kerang yang Hilang di Pantai Mawun NTB Ditemukan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mobil Audi A8 yang Tabrak Mahasiswi Ternyata Milik Polisi | Sopir Audi A8 Sudah Izin Majikan Ikut Iring-iringan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Mobil Audi A8 yang Tabrak Mahasiswi Ternyata Milik Polisi | Sopir Audi A8 Sudah Izin Majikan Ikut Iring-iringan Polisi

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Regional
2,4 Juta Sapi di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi PMK

2,4 Juta Sapi di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi PMK

Regional
Sindikat Perdagangan Imigran Rohingya di Aceh Ditangkap

Sindikat Perdagangan Imigran Rohingya di Aceh Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.