Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Longsor Terjang Sorong, 3 Tewas, 10 Orang Luka

Kompas.com - 24/08/2022, 15:40 WIB
Maichel,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

SORONG,KOMPAS.com - Seorang warga bernama Rohman Mustafa tewas akibat tertimbun tanah longsor di rumahnya di Jalan Bukit Zaitun, belakang SD Inpres 46, Kelurahan Malamso, Distrik Malamsisa, Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (23/8/2022) malam.

Total korban meninggal dalam musibah tanah longsor sebanyak tiga orang dan 10 orang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan.

Saksi mata bernama Hengky Momot mengatakan, musibah tanah longsor terjadi saat hujan deras selama dua jam.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Sorong, Ibu dan Anak Tewas

 

Sekitar pukul 23.30 WIT hujan mulai berhenti. Namun tiba-tiba terdengar suara keras dari arah bukit.

Ternyata sebuah rumah roboh dan langsung hancur rata dengan tanah.

"Tiba-tiba ada bunyi keras dari atas rumah dan pohon semua ikut longsor dan menimpa rumah milik korban. Kita keluar sudah tidak bisa tolong karena korban tertimbun longsor," ujar Hengky di lokasi kejadian, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Bos Miras Ilegal Tewaskan 6 Orang di Sorong Masuk DPO

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sorong Herlin Sasabone mengatakan, korban meninggal terdiri dari dua orang yang merupakan ibu dan anak yang ditemukan pada hari pertama dan satu orang ditemukan meninggal pada Selasa malam.

"Korban musibah tanah longsor yang menimpa ibu dan anaknya sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Jawa Tengah, korban ketiga atas nama Rohman Mustafa sudah diberikan bantuan berupa peti jenazah untuk proses pemakaman,"ujar Herlin di posko BPBD Kota Sorong. 

BPBD telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam banjir dan tanah longsor di Sorong selama 14 hari ke depan.


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Dorong Produktivitas dan Harga Jagung Ditingkatkan

Presiden Jokowi Dorong Produktivitas dan Harga Jagung Ditingkatkan

Regional
Diduga Hendak Dirampok, Pengendara di Pekanbaru Dipepet 3 Mobil dan 1 Motor

Diduga Hendak Dirampok, Pengendara di Pekanbaru Dipepet 3 Mobil dan 1 Motor

Regional
Viral, Video Mobil Pelat Merah Isi BBM Bersubsidi di Pertamina Semarang

Viral, Video Mobil Pelat Merah Isi BBM Bersubsidi di Pertamina Semarang

Regional
Menteri LHK Sebut Persoalan Gambut di Kalteng Sudah Dapat Diperbaiki Kecuali di Utara

Menteri LHK Sebut Persoalan Gambut di Kalteng Sudah Dapat Diperbaiki Kecuali di Utara

Regional
Pilkada Magelang, Calon Independen Harus Kantongi 65.494 Dukungan

Pilkada Magelang, Calon Independen Harus Kantongi 65.494 Dukungan

Regional
Kereta Hantam Bus Putra Sulung di OKU Timur, Polisi Pastikan 1 Korban Tewas, 25 Terluka

Kereta Hantam Bus Putra Sulung di OKU Timur, Polisi Pastikan 1 Korban Tewas, 25 Terluka

Regional
Pemerintah Malaysia Deportasi 82 WNI Bermasalah via PLBN Entikong

Pemerintah Malaysia Deportasi 82 WNI Bermasalah via PLBN Entikong

Regional
Mantan Suami yang Diduga Bunuh Pedagang Canang di Mataram Serahkan Diri ke Polisi

Mantan Suami yang Diduga Bunuh Pedagang Canang di Mataram Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Mantan Wakil Bupati Banyumas Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati dari PDI-P

Mantan Wakil Bupati Banyumas Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati dari PDI-P

Regional
Presiden Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Gorontalo Senilai Rp 161 Miliar

Presiden Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Gorontalo Senilai Rp 161 Miliar

Regional
Gempa Cilacap Sempat Bikin Kaget, Warga: Seperti Ada yang Berjalan di Bawah

Gempa Cilacap Sempat Bikin Kaget, Warga: Seperti Ada yang Berjalan di Bawah

Regional
Ralat Jumlah Korban Tewas Kereta Tabrak Bus di Martapura, PT KAI: Kami Mohon Maaf

Ralat Jumlah Korban Tewas Kereta Tabrak Bus di Martapura, PT KAI: Kami Mohon Maaf

Regional
Basarnas Maumere Bantah Kabar Pesawat Jatuh di Perairan Nagekeo NTT

Basarnas Maumere Bantah Kabar Pesawat Jatuh di Perairan Nagekeo NTT

Regional
Nenek 80 Tahun Hilang di Kebun Sikka, Tim SAR Lakukan Pencarian

Nenek 80 Tahun Hilang di Kebun Sikka, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Jembatan di Lereng Gunung Lawu Putus Saat Diguyur Hujan Deras

Jembatan di Lereng Gunung Lawu Putus Saat Diguyur Hujan Deras

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com