Kompas.com - 19/08/2022, 16:11 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Ratusan orang bertempat tinggal dan dirikan bangunan di eks pemakaman Bong Mojo, Kota Solo, Jawa Tengah, bakal ditertibkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Hal itu menyusul, telah diusutnya dugaan jual beli lahan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo sesuai SHP (sertifikat hak pakai) 62 dan SHP 71 atas nama Pemkot Solo dan ditetapkannya dua tersangka pada Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Diduga Banyak Oknum Bermain dalam Kasus Lahan Bong Mojo Solo, Polisi Dalami Tersangka Baru

Serta telah didatanya warga yang berada di warga yang menempati hunian liar di eks Bong Mojo itu, sejak Kamis (14/7/2022) lalu.

"Hunian ditertibkan. (Kebutuhan hunian) Tidak ada orang yang tidak butuh tapi dengan regulasi yang benar gitu lo," kata Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, Jumat (19/8/2022).

Lanjut Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo ini, pihaknya juga menemukan adanya kepemilikan sertifikasi atas lahan tersebut.

"Tanah-tanah itu tidak bisa dipakai sembarangan. Meski itu tanah bekas makam, saya yakin itu tidak semua penduduk kota Surakarta. Tapi seperti oknum-oknum kita terindikasi di dalamnya. Temua sertifikasi, kita cari oknumnya," katanya.

Sebab ia menilai, kasus jual beli lahan Bong Mojo ini bisa menjadi pertaruhan dalam mendulang PAD (Pendapatan Asli Daerah) lahan Pemkot Solo lainnya.

"Jadi begini aset ini dipertaruhkan. Aset kita telah kita berikan masyarakat seperti di Silir (Kawasan Semanggi) sebagian bantaran juga, itu aset negera termasuk Pemkot," jelasnya.

"Kemudian, saat kita melakukan penataan instruktur ini kita ndak punya PAD karena diluar pajak IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan retribusi," ujarnya.

Baca juga: Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, 2 Tersangka Bermodus Ganti Rugi Bersih-bersih Lahan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Kanjuruhan, Stadion Manahan Ikut Dievaluasi

Tragedi Kanjuruhan, Stadion Manahan Ikut Dievaluasi

Regional
Kapal Muatan Pasir Tenggelam di Sungai Mahakam, Pemilik Kapal Dicari, Diduga Terjebak di Kabin

Kapal Muatan Pasir Tenggelam di Sungai Mahakam, Pemilik Kapal Dicari, Diduga Terjebak di Kabin

Regional
Polisi Tangkap Penelantar Kucing hingga Mati di Pekanbaru

Polisi Tangkap Penelantar Kucing hingga Mati di Pekanbaru

Regional
Hilang 23 Hari, Pencarian 2 Penambang Emas di Hutan Bengkulu Masih Berlangsung

Hilang 23 Hari, Pencarian 2 Penambang Emas di Hutan Bengkulu Masih Berlangsung

Regional
Peserta Turnamen Ironman 70.3 dari Berbagai Negara Disambut Gendang Belek Saat Tiba di Lombok

Peserta Turnamen Ironman 70.3 dari Berbagai Negara Disambut Gendang Belek Saat Tiba di Lombok

Regional
Jembatan Siti Nurbaya di Padang: Daya Tarik, Fungsi, dan Nama

Jembatan Siti Nurbaya di Padang: Daya Tarik, Fungsi, dan Nama

Regional
Warga Lampung Tembak Suami karena Dilarang Joget di Acara Organ Tunggal

Warga Lampung Tembak Suami karena Dilarang Joget di Acara Organ Tunggal

Regional
Hendak Diselundupkan ke Tarakan, 2 Ton Kepiting Ilegal Diamankan di Bulungan

Hendak Diselundupkan ke Tarakan, 2 Ton Kepiting Ilegal Diamankan di Bulungan

Regional
Longsor Tutup Jalan di Tanggamus, Warga Sakit Harus Digotong Keluar Ambulans

Longsor Tutup Jalan di Tanggamus, Warga Sakit Harus Digotong Keluar Ambulans

Regional
Warga Pesisir Pantai Jawa Barat Diharap Hati-hati, BMKG Prediksi Tinggi Gelombang 6 Meter

Warga Pesisir Pantai Jawa Barat Diharap Hati-hati, BMKG Prediksi Tinggi Gelombang 6 Meter

Regional
Warga 2 Desa di Maluku Tenggara Bentrok, Polda: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Warga 2 Desa di Maluku Tenggara Bentrok, Polda: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Regional
Antisipasi Bentrokan Susulan di Maluku Tenggara, 1 Kompi Personel Gabungan Diturunkan

Antisipasi Bentrokan Susulan di Maluku Tenggara, 1 Kompi Personel Gabungan Diturunkan

Regional
Diduga Korupsi Bantuan Rp 1,7 Miliar, Eks Kepala Dinas Pertanian OKU Selatan Ditahan

Diduga Korupsi Bantuan Rp 1,7 Miliar, Eks Kepala Dinas Pertanian OKU Selatan Ditahan

Regional
Lima Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Perusakan Perusahaan Tambang di Sulteng

Lima Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Perusakan Perusahaan Tambang di Sulteng

Regional
Tawuran Pelajar Picu Bentrokan Warga di Maluku Tenggara, Belasan Orang Terluka

Tawuran Pelajar Picu Bentrokan Warga di Maluku Tenggara, Belasan Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.