Eks Napi Terorisme Ikrar Setia NKRI Saat Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI di Mapolda Sulteng

Kompas.com - 17/08/2022, 12:14 WIB

PALU, KOMPAS.com -Momen upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Polda Sulawesi Tengah, dipergunakan 19 orang eks narapidana teroris (Napiter) untuk berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pembacaan Ikrar yang dilaksanakan oleh para Eks Napiter berlangsung di hadapan Wakapolda Sulteng, Brigjen Polisi Hery Santoso dan disaksikan seluruh pejabat utama Polda Sulteng dan awak media yang hadir di lobi Polda Sulteng, Rabu (17/8/2022)

Diapit kibaran bendera Merah Putih, eks napi teroris Imran alias Imron Labuan memandu ikrar yang diikuti dan ditirukan oleh belasan eks Napiter lainnya.

Baca juga: Jelang HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, 15 Anggota Anshor Daulah Ikrar Setia kepada NKRI

Ke-19 orang eks Napiter yang berikrar setia kepada NKRI tersebut berasal dari Kabupaten Poso 10 orang, Kabupaten Sigi 6 orang, dan Kota Palu 3 orang.

Adapun isi 5 poin Ikrar yang diucapkan dan selanjutnya mereka tanda tangani diantaranya

1. Berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD 1945,

2. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika

3. Menjaga persatuan dalam masyarakat majemuk agar tercipta keharmonisan, toleransi dan kerukunan di wilayah Sulawesi Tengah,

4. Menolak Organisasi dan aktifitas yang bertentangan dengan Pancasila,

5. Bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah untuk membangun Sulawesi Tengah yang aman, damai dan sejahtera.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Polisi Didik Supranoto di hadapan awak media mengatakan, 19 mantan napi terorisme tersebut sudah berjanji setia kepada Indonesia.

Diharapkannyam semoga dengan pelaksanaan ikrar tersebut para eks Napiter dapat berbuat yang terbaik untuk masyarakat utamanya dalam membangun Sulawesi Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.

"Kita semua berharap dengan adanya Ikrar belasan orang eks Napiter pada upacara HUT RI ke 77 ini bisa menjadi momentum buat mereka untuk bisa sama-sama menjaga serta membantu pemulihan keamanan di Sulawesi Tengah secara umum," harap Didik.

Baca juga: 40 Narapidana Terorisme Gunung Sindur Ikrar Setia Ke NKRI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Bahasa Daerah di NTT Disebut Terancam Punah

11 Bahasa Daerah di NTT Disebut Terancam Punah

Regional
Hujan Deras dan Rem Blong Jadi Penyebab Kecelakaan di JLS, Satu Pengemudi Terluka

Hujan Deras dan Rem Blong Jadi Penyebab Kecelakaan di JLS, Satu Pengemudi Terluka

Regional
Jalan Ambles Akibat Banjir di Kabupaten Seram Bagian Barat, Akses Transportasi Darat Lumpuh

Jalan Ambles Akibat Banjir di Kabupaten Seram Bagian Barat, Akses Transportasi Darat Lumpuh

Regional
Polisi Bantah Tembakkan 40 Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan

Polisi Bantah Tembakkan 40 Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan

Regional
Pecatan Brimob Ditembak Polisi Saat Beraksi Mengedarkan Narkoba

Pecatan Brimob Ditembak Polisi Saat Beraksi Mengedarkan Narkoba

Regional
Di Tulungagung, KSAD Dudung Instruksikan Babinsa Cermati Kesulitan Warga

Di Tulungagung, KSAD Dudung Instruksikan Babinsa Cermati Kesulitan Warga

Regional
Tradisi Meludan Wengi dan Meludan Awan, Momen Berkumpul Warga Jawa Tondano Rayakan Maulid Nabi

Tradisi Meludan Wengi dan Meludan Awan, Momen Berkumpul Warga Jawa Tondano Rayakan Maulid Nabi

Regional
Jaksa Minta Bantuan Polisi Tangkap Eks Bendahara BPBD Flores Timur Tersangka Korupsi Dana Covid-19

Jaksa Minta Bantuan Polisi Tangkap Eks Bendahara BPBD Flores Timur Tersangka Korupsi Dana Covid-19

Regional
Nelayan Tambakrejo Semarang Pilih Ganti Profesi Jadi Kuli Bangunan

Nelayan Tambakrejo Semarang Pilih Ganti Profesi Jadi Kuli Bangunan

Regional
KPK dan Anak Alex Noerdin Sama-sama Ajukan Kasasi

KPK dan Anak Alex Noerdin Sama-sama Ajukan Kasasi

Regional
Kronologi Ayah dan Anak Bunuh Seluruh Keluarganya di Lampung, Berawal Ribut soal Warisan

Kronologi Ayah dan Anak Bunuh Seluruh Keluarganya di Lampung, Berawal Ribut soal Warisan

Regional
Tujuh Pekerja Pemasangan Kabel Optik di Kalsel Tersengat Listrik, 2 Tewas

Tujuh Pekerja Pemasangan Kabel Optik di Kalsel Tersengat Listrik, 2 Tewas

Regional
Diguyur Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Kepung Banyumas

Diguyur Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Kepung Banyumas

Regional
Diimingi Uang, Siswi SMP di Sumbawa Dicabuli Tetangga Beberapa Kali di Kebun Kopi

Diimingi Uang, Siswi SMP di Sumbawa Dicabuli Tetangga Beberapa Kali di Kebun Kopi

Regional
Pakar UNS Sebut Pengusungan FX Rudy sebagai Caleg DPR Dilematis

Pakar UNS Sebut Pengusungan FX Rudy sebagai Caleg DPR Dilematis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.