Kompas.com - 22/07/2022, 22:56 WIB

KULON PROGO, KOMPAS.com – Kepolisian Resor Kulon Progo menangani perkara pencabulan yang dilakukan ayah kandung pada anaknya yang masih di bawah umur di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelaku bernama B berusia 48 tahun. Ia melakukan kekerasan seksual pada M, anaknya yang berumur 17 tahun.

“Polres Kulon Progo berhasil mengungkap perkara tindak pidana pencabulan terhadap anak atau anak atau kekerasan seksual dalam lingkup rumah tangga ini,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, IPTU I Nengah Jeffry Prana Widyana, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Semua berawal dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kulon Progo yang menerima limpahan perkara dari UPD PPPA di Provinsi Banten pada 18 Juli 2022.

Semula, layanan pengaduan UPD di bawah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI menerima pengaduan dari anak perempuan asal Kulon Progo yang mengaku menjadi korban ayahnya.

UPT meneruskannya ke Dinsos PPA, lalu berlanjut ke Satreskrim Polres Kulon Progo.

Polisi langsung menggelar perkara kasus ini di hari menerima laporan. Polisi juga mengumpulkan berbagai alat bukti.

Baca juga: Paman Perkosa Keponakan hingga Hamil di Bogor, Orangtua Curiga Tubuh Anaknya Berubah

Kepala Bidang PPPA Dinsos Sri Suharwati mengungkapkan, kini korban berada dalam tempat yang aman dan dilindungi.

“Kita melakukan pendampingan sesuai tupoksi kami. Berikutnya secara substantif kewenangan polisi,” kata Sri Suharwati di ujung telepon.

Ditangkap

Polisi menetapkan B sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap anak kandung itu, usai gelar perkara. Polisi menangkap paku pada 19 Juli 2022.

“Tersangka dilakukan penahanan berdasarkan alat bukti yang ada,” kata Jeffry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencarian Nenek yang Hilang di Sungai Wae Togong Manggarai Timur Dihentikan

Pencarian Nenek yang Hilang di Sungai Wae Togong Manggarai Timur Dihentikan

Regional
Jelang Tahun Politik, Jokowi: Jangan Ada Benturan, Jangan Ada Adu Domba

Jelang Tahun Politik, Jokowi: Jangan Ada Benturan, Jangan Ada Adu Domba

Regional
UMP Sumbar 2023 Naik 9,15 Persen, KSPSI: Sesuai Target dan Tinggal Pengawasannya

UMP Sumbar 2023 Naik 9,15 Persen, KSPSI: Sesuai Target dan Tinggal Pengawasannya

Regional
Terbongkar Aksi Anak Kedua Bunuh Keluarganya di Magelang, Tewas Diracun Arsenik hingga Organ Dalam Korban Rusak

Terbongkar Aksi Anak Kedua Bunuh Keluarganya di Magelang, Tewas Diracun Arsenik hingga Organ Dalam Korban Rusak

Regional
Polisi Sebut Ada Perbuatan Pidana pada Kasus Sengketa Tanah Milik Suparwi di Jalan Tol Semarang-Demak

Polisi Sebut Ada Perbuatan Pidana pada Kasus Sengketa Tanah Milik Suparwi di Jalan Tol Semarang-Demak

Regional
Bayi Terbungkus Kain Ditemukan dalam Kondisi Hidup, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Bayi Terbungkus Kain Ditemukan dalam Kondisi Hidup, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Regional
Kunjungi Pasar Kemuning, Jokowi Puji Pengendalian Inflasi di Pontianak

Kunjungi Pasar Kemuning, Jokowi Puji Pengendalian Inflasi di Pontianak

Regional
Jokowi Janji Bangun 'Dayak Centre' di Kawasan IKN

Jokowi Janji Bangun "Dayak Centre" di Kawasan IKN

Regional
Wapres Sebut 3 Provinsi Baru di Papua Dekatkan Pembangunan ke Rakyat

Wapres Sebut 3 Provinsi Baru di Papua Dekatkan Pembangunan ke Rakyat

Regional
Sopir Odong-odong yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Divonis 10 Tahun Penjara

Sopir Odong-odong yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Divonis 10 Tahun Penjara

Regional
Buaya yang Terkam Bocah hingga Tewas di Kutai Timur Ditangkap Warga

Buaya yang Terkam Bocah hingga Tewas di Kutai Timur Ditangkap Warga

Regional
Polisi Selidiki Kasus Tanah Suparwi yang Dijadikan Jalan Tol Semarang-Demak tapi Belum Dibayar

Polisi Selidiki Kasus Tanah Suparwi yang Dijadikan Jalan Tol Semarang-Demak tapi Belum Dibayar

Regional
Arsenik Dipakai Meracuni 1 Keluarga di Magelang, Korban Tewas 30 Menit Usai Minum

Arsenik Dipakai Meracuni 1 Keluarga di Magelang, Korban Tewas 30 Menit Usai Minum

Regional
Padang Berlakukan Tilang Elektronik Berbasis HP Mulai 1 Desember

Padang Berlakukan Tilang Elektronik Berbasis HP Mulai 1 Desember

Regional
Satu Keluarga Tewas Diracun oleh Sang Anak di Magelang, Kepala Desa: Masih Enggak Percaya

Satu Keluarga Tewas Diracun oleh Sang Anak di Magelang, Kepala Desa: Masih Enggak Percaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.