Kompas.com - 16/07/2022, 20:21 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Malam Bebas Kendaraan (car free night) di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai diujicobakan pada Sabtu (16/7/2022).

Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ini, sebagai upaya untuk menghidupkan suasana malam di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Magelang, Jawa Tengah, AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana menjelaskan, kegiatan car free night ini bertujuan untuk mendukung dan menambah daya tarik wisatawan ke kawasan Candi Borobudur.

Baca juga: Borobudur Marathon 2022 Kembali Terapkan Sistem Ballot

"Harapannya acara ini menjadi salah satu ikon wisata di Borobudur dan dapat meningkatkan pendapatan warga," ujar Satrio, dalam keterangan pers tertulis, Sabtu (16/7/2022).

Lokasi car free night dimulai dari simpang tiga Bu Sum sampai Jalan Medang Kamulan Borobudur. Untuk mendukung acara tersebut maka dilakukan penutupan arus lalu lintas mulai pukul 16.00 sampai 23.00 WIB.

"Penutupan akan dilakukan di Simpang Tiga Bu Sum, Simpang Tiga Polpar (Polisi Pariwisata) dan di Pintu Lima Taman Wisata Candi Borobudur," kata Satrio.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, katanya, disediakan kantong-kantong parkir di wilayah sekitar Taman Wisata Candi Borobudur.

Satrio menyebutkan, kendaraan yang dari arah Kujon, parkir di sebelah barat Hotel Lotus. Untuk kendaraan dari arah pasar Borobudur parkir di belakang kantor BKK Borobudur, dan dari arah Brojonalan parkir di halaman SD Kanisius atau pintu satu Candi Borobudur.

Baca juga: Sempat Vakum Akibat Pandemi, Ribuan Umat Buddha Gelar Chanting di Candi Borobudur

"Tapi kita situasional, jika memang terdapat kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut," ujarnya.

Walaupun demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19, dengan tetap mengenakan masker, jaga jarak. dan cuci tangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 6.000 Undangan Pernikahan Kaesang-Erina, Tamu Dilarang Bawa Mobil Pribadi ke Lokasi Resepsi

Ada 6.000 Undangan Pernikahan Kaesang-Erina, Tamu Dilarang Bawa Mobil Pribadi ke Lokasi Resepsi

Regional
Gempa Garut Terasa hingga Banyumas, Warga: Lampu Gantung Goyang-goyang

Gempa Garut Terasa hingga Banyumas, Warga: Lampu Gantung Goyang-goyang

Regional
Gempa Magnitudo 6,4 di Garut, Getaran Cukup Luas hingga Jateng dan DIY

Gempa Magnitudo 6,4 di Garut, Getaran Cukup Luas hingga Jateng dan DIY

Regional
Harga Ikan di Semarang Naik karena Banyak Nelayan Setop Melaut, Ini Sebabnya...

Harga Ikan di Semarang Naik karena Banyak Nelayan Setop Melaut, Ini Sebabnya...

Regional
Curug Sibedil: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Curug Sibedil: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Jelang Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Polisi Bakal Sosialisasikan Pengalihan Arus di Solo

Jelang Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Polisi Bakal Sosialisasikan Pengalihan Arus di Solo

Regional
Pengungsi Cianjur Menunggu Bantuan di Pinggir Jalan, Datangi Setiap Kendaraan yang Berhenti

Pengungsi Cianjur Menunggu Bantuan di Pinggir Jalan, Datangi Setiap Kendaraan yang Berhenti

Regional
Takut Aksinya Dilaporkan Polisi, Penculik Sepupu di Tarakan Dihasut Sahabat untuk Habisi Nyawa Korban

Takut Aksinya Dilaporkan Polisi, Penculik Sepupu di Tarakan Dihasut Sahabat untuk Habisi Nyawa Korban

Regional
2 WNI Dideportasi dari Timor Leste, Ini Penyebabnya

2 WNI Dideportasi dari Timor Leste, Ini Penyebabnya

Regional
Truk di Sembalun Lombok Timur Terguling, 9 Pekerja Jatuh Bersama Mesin Molen

Truk di Sembalun Lombok Timur Terguling, 9 Pekerja Jatuh Bersama Mesin Molen

Regional
Kronologi Pemuda di Tarakan Diculik dan Dibunuh Sepupunya, Jasad Dibungkus Terpal hingga Ditemukan di Kebun Nanas

Kronologi Pemuda di Tarakan Diculik dan Dibunuh Sepupunya, Jasad Dibungkus Terpal hingga Ditemukan di Kebun Nanas

Regional
Peringati HUT PGRI, Ganjar Optimistis Target Pengangkatan 1 Juta Guru Bakal Tercapai

Peringati HUT PGRI, Ganjar Optimistis Target Pengangkatan 1 Juta Guru Bakal Tercapai

Regional
Cuaca Ekstrem, Intensitas Ular Masuk Rumah Warga Meningkat

Cuaca Ekstrem, Intensitas Ular Masuk Rumah Warga Meningkat

Regional
Suami Istri di Tarakan Dalang Pembunuhan Sepupu, Bersihkan TKP dengan Air, Mayat Ditemukan Setelah 20 Bulan

Suami Istri di Tarakan Dalang Pembunuhan Sepupu, Bersihkan TKP dengan Air, Mayat Ditemukan Setelah 20 Bulan

Regional
Pantan Terong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantan Terong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.