Viral, Video Anggota Satpol PP Manado Serang Kantor Pembiayaan Kredit Kendaraan

Kompas.com - 29/06/2022, 14:53 WIB

KOMPAS.com- Viral di media sosial, video sejumlah anggota Satpol PP Manado yang menyerang kantor pembiayaan kredit kendaraan, pada Selasa (28/6/2022) malam. Video penyerangan tersebut dibagikan oleh akun Facebook @amurangbagabu.

Dalam video itu tampak sejumlah orang melakukan perusakan terhadap beberapa motor yang ada di halaman kantor tersebut. Bahkan terlihat juga seseorang berseragam Satpol PP melempari kaca mobil dengan batu. 

Kantor pembiayaan kredit kendaraan tersebut terletak di Jalan Sam Ratulangi No 61, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

"Iya yang menyerang adalah anggota Satpol PP Manado," kata Kapolsek Wanea Kompol Arie Najoan, Rabu (29/6/2022), dilansir dari TribuneManado.co.id

Baca juga: Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Anak Anggota DPRD Kebumen Bantah Terlibat, Mengaku Korban Salah Tangkap

Dia mengatakan saat ini ada kurang lebih delapan personel polisi masih berjaga di kantor FIF Manado.  

"Kami akan jaga sampai benar-benar kondusif," kata dia

Dugaan Pemicu Penyerangan

Penyerangan tersebut diduga karena meninggalnya anggota Satpol PP Manado, Relly Pieter (50 an) setelah terlibat perselisihan dengan anggota debt collector, Selasa (27/6/2022) di pusat kota Manado.

Saat itu debt collector tersebut ingin mengambil motor milik teman Relly hingga ada perdebatan. Tak terima temannya diperlakukan seperti itu, Relly pun ikut terbawa emosi. 

Namun, tiba-tiba Relly kehilangan keseimbangan. Relly sempat dipapah seorang pedagang dan kemudian dibawa ke RS Manado Medical Centre.

Nyawa Relly pun tak tertolong. Ia meninggal dunia karena diduga mengalami serangan jantung atau darah tinggi.

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Fakta-fakta Puluhan Anggota Sat Pol PP Manado Serang Kantor FIF, Ini yang Terjadi Sebelumnya (Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Regional
Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Regional
Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Regional
Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Regional
Profil Kota Tomohon

Profil Kota Tomohon

Regional
Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.