Buat Surat Rekomendasi "Titip" Siswa di PPDB Banten, Wali Kota Serang Sebut Bukan untuk Anak Pejabat tapi Warga

Kompas.com - 28/06/2022, 16:40 WIB

KOMPAS.com - Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, surat rekomendasi yang ia buat untuk SMAN 1 Serang tersebut bukan untuk anak pejabat, melainkan untuk anak dari dari orangtua yang tidak mampu.

Diketahui, surat rekomendasi tersebut meminta SMAN 1 Serang menerima salah satu calon siswa yang mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Banten.

Surat itupun ditandangani Wali Kota Serang Syafrudin dan dicap basah tertanggal 20 Juni 2022.

Baca juga: Viral Surat Rekomendasi Wali Kota Serang Titip Siswa di PPDB SMAN 1 Kota Serang

"Warga biasa tukang ojek, tukang becak, orang tidak mampu," kata Syafrudin, ditemui wartawan seusai meninjau pelaksanaan PPDB di Kantor Disdik Kota Serang, Selasa (28/62022).

"Orang yang mau sekolah itu harus dibantu, bukan praktik (titip), namanya mau sekolah, siapapun yang mau sekolah kalau bisa dibantu untuk warga Kota Serang," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Banten Tabrani mengatakan, surat rekomendasi yang dikeluarkan Wali Kota Serang itu adalah niat seorang pemimpin membantu masyarakatnya.

Baca juga: Wali Kota Serang Titip Siswa di PPDB Banten, Ombusdman: Masuk Maladminstrasi

Namun, ia menegaskan, siswa titipan itu tidak diprioritaskan.

Masih kata Tabrani, siswa itu akan diterima apabila memenuhi persyaratan sesusai aturan baik jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orangtua, dan prestasi.

“Sepanjang itu memenuhi syarat normatif sesuai jalur PPDB bisa diterima,” kata Tabrani kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya. Selasa.

Baca juga: Tanggapan Disdikbud Banten soal Surat Titip Siswa dari Wali Kota Serang

Namun, apabila tidak diterima juga karena tak memenuhi persyaratan, Tabrani pun meminta agar tidak dipaksakan.

“Kita lihat, kalau zonasi tidak masuk, ada jalur pendaftaran lainnya. Ada afirmasi, perpindahan tugas orangtua, dan prestasi. Selama ada peluang di tiga jalur lainnya, kenapa tidak. Tapi kalau tidak ada (peluang), jangan dipaksakan,” ujarnya.

Baca juga: Alasan Wali Kota Serang Buat Surat Titip Siswa di PPDB Banten

 

(Penulis : Kontributor Serang, Rasyid Ridho | Editor : Reni Susanti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN di Buton Tengah Cabuli Anak Kandungnya Sendiri hingga Korban Lahirkan Bayi Laki-laki

ASN di Buton Tengah Cabuli Anak Kandungnya Sendiri hingga Korban Lahirkan Bayi Laki-laki

Regional
Diguyur Hujan 8 Jam, Longsor dan Banjir Landa Banyumas

Diguyur Hujan 8 Jam, Longsor dan Banjir Landa Banyumas

Regional
Guru Honorer di Lombok Tengah Edarkan Narkoba, Mengaku Tergiur Upah Rp 300.000

Guru Honorer di Lombok Tengah Edarkan Narkoba, Mengaku Tergiur Upah Rp 300.000

Regional
Konser Dream Theater di Solo Sedot Ribuan Penonton, 824 Personel Pengamanan Diterjunkan

Konser Dream Theater di Solo Sedot Ribuan Penonton, 824 Personel Pengamanan Diterjunkan

Regional
Kisah Haru Bayi Wakilkan Wisuda Ibu yang Meninggal dan Ayahnya Ditahan Polisi di Palopo

Kisah Haru Bayi Wakilkan Wisuda Ibu yang Meninggal dan Ayahnya Ditahan Polisi di Palopo

Regional
Pemerkosa Anak Kandung yang Masih Kelas 4 SD Ditangkap, Dilakukan Selama 4 Tahun

Pemerkosa Anak Kandung yang Masih Kelas 4 SD Ditangkap, Dilakukan Selama 4 Tahun

Regional
Sitinjau Lauik Rawan Longsor, Warga Diminta Tak Melintas Saat Hujan

Sitinjau Lauik Rawan Longsor, Warga Diminta Tak Melintas Saat Hujan

Regional
Soal Tuduhan Pelecehan Seksual oleh Brigadir J, Pengacara Keluarga Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Soal Tuduhan Pelecehan Seksual oleh Brigadir J, Pengacara Keluarga Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Regional
Gempa di Maluku Tenggara Barat, BPBD: Tak Ada Kerusakan

Gempa di Maluku Tenggara Barat, BPBD: Tak Ada Kerusakan

Regional
Bocah 10 Tahun Tewas Dibunuh Paman Saat Belajar di Kelas, Kakak Korban: Saya Tidak Ikhlas

Bocah 10 Tahun Tewas Dibunuh Paman Saat Belajar di Kelas, Kakak Korban: Saya Tidak Ikhlas

Regional
Kasus PMK Pertama di Bima, Langsung Melonjak hingga 479 Sapi

Kasus PMK Pertama di Bima, Langsung Melonjak hingga 479 Sapi

Regional
Harga Jual TBS Kelapa Sawit di Bangka Masih Rp 1.200 Per Kilogram

Harga Jual TBS Kelapa Sawit di Bangka Masih Rp 1.200 Per Kilogram

Regional
Curi Ikan di Selat Malaka, Nakhoda Kapal Asal Taiwan Didenda Rp 100 Juta

Curi Ikan di Selat Malaka, Nakhoda Kapal Asal Taiwan Didenda Rp 100 Juta

Regional
Diduga Cemburu, Pria di Ende Sebar Foto Bugil Pacar ke Temannya

Diduga Cemburu, Pria di Ende Sebar Foto Bugil Pacar ke Temannya

Regional
Momen Haru Kimberly Gantikan Almarhum Ibunya di Acara Wisuda Unanda Palopo

Momen Haru Kimberly Gantikan Almarhum Ibunya di Acara Wisuda Unanda Palopo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.