Mediasi Gagal, Perkara Nasabah Gugat Bank BUMN Rp 5 Miliar di Lembata Berlanjut

Kompas.com - 27/06/2022, 18:45 WIB

LEWOLEBA, KOMPAS.com - Sidang perdata kasus gugatan seorang nasabah terhadap sebuah perusahaan bank BUMN di Lewoleba, Nusa Tenggara Timur (NTT), berlanjut setelah proses mediasi antara kedua pihak di Pengadilan Negeri Lembata gagal, Senin (27/6/2022).

Mediasi ini dilakukan sesuai permintaan majelis hakim Pengadilan Negeri Lembata saat sidang perdana pada Senin (20/6/2022) pekan lalu.

"Tadi mediasi gagal," ujar Panitera Muda Pengadilan Negeri Lembata, Markus Reinardus Ari Wibowo saat dihubungi, Senin malam.

Baca juga: Kasus Nasabah Gugat Bank Rp 5 Miliar di Lembata, Hakim Minta Mediasi

Namun, Markus tidak menjelaskan penyebab gagalnya mediasi. Markus menyebut, kasus tersebut akan dilanjutkan dengan pemeriksaan pokok perkara.

"Karena sudah gagal mediasi, dilanjutkan dengan pemeriksaan perkara pokoknya. Kalau tidak salah jadwalnya minggu depan. Untuk pastinya besok saya lihat di aplikasi," katanya.

Baca juga: Dokumen Diduga Hilang, Nasabah di Lembata Gugat Bank Rp 5 Miliar

Terpisah, kuasa hukum penggugat, Blasius Dogel Lejab membenarkan gagalnya proses mediasi antara kedua pihak.

Ia menjelaskan, mediasi ini gagal bermula ketika pihak bank menolak usulan tergugat untuk membayar kerugian materiil dan immateriil senilai Rp 4,4 miliar.

Pihak bank, kata Blasius, mengajukan usulan damai serta melakukan penggantian dan membantu semua proses penerbitan kembali dokumen yang hilang.

"Tetapi kami tolak usulan yang diajukan tergugat. Alasannya tergugat tidak sebutkan secara rinci jenis bantuan apa yang akan diberikan dan bantuan tersebut berupa apa," ujarnya.

"Misalnya kalau disebutkan bantuan dalam bentuk uang maka harus disebutkan berapa nominalnya. Kami sudah membuka dengan angka dan seharusnya bank ajukan penawaran," jelas Blasius.

Blasius menambahkan, sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan pokok perkara, yaitu pembacaan gugatan.

"Untuk agenda pembacaan gugatan saya belum tahu jadwalnya, karena menunggu pemberitahuan dari juru sita Pengadilan Negeri Lembata,” pungkasnya.

Baca juga: Digugat Nasabah Rp 5 Miliar karena Diduga Hilangkan Dokumen, Ini Respons Pihak Bank di Larantuka

Sebelumnya, kasus ini bermula ketika seorang nasabah, Irwan Tihurua, melayangkan gugatan perdata ke pengadilan setempat terkait sejumlah dokumen miliknya yang diduga dihilangkan oleh pihak BRI pada Senin (13/6/2022).

Iwan meminta, melalui majelis hakim Pengadilan Negeri Lembata, menghukum pihak bank di Lewoleba untuk membayar ganti rugi materiil dan immateriil senilai Rp 5 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Medan Rendam Ratusan Rumah hingga Sekolah, Bobby Nasution: Ini Musibah

Banjir Medan Rendam Ratusan Rumah hingga Sekolah, Bobby Nasution: Ini Musibah

Regional
Diduga Curi Uang Brigadir J Rp 200 Juta, Ferdy Sambo Dilaporkan Pasal Berlapis

Diduga Curi Uang Brigadir J Rp 200 Juta, Ferdy Sambo Dilaporkan Pasal Berlapis

Regional
Sempat Terkatung-katung di Solo, 2 Atlet ASEAN Para Games Asal Papua Barat Akhirnya Tiba di Manokwari

Sempat Terkatung-katung di Solo, 2 Atlet ASEAN Para Games Asal Papua Barat Akhirnya Tiba di Manokwari

Regional
Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Regional
Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Regional
Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Regional
Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Regional
Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu 'Ojo Dibandingke'

Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu "Ojo Dibandingke"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

Regional
Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.