Korban Tewas Kereta Vs Xenia di Banyumas Bertambah 1, Ditemukan Tenggelam di Sungai, Diduga Terlempar dari Mobil

Kompas.com - 23/02/2022, 14:48 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Korban tewas dalam kecelakaan kereta api (KA) versus Daihatsu Xenia di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bertambah satu orang, sehingga total menjadi dua orang.

Korban kedua diketahui merupakan penumpang mobil Xenia bernama Yatiman, warga Desa Sibrama, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Baca juga: Kecelakaan Maut Kereta Vs Xenia di Banyumas, 1 Tewas

Kapolsek Sumpiuh, AKP Yanto mengatakan, korban kedua ditemukan tewas setelah tenggelam di sungai yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Korban kemungkinan terlempar saat kecelakaan tersebut. Jarak lokasi kejadian dengan sungai dekat, tidak sampai 10 meter," kata Yanto saat dihubungi, Rabu (23/2/2022).

Yanto menjelaskan, korban kedua baru ditemukan sekitar 30 menit setelah korban lainnya dievakuasi ke puskesmas.

"Ada keluarga yang mencari ke puskesmas, ternyata tidak ada. Kemudian ke lokasi, bilang barangkali masuk ke sungai," ujar Yanto.

Benar saja, setelah dilakukan pencarian korban ternyata tenggelam di sungai tersebut.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut antara mobil Daihatsu Xenia vs KA Bangunkarta terjadi di perlintasan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (23/2/2022).

Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di JPL 495 (perlintasan resmi dijaga swadaya oleh warga) km 413+2/3 petak Stasiun Kemranjen-Sumpiuh sekitar pukul 11.31 WIB.

Akibatnya satu orang penumpang mobil, Supardi (40) warga Desa Sibrama, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, tewas dan dan tiga lainnya, termasuk sopir selamat.

Baca juga: Penyebab Xenia Ditabrak KA Bangunkarta di Banyumas, Pengemudi Terobos Perlintasan meski Sudah Diperingatkan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Banyak Terjadi Pemberontakan di Kerajaan Majapahit

Alasan Banyak Terjadi Pemberontakan di Kerajaan Majapahit

Regional
Didemo Ribuan Honorer, Pj Gubernur Banten: Sabar, Sedang Dicarikan Solusi

Didemo Ribuan Honorer, Pj Gubernur Banten: Sabar, Sedang Dicarikan Solusi

Regional
Sebanyak 40 Rumah Warga Semarang Kembali Tergenang Rob, Warga Rela Iuran untuk Tinggikan Jalan

Sebanyak 40 Rumah Warga Semarang Kembali Tergenang Rob, Warga Rela Iuran untuk Tinggikan Jalan

Regional
Jadi Dalang Perampasan Motor, 2 Oknum Polisi di Banjarmasin Ditangkap dan Terancam Dipecat

Jadi Dalang Perampasan Motor, 2 Oknum Polisi di Banjarmasin Ditangkap dan Terancam Dipecat

Regional
Bantu Akses Bacaan Anak di Pulau Rinca, Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan Bantuan Buku

Bantu Akses Bacaan Anak di Pulau Rinca, Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan Bantuan Buku

Regional
5 Fakta Menarik Magelang, Kota Militer yang Dikelilingi oleh Gunung-Gunung Tinggi

5 Fakta Menarik Magelang, Kota Militer yang Dikelilingi oleh Gunung-Gunung Tinggi

Regional
Hasil Otopsi Guru TK di Lombok Barat Keluar, Polisi: Saat Dibunuh, Korban Hamil Muda

Hasil Otopsi Guru TK di Lombok Barat Keluar, Polisi: Saat Dibunuh, Korban Hamil Muda

Regional
Pemprov Banten Dinilai Abai, Ribuan Honorer Gelar Aksi Damai Minta Diperjuangkan

Pemprov Banten Dinilai Abai, Ribuan Honorer Gelar Aksi Damai Minta Diperjuangkan

Regional
Bupati Hulu Sungai Utara Kalsel Nonaktif Divonis 8 Tahun Penjara

Bupati Hulu Sungai Utara Kalsel Nonaktif Divonis 8 Tahun Penjara

Regional
Pekerjaan di Lapangan Sudah Jalan, Tim Transisi Sebut soal 'Groundbreaking' IKN Tergantung Presiden

Pekerjaan di Lapangan Sudah Jalan, Tim Transisi Sebut soal "Groundbreaking" IKN Tergantung Presiden

Regional
Pemkot Padang Tak Ajukan Formasi PPPK, Nasib 1.226 Guru Honorer Lulus Passing Gred Terkatung-katung

Pemkot Padang Tak Ajukan Formasi PPPK, Nasib 1.226 Guru Honorer Lulus Passing Gred Terkatung-katung

Regional
Timsus Bareskrim Polri Datangi Rumah Ferdy Sambo di Magelang

Timsus Bareskrim Polri Datangi Rumah Ferdy Sambo di Magelang

Regional
Truk Logistik Terbakar di Jalan Tol Lampung, Ratusan Paket Hangus

Truk Logistik Terbakar di Jalan Tol Lampung, Ratusan Paket Hangus

Regional
Batik Lulantatibu, Lambang Persatuan Suku Dayak di Perbatasan RI-Malaysia

Batik Lulantatibu, Lambang Persatuan Suku Dayak di Perbatasan RI-Malaysia

Regional
Demi Bayar Utang Judi Online, Oknum Polisi di Sumsel Jadi Otak Pembobolan ATM

Demi Bayar Utang Judi Online, Oknum Polisi di Sumsel Jadi Otak Pembobolan ATM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.