Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Bacok Sopir Truk di Sumsel, Pelaku Kabur Sembunyi di Dalam Sumur

Kompas.com - 15/02/2022, 15:08 WIB
Aji YK Putra,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

OKU TIMUR, KOMPAS.com - Upaya Rian Saputra (27) pelaku penganiayaan sopir truk di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menghindar dari hukum akhirnya gagal, setelah ia kedapatan bersembunyi dalam sumur saat digerebek.

Akibatnya, Rian kini dibawa ke Polsek Bay Madang Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Buay Madang Iptu Alimin mengatakan, Rian sebelumnya telah melakukan penganiayaan terhadap Nyoman Indrayana (35) seorang sopir truk di Desa Suka Maju, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKu Timur pada Sabtu (12/2/2022).

Baca juga: 175 Truk ODOL di Sumbar Terjaring Razia, 10 Sopir Positif Narkoba

Korban mulanya sedang melintas di jembatan BK 3, Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang dengan membawa muatan pakan ayam.

Namun, saat melewati jembatan ia berpapasan dengan pelaku Rian dan terjadi keributan.

“Pelaku minta korban mundur karena jembatannya sempit, korban tidak berani mundur karena muatannya padat. Sehingga pelaku ini akhirnya mengalah dan minggir namun marah-marah,” kata Alimin, Selasa (15/2/2022).

Setelah truk melintas, Rian pun kembali menghampiri korban dengan membawa senjata tajam jenis celurit.

Tanpa basa-basi, Rian membacok korban hingga mengenai jari tengahnya sampai putus.

“Korban mau melawan, tetapi pelaku ini kabur hingga akhirnya dilaporkan ke polisi,”ujar Kapolsek.

Setelah mendapatkan laporan korban petugas pun langsung bergegeas menangkap Rian di kediamannya. Namun, ketika itu polisi tak menemukan tersangka di rumah tersebut.

Baca juga: Viral, Nenek di Deli Serdang Dilempar Hp oleh Anaknya Sampai Kening Berdarah, Ini Kronologinya

“Kami cari ternyata di rumah kosong pelaku tidak ada. Kemudian, pada hari Senin (14/2/2022), pukul 1.00 WIB dini hari, kami datangi lagi dan ternyata pelaku sembunyi dalam sumur sehingga langsung kami minta untuk naik,” jelas Alimin.

Tanpa perlawanan, Rian langsung menghampiri petugas dengan kondisi tak mengenakan baju. Ia pun dibawa ke polsek Buay Madang untuk menjalani pemeriksaan atas kasus penganiayaan.

“Tersangka sudah satu malam di sumur itu bersembunyi,” jelasnya.

Atas perbuatannya, Rian terancam dikenakan pasal 351 KUHP ayat 2 dan pasal 406 KUHP ayat 1 tentang penganiayaan dan pengerusakan denan ancaman penjara selama lima tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

Regional
Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Regional
Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Regional
Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com