8 Daerah Penghasil Kopi Terbaik di Indonesia, Toraja dan Sumatera Utara Masuk Daftar

Kompas.com - 12/02/2022, 14:27 WIB

KOMPAS.com - Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi yang ternama di dunia.

Beberapa kopi produksi Indonesia bahkan sangat digandrungi para penikmat kopi dari negara lain.

Hampir setiap provinsi di Indonesia memiliki biji kopi dan memproduksi kopi yang khas dan berbeda dari produksi daerah lain.

Adapun kopi yang menjadi andalan Indonesia dan disukai oleh penikmati kopi mancanegara adalah jenis kopi arabika dan robusta.

Baca juga: 5 Daerah Penghasil Batu Andesit di Indonesia, Salah Satunya Desa Wadas Purworejo

Berikut 8 daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia yang sudah terkenal hingga mancanegara:

1. Aceh

Aceh dan kopi tampaknya menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Selain masyarakatnya yang sangat suka kopi, daerah ini menjadi salah satu penghasil kopi terbaik dan terbesar di Indonesia.

Kopi produksi Aceh yang terkenal adalah kopi gayo yang berasal dari Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah.

Rasa dan aroma kopi gayo ini sangat khas. Saat diseduh, aroma dan perisa kopi ini cukup kompleks dengan kekentalan yang kuat.

Secara keseluruhan, Aceh menjadi salah satu pusat produksi kopi di Indonesia.

Berdasarkan data BPS 2020, total lahan kopi di Aceh mencapai 126.289 hektare, dengan produksi tahun 2020 mencapai 73.419 ton.

2. Toraja

Toraja merupakan dataran tinggi yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kopi yang diproduksi di daerah ini dikenal dengan nama Kopi Toraja, yang juga menjadi salah satu kopi terbaik di Indonesia.

Nama lain kopi toraja adalah Celebes Kalossi. Kopi ini terkenal dengan aromanya yang khas dan harum.

Selain itu, Kopi Toraja cukup disukai lantaran tingkat keasamannya yang rendah.

Secara keseluruhan, wilayah Sulawesi Selatan ini memiliki lahan kopi seluas 79.394 hektare.

Dari luas lahan tersebut, Sulawesi Selatan pada tahun 2020 berhasil memproduksi 35.573 ton kopi dalam setahun.

Baca juga: 10 Daerah Penghasil Padi Terbesar di Indonesia, Jawa Timur Masih Terdepan

3. Bali

Baili juga menjadi salah satu kantung produksi kopi di Indonesia, tepatnya di daerah Kintamani, Kabupaten Bangli.

Kopi yang diproduksi dari Kintamani ini dikenal dengan nama Kopi Kintamani.

Kopi Kintamani memiliki kekhasan tersendiri dari segi cita rasanya segar dari asam (citrus) seperti jeruk.

Aroma dan teksturnya membuat Kopi Kintamani tidak terlalu pahit dan tidak meninggalkan kesan yang pekat.

Selain kopinya yang khas, Kabupaten Bangli juga menyumbang angka yang tinggi terkait produksi kopi di Bali, yaitu 2.249 ton pada tahun 2020.

Sementara secara keseluruhan, pada tahun 2020 Provinsi Bali memproduksi kopi sebanyak 4.189 ton.

4. Lampung

Provinsi Lampung dikenal dengan kopinya yang berjenis robusta.

Kopi Lampung memiliki ciri khas yaitu teksturnya yang halus, namun rasanya cukup kuat.

Pada tahun 2020, Lampung menjadi provinsi produsen kopi terbesar kedua di Indonesia, yaitu mencapai 117.311 ton dari total lahan 156.460 hektare.

5. Sumatera Selatan

Sumatera Selatan merupakan provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia berdasarkan data BPS tahun 2020.

Sumatera Selatan tercatat memiliki lahan kopi seluas 250.305 hektare, yang mampu memproduksi kopi hingga 198.945 ton pada tahun 2020.

Angka produksi tersebut membuat Sumatera Selatan menyumbang 26 persen produksi kopi di Indonesia.

Tak hanya produsen kopi terbesar, Sumatera Selatan juga menghasilkan kopi yang terkenal yaitu Kopi Gerudag.

ilustrasi biji kopi dan kopi yang sudah diseduh. SHUTTERSTOCK/jazz3311 ilustrasi biji kopi dan kopi yang sudah diseduh.
Kopi Gerudag merupakan kopi lokal asal Semendo, yaitu daerah penghasil kopi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Jenis kopi yang banyak dibudidayakan di Semendo adalah jenis robusta walaupun wilayah ini berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

Kopi robusta di sana, disambung pucuk dengan kopi Lampung, kopi Bengko, dan kopi Ciari yang berasal dari Jambi. Sementara itu, kopi Gerudag diperbanyak melalui biji.

Kopi Gerudag ini memiliki sejarah yang panjnag, yaitu sejak zaman kolonial Belanda.

6. Sumatera Utara

Provinsi Sumatera Utara juga menjadi salah satu penghasil kopi ternama di Indonesia.

Luas lahan kopi di provinsi ini mencapai 95.477 hektare, dengan hasil produksi setahun mencapai 76.597 ton.

Salah satu kopi produksi Sumatera Utara yang banyak disukai adalah Kopi Arabika Mandailing yang oleh masyarakat internasional disebut Sumatra Mandheling Coffee.

Kopi Arabika Mandailing terkenal dengan karakteristiknya yang tegas, sensainya yang lembut, serta cita rasa yang kompleks.

Baca juga: 10 Daerah Penghasil Batik di Indonesia, dari Pekalongan, Yogyakarta, hingga Jambi

7. Jawa Timur

Kopi produksi pulau Jawa memiliki cita rasa yang berbeda dan tidak sekuat kopi yang dihasilkan Sumatera atau Sulawesi.

Begitu pula dengan kopi yang diproduksi oleh Provinsi Jawa Timur.

Jawa Timur termasuk pusat produksi kopi di Jawa, sekaligus menempati produsen kopi terbesar keenam di Indonesia.

Total lahan kopi di Jawa Timur mencapai 90.735 hektare.

Jumlah tersebut dibagi menjadi perkebunan negara seluas 12.036 hektare, perkebunan swasta 5.591 hektare, dan perkebunan rakyat 73.108 hektare.

Jawa Timur pada tahun 2020 berhasil memproduksi kopi sebanyak 45.278 ton dalam satu tahun.

8. Bengkulu

Bengkulu umumnya memproduksi kopi jenis robusta, meskipun ada pula produksi arabika di sana.

Kopi Bengkulu salah satunya dihasilkan dari Desa Bandung Jawa, Kapahiang yang memiliki ketinggian mencapai 1.400 meter di atas permukaan laut.

Secara keseluruhan, total luas lahan kopi di Bengkulu mencapai 85.703 hektare, dengan total produksi tahun 2020 mencapai 62.279 ton dalam setahun.

Sumber:
Kompas.com
Grid.id

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Mahasiswa KKN Ditemukan Meninggal Dalam Posisi Duduk di Posko, Diduga Kelelahan

Kronologi Mahasiswa KKN Ditemukan Meninggal Dalam Posisi Duduk di Posko, Diduga Kelelahan

Regional
Tangkahan: Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Tangkahan: Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Regional
Peras ASN Lampung dengan Berita Chatting Dewasa, 5 Wartawan Ditangkap Polisi

Peras ASN Lampung dengan Berita Chatting Dewasa, 5 Wartawan Ditangkap Polisi

Regional
Diduga Korupsi Dana Pinjaman Rp 5,5 Miliar, Mantan Pejabat Bank di Pontianak Ditangkap

Diduga Korupsi Dana Pinjaman Rp 5,5 Miliar, Mantan Pejabat Bank di Pontianak Ditangkap

Regional
AC Alami Korsleting, Ruang Karaoke Hotel di Cilacap Terbakar

AC Alami Korsleting, Ruang Karaoke Hotel di Cilacap Terbakar

Regional
Tersangka Geng Motor yang Buat Gaduh Banyumas Terancam 10 Tahun Kurungan

Tersangka Geng Motor yang Buat Gaduh Banyumas Terancam 10 Tahun Kurungan

Regional
Batal Diproses Hukum, Dugaan Pelecehan Istri Kasat Lantas Madiun Dianggap Selesai Setelah Mediasi

Batal Diproses Hukum, Dugaan Pelecehan Istri Kasat Lantas Madiun Dianggap Selesai Setelah Mediasi

Regional
Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan 2 Truk di Tol Ngawi-Solo

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan 2 Truk di Tol Ngawi-Solo

Regional
Kronologi Ibu di Tasikmalaya Meninggal Usai Balap Karung, Sempat Pingsan Terbentur Aspal

Kronologi Ibu di Tasikmalaya Meninggal Usai Balap Karung, Sempat Pingsan Terbentur Aspal

Regional
Tanggapi Kasus Penembakan Kucing di Sesko TNI Bandung, KSAD Dudung: Oh Kucing

Tanggapi Kasus Penembakan Kucing di Sesko TNI Bandung, KSAD Dudung: Oh Kucing

Regional
Tiga Kali Masuk Penjara dalam Lima Tahun, Pria Asal Trenggalek Ngaku Tak Punya Tempat Tinggal Lagi

Tiga Kali Masuk Penjara dalam Lima Tahun, Pria Asal Trenggalek Ngaku Tak Punya Tempat Tinggal Lagi

Regional
Mahasiswa KKN di Lombok Ditemukan Meninggal Dalam Posisi Duduk

Mahasiswa KKN di Lombok Ditemukan Meninggal Dalam Posisi Duduk

Regional
Kronologi Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lembang dan Kecaman GM FKPPI Tasikmalaya

Kronologi Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lembang dan Kecaman GM FKPPI Tasikmalaya

Regional
Bocah 5 Tahun di Riau Tewas Dilempar Parang oleh Abangnya Sendiri

Bocah 5 Tahun di Riau Tewas Dilempar Parang oleh Abangnya Sendiri

Regional
10 Hari Terombang-ambing di Tengah Laut, Pria asal Parepare Ditemukan Lemas

10 Hari Terombang-ambing di Tengah Laut, Pria asal Parepare Ditemukan Lemas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.