Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Pemkot Ambon Kembali Buka Asrama Haji untuk Lokasi Karantina

Kompas.com - 06/02/2022, 23:02 WIB

AMBON,KOMPAS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah menyiapkan Asrama Haji Waiheru Ambon untuk dijadikan sebagai lokasi karantina pasien Covid-19.

Langkah itu diambil menyusul terjadinya lonjakan kasus baru dalam sepekan terakhir.

Sejak 24 Januari hingga 6 Februari 2022, kota Ambon telah mencatat 728 kasus konfirmasi positif, dengan dua orang di antaranya meninggal dunia.

“Kita sudah koordinasi dengan Asrama Haji untuk menjadi tempat penampungan pasien positif. Kita akan siapkan fasilitas disitu dan tenaga medis selalu siaga,” kata Sekretaris Kota Ambon, Agus Ririmasse di sela-sela Pembukaan Persidangan ke-40 Jemaat GPM Lateri di Gereja Lahai Roi, Minggu (6/2/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Mulai Besok PTM di Solo Dihentikan

Dia menjelaskan, Pemkot Ambon sangat serius melihat situasi dan perkembangan kasus konfirmasi positif yang meningkat secara signifikan. 

Sejumlah kebijakan pun telah diambil dalam upaya pencegahan penyebaran virus tersebut.

Selain tempat isolasi terpusat, operasi yustisi juga akan terus digalakkan untuk mengingatkan masyarakat ahar tetap disiplin terhadap protokol kesehatan, serta aturan PPKM Level 2 sebagaimana tertuang dalam Instruksi Wali Kota Nomor 3 Tahun 2022.

“Tim Satgas akan diberdayakan lagi. Operasi Yustisi kita gencarkan lagi, bahkan hingga di dalam angkutan kota,” ujarnya.

Baca juga: Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 di Salatiga, 5 Sekolah Ditutup 1 Minggu

Agus mengungkapkan, Kota Ambon mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo terkait peningkataan kasus. Oleh sebab itu semua hal perlu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak penyebaran Covid-19.

“Termasuk untuk ASN Pemkot, apabila kembali dari tugas luar daerah wajib swab PCR. Sambil menunggu hasilnya mereka berkantor dari rumah, sehingga kita betul-betul menghindari ini,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama di Indonesia, Becak Listrik Digunakan untuk Penumpang Umum

Pertama di Indonesia, Becak Listrik Digunakan untuk Penumpang Umum

Regional
Pembunuh Pemilik Toko Ban di Kalbar Ditangkap, Pelaku Anak Buah Korban

Pembunuh Pemilik Toko Ban di Kalbar Ditangkap, Pelaku Anak Buah Korban

Regional
Buat Konten TikTok Ditilang karena Pakai Sandal Jepit, Ibu di Sidrap Sulsel Ditangkap Polisi

Buat Konten TikTok Ditilang karena Pakai Sandal Jepit, Ibu di Sidrap Sulsel Ditangkap Polisi

Regional
Gipo, Kukang Liar Bergigi Ompong yang Jadi Korban Perburuan Liar

Gipo, Kukang Liar Bergigi Ompong yang Jadi Korban Perburuan Liar

Regional
Pengungsi Afghanistan yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan, 2 Hari Sebelumnya Sempat Mabuk Miras dan Buat Kegaduhan

Pengungsi Afghanistan yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan, 2 Hari Sebelumnya Sempat Mabuk Miras dan Buat Kegaduhan

Regional
Truk Tangki Jatuh ke Jurang Sedalam 15 Meter, Sopir Tewas

Truk Tangki Jatuh ke Jurang Sedalam 15 Meter, Sopir Tewas

Regional
Lestarikan Hutan Pala Sangeh yang Ada Sejak Abad ke-17 di Bali

Lestarikan Hutan Pala Sangeh yang Ada Sejak Abad ke-17 di Bali

Regional
Detik-detik Anak 7 Tahun di Lampung Terkena Peluru Nyasar, Korban Tertembak Bersamaan 2 Begal Diamuk Massa

Detik-detik Anak 7 Tahun di Lampung Terkena Peluru Nyasar, Korban Tertembak Bersamaan 2 Begal Diamuk Massa

Regional
BERITA FOTO: Kisah Sang Pemburu Awan Menyemai Hujan

BERITA FOTO: Kisah Sang Pemburu Awan Menyemai Hujan

Regional
Remas Bokong 3 Remaja Putri Saat Menonton Futsal, Pria di NTT Ditangkap

Remas Bokong 3 Remaja Putri Saat Menonton Futsal, Pria di NTT Ditangkap

Regional
10 Daftar Makanan Khas Kalimatan Timur, Tidak Hanya Bingka Kentang

10 Daftar Makanan Khas Kalimatan Timur, Tidak Hanya Bingka Kentang

Regional
Soal Kasus Nikita Mirzani, Pihak Dito Mahendra Buka Pintu Damai, tapi…

Soal Kasus Nikita Mirzani, Pihak Dito Mahendra Buka Pintu Damai, tapi…

Regional
Watu Gajah Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Watu Gajah Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kronologi Bocah 7 Tahun Asal Lampung Terkena Peluru Nyasar, Berawal Saat Pencuri Motor Diamuk Massa

Kronologi Bocah 7 Tahun Asal Lampung Terkena Peluru Nyasar, Berawal Saat Pencuri Motor Diamuk Massa

Regional
[POPULER REGIONAL] Gadis Remaja Diperkosa Pacar dan Teman-temannya | Gempa M 5,1 Guncang Maluku Tenggara

[POPULER REGIONAL] Gadis Remaja Diperkosa Pacar dan Teman-temannya | Gempa M 5,1 Guncang Maluku Tenggara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.