Cabuli Anak di Bawah Umur dan Ingkar Janji Nikahi Pacarnya, Pemuda Mamasa Ditangkap Polisi

Kompas.com - 02/02/2022, 08:28 WIB

MAMASA, KOMPAS.com – Seorang pemuda berinisial WA (24) ditangkap Reskrim Polres Mamasa, Sulawesi Barat, karena diduga mencabuli anak di bawah umur berinisial M (16).

Tak mencabuli, pelaku juga disebut melanggar janjinya untuk segera menikahi korban.

Baca juga: Penjelasan Polres Pamekasan soal Penahanan Habib Yusuf Alkaf yang Tersandung Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Dari keterangan pelaku kepada polisi, Sebelumnya dirinya berpacaran dengan korban. Dia juga mengakui jika dirinya telah mencabuli korban.

WA yang digiring aparat kepolisian ke kantor Polres Mamasa, Sulawesi Barat, tampak hanya tertunduk malu saat diinterogasi di ruang penyidik.

Kepada penyidik, M mengungkapkan dirinya dicabuli pelaku dengan diiming-imingi akan segera dinikahi.

Tetapi hingga berminggu-minggu, WA ternyata tidak melamar ke keluarga korban, yang membuatnya dilaporkan ke polisi.

Di hadapan polisi, WA mengakui seluruh perbuatannya, termasuk mengakui telah mencabuli anak di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, AKP Dedi Yulianto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya beberapa hari sebelumnya, orangtua korban telah melaporkan pencabulan yang dialami oleh putri mereka.

Menerima laporan korban, polisi langsung bertindak. Pihaknya meringkus pelaku dari salah satu rumah keluarganya. Dedi mengatakan pelaku akan dikenakan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

“Kami sudah mengamankan pelaku dan akan dikenakan dengan UU perlindungan anak", kata Dedi.

Baca juga: Mapolres Pamekasan Digeruduk Jemaah, Minta Habib Yusuf Alkaf yang Tersandung Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur Dibebaskan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Unram Korban Kekerasan Seksual Melapor ke Polda NTB

Mahasiswa Unram Korban Kekerasan Seksual Melapor ke Polda NTB

Regional
Pernah Disegel 3 Kali, Holywings Cabang Semarang Putuskan Tutup Permanen

Pernah Disegel 3 Kali, Holywings Cabang Semarang Putuskan Tutup Permanen

Regional
Dicap Pengkhianat Saat Bisnis Narkoba, Warga Muba Tewas di Tangan 9 Pembunuh Bayaran

Dicap Pengkhianat Saat Bisnis Narkoba, Warga Muba Tewas di Tangan 9 Pembunuh Bayaran

Regional
Uji Coba PLTSa Putri Cempo Solo, Gibran Janji Carikan Solusi Bagi Warga yang Terdampak

Uji Coba PLTSa Putri Cempo Solo, Gibran Janji Carikan Solusi Bagi Warga yang Terdampak

Regional
Cerita Kondektur yang Menolong Korban Pelecehan Seksual di KA Argo Lawu, Baru Tahu Setelah Viral

Cerita Kondektur yang Menolong Korban Pelecehan Seksual di KA Argo Lawu, Baru Tahu Setelah Viral

Regional
Korupsi Bansos untuk Korban Kebakaran Rp 2,3 Miliar, Mantan Kadinsos Bima hingga Pendamping Jadi Tersangka

Korupsi Bansos untuk Korban Kebakaran Rp 2,3 Miliar, Mantan Kadinsos Bima hingga Pendamping Jadi Tersangka

Regional
Skenario Kekasih Gelap Bunuh Pengusaha Papan Bunga di Lampung, Pelaku Ajak Korban Bertemu di Penginapan

Skenario Kekasih Gelap Bunuh Pengusaha Papan Bunga di Lampung, Pelaku Ajak Korban Bertemu di Penginapan

Regional
Penjelasan Bank Riau-Kepri soal Pencurian Uang Nasabah Rp 5 M oleh Pegawainya

Penjelasan Bank Riau-Kepri soal Pencurian Uang Nasabah Rp 5 M oleh Pegawainya

Regional
Mediasi Petani Plasma yang Dibayar Rp 50.000 Per Hektar Gagal, Perusahaan Tolak Tanda Tangani Kesepakatan

Mediasi Petani Plasma yang Dibayar Rp 50.000 Per Hektar Gagal, Perusahaan Tolak Tanda Tangani Kesepakatan

Regional
Rencana Pembelian Migor Curah Pakai PeduliLindungi, Pedagang di Purwokerto: Pasti Mbah-mbah Enggak Mudeng

Rencana Pembelian Migor Curah Pakai PeduliLindungi, Pedagang di Purwokerto: Pasti Mbah-mbah Enggak Mudeng

Regional
Tabrak Polisi Saat Ditangkap, Bandit Motor Menyerah Ketika Ditembak

Tabrak Polisi Saat Ditangkap, Bandit Motor Menyerah Ketika Ditembak

Regional
Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juli 2022, Termasuk Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah, dan Ayyamul Bidh

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juli 2022, Termasuk Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah, dan Ayyamul Bidh

Regional
Kompolnas: Apa Pun yang Disangkakan, Hak Asasi Mereka Tetap Harus Dihormati

Kompolnas: Apa Pun yang Disangkakan, Hak Asasi Mereka Tetap Harus Dihormati

Regional
Hari Pertama Dibuka, Aktivitas Pasar Hewan di Klaten Masih Sepi

Hari Pertama Dibuka, Aktivitas Pasar Hewan di Klaten Masih Sepi

Regional
Ada Wabah PMK, Stok Hewan Kurban Sapi dan Kambing di Sumsel Dipastikan Aman

Ada Wabah PMK, Stok Hewan Kurban Sapi dan Kambing di Sumsel Dipastikan Aman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.