Sudah Lama Diincar, 4 Pengedar Narkoba di Baubau Ditangkap Polisi

Kompas.com - 25/01/2022, 22:04 WIB

BAUBAU, KOMPAS.com – Empat orang pelaku jaringan pengedar narkoba di Baubau, Sulawesi Tenggara, berinisial SY (17), SH (22), WA (42) dan  MN (45) ditangkap Satuan Narkoba Polres Baubau, belum lama ini. 

Keempat pelaku yang sudah lama menjadi target operasi polisi berhasil ditangkap dengan rentang waktu yang terpisah.

“Mereka merupakan satu jaringan dan tidak saling mengenal tapi ada koneksitas dan ditangkap dalam tiga waktu yang berbeda,” kata Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo, di kantornya, Selasa (25/01/2022). 

Baca juga: Sebut Kerangkeng Manusia untuk Rehabilitasi Narkoba, Bupati Langkat Ngaku Sudah Bina Ribuan Orang

Pelaku yang pertama ditangkap polisi yakni SY (17) yang hendak mengedarkan narkoba jenis sabu. Di tangan SY, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa satu paket sabu.

Dari pengakuan SY, barang haram tersebut ia peroleh dari saudaranya, SH (22). Polisi, kemudian bergerak melacak SH, dan berhasil menangkap SH .

Polisi menemukan sejumlah barang bukti di rumah pelaku, yakni 11 paket kecil sabu yang sudah siap edar, alat timbang, alat penghisap, dan barang bukti lainnya. 

Satnarkoba Polres Baubau kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya yakni WA dan MN. 

Ditangan WA, polisi menemukan satu paket sabu yang disembunyikan dalam pembungkus permen. WA juga pernah memesan Rp 700 ribu sabu yang kemudian dijual kepada oranglain. 

Tak berapa lama kemudian, Satreskrim Polres Baubau membekuk pelaku MN dan ditemukan satu paket sabu yang disembunyikan didalam motornya. 

“Mereka ini pengedar dan sekaligus juga pemakai karena dari hasil pemeriksaan urin, semuanya pemakai (narkoba). Jadi total semua  barang bukti ada 20 gram,” ujar Erwin. 

Erwin menambahkan, dari hasil pemeriksaan terhadap  tersangka, semua narkoba jenis sabu ini diperoleh dari Kabupaten Muna. 

“Dari hasil pengembangan arah barang (narkoba) dari Raha (Muna) sehingga kita kuatkan jaringan di sana (Muna) untuk mencegah masuk ke Baubau,” ucapnya. 

Saat ini keempat pelaku diamankan di ruang tahanan Polres Baubau. Keempat pelaku diancam pasal 114 ayat 1 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Baca juga: BNN Sebut Kerangkeng Manusia di Langkat Bukan Tempat untuk Rehabilitasi Narkoba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Tanggul Jebol akibat Rob di Semarang | Kasatlantas Polres Ciamis Meninggal Dunia

[POPULER NUSANTARA] Tanggul Jebol akibat Rob di Semarang | Kasatlantas Polres Ciamis Meninggal Dunia

Regional
Tebing Keraton di Bandung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Tebing Keraton di Bandung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Rob Menggila di Pesisir Utara Jateng, BMKG Sebut Fenomena Perigee Jadi Penyebabnya

Rob Menggila di Pesisir Utara Jateng, BMKG Sebut Fenomena Perigee Jadi Penyebabnya

Regional
Pantai Sanur di Bali, Keindahan, Aktivitas, dan Rute

Pantai Sanur di Bali, Keindahan, Aktivitas, dan Rute

Regional
Ulah 2 Hakim PN Rangkasbitung, Terungkap Pernah Pakai Sabu di Kantor, Alat Isapnya Disimpan di Meja Kerja

Ulah 2 Hakim PN Rangkasbitung, Terungkap Pernah Pakai Sabu di Kantor, Alat Isapnya Disimpan di Meja Kerja

Regional
Ancam Pakai Airsoft Gun, Karyawan Laboratorium di Kendari Cabuli Teman Wanitanya

Ancam Pakai Airsoft Gun, Karyawan Laboratorium di Kendari Cabuli Teman Wanitanya

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 24 Mei 2022, Cerah dari Pagi hingg Sore

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 24 Mei 2022, Cerah dari Pagi hingg Sore

Regional
Dipicu Masalah Atribut, 14 Anggota Perguruan Silat di Solo Lakukan Pengeroyokan, Termasuk Ketuanya

Dipicu Masalah Atribut, 14 Anggota Perguruan Silat di Solo Lakukan Pengeroyokan, Termasuk Ketuanya

Regional
Gondol Rp 400 Juta, 2 Pembobol ATM BNI di Batam Ditangkap, 1 Masih Buron

Gondol Rp 400 Juta, 2 Pembobol ATM BNI di Batam Ditangkap, 1 Masih Buron

Regional
Babak Baru Kasus Kredit Fiktif Rp 7,2 M di Bank BUMD Pekanbaru, Tersangka Debitur Beri Fasilitas untuk Mantan Manajer

Babak Baru Kasus Kredit Fiktif Rp 7,2 M di Bank BUMD Pekanbaru, Tersangka Debitur Beri Fasilitas untuk Mantan Manajer

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Mei 2022

Regional
Jungle Cafe Trawas, Mojokerto, Daya Tarik, Jam Buka, dan Menu

Jungle Cafe Trawas, Mojokerto, Daya Tarik, Jam Buka, dan Menu

Regional
Mobil Boks Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Brondolan Sawit Berserakan di Jalan

Mobil Boks Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Brondolan Sawit Berserakan di Jalan

Regional
Jaringan Listrik di Kawasan Terdampak Banjir Rob Semarang Dipadamkan Sementara

Jaringan Listrik di Kawasan Terdampak Banjir Rob Semarang Dipadamkan Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.