Kompas.com - 18/01/2022, 11:54 WIB
Angkutan tambang di Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan DOK. KAKI KalselAngkutan tambang di Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan

KOMPAS.com – Salah satu anggota Tim Ahli Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Ahmad Fikri Hadi mengungkapkan, saat ini banyak aturan dari pemerintah pusat yang terkesan mengekang pemerintah daerah (pemda).

Hal tersebut, kata Fikri, membuat pemda memutar otak untuk mencari pendapatan yang sah demi pemasukan daerah. Hal ini seperti yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)

Ia mengatakan, saat ini DPRD Tanah Bumbu tengah mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk jalan khusus.

Dijelaskan Fikri, Raperda yang telah diuji publik dengan menghadirkan Tim Ahli LPPM ULM itu disusun untuk mengatur usaha yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan, dan lainnya, agar bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami beberapa kali diminta untuk menjadi tenaga ahli. Setidaknya di Tanah Bumbu, kami mungkin bisa sharing. Contoh, untuk sektor alur atau izin-izin yang masih masuk kewenangan pemerintah daerah," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Akui Pakai Underpass Milik Pemkab Tanah Bumbu, 9 Perusahaan Batu Bara Ini Harus Bayar Retribusi

Ia menuturkan, Raperda Jalan Khusus perlu melalui tahap sinkronisasi terlebih dahulu agar pelaksanaannya kelak tidak saling berbenturan dengan aturan lain.

“Kami mitra dari DPRD Kabupaten Tanah Bumbu ingin membantu, kiranya kami membuat draft (Raperda) ini sesinkron mungkin agar tak terjadi peluang tabrakan norma,” ujar Fikri dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (18/1/2022).

Ia menilai, terkait inisiasi jalan khusus yang diusulkan menjadi Raperda, pihak yang paling paham adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu.

Fikri mengatakan, pihaknya hanya membantu merumuskan saja, karena pada masa depan, Raperda akan banyak menerima masukan dan perbaikan.

Sementara itu, Anggota Komite Perencana Pembangunan Daerah (KPPD) Tanah Bumbu Anwar Ali Wahab dalam keterangan terpisah menjelaskan, Raperda Jalan Khusus merupakan upaya positif untuk mengatur pembangunan dan pengoperasian angkutan batu bara dan hasil tambang lainnya.

Baca juga: Aset Jalan Rumah Subsidi Rp 504 Juta Diserahkan ke Pemkab Tanah Bumbu

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.