Proses Penetapan Tersangka Bahar bin Smith Dinilai Terlalu Cepat, Ini Kata Polisi

Kompas.com - 05/01/2022, 18:17 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan penyebaran berita bohong dengan tersangka Bahar bin Smith sesuai dengan prosedur.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Rabu (5/1/2022).

"Seluruh proses penanganan kasus pidana ini kan melalui tahapan yang sesuai dengan prosedur," ujar Tompo kepada wartawan.

Baca juga: Pengacara Bahar bin Smith Ajukan Penangguhan, Ini Kata Polisi

Menurutnya, penanganan kasus Bahar sesuai dengan aturan dan melalui rangkaian tahapan yang sesuai dengan prosedur.

"Untuk penanganan kasus saudara BS ini seluruh penanganan prosedur sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada, jadi bisa dibilang semua normal," ucapnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta menanggapi terkait proses penetapan tersangka terhadap kliennya.

Ia menilai proses penetapan itu terlalu cepat.

Menurutnya, proses ini hanya berselang beberapa hari sejak keluarnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Baca juga: Penjelasan Polisi Soal Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka karena Berita Bohong

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un matinya keadilan, betapa cepat proses hukum yang dijalani HBS (Habib Bahar Bin Smith) dari SPDP cuma berjarak dua hari lanjut pemanggilan dan hari ini langsung tersangka dan ditangkap," kata Ichwan kepada wartawan, Selasa (4/1/2022).

Diberitakan sebelumnya, dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan Bahar bin Smith ini terjadi pada tanggal 11 Desember 2021 di wilayah Margaasih, Kabupaten Bandung.

Saat itu, Bahar sedang melakukan ceramah. 

"Kemudian (Rekaman) di-upload ke dalam satu akun YouTube dan kemudian disebarkan, ditransmisikan sehingga viral di media sosial," kata Direskrimsus Polda Jabar Arief Rachman.

Mendapati laporan itu, polisi memeriksa sejumlah saksi dan secara simultan melakukan pemeriksaan lainnya.

Pada 30 Desember 2021, polisi telah melayangkan surat pemangggilan kepada Bahar bin Smith.

Kemudian tanggal 3 Januari 2022, Bahar memenuhi panggilan.

Setelah diperiksa selama lebih kurang 9 jam, Bahar ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penyebaran berita bohong.

Hal itu diatur dalam Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 a UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 KUHP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Tanjung Selor, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Profil Tanjung Selor, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Regional
Pelaku Penembakan Warga Aceh di Warung Kopi Divonis Seumur Hidup

Pelaku Penembakan Warga Aceh di Warung Kopi Divonis Seumur Hidup

Regional
Soal Pembangunan Islamic Center Solo, Gibran Komitmen Tidak Relokasi Warga Sebelum Ada Kepastian

Soal Pembangunan Islamic Center Solo, Gibran Komitmen Tidak Relokasi Warga Sebelum Ada Kepastian

Regional
Antrean Pembelian Solar Subsidi Mengular di SPBU Pemalang

Antrean Pembelian Solar Subsidi Mengular di SPBU Pemalang

Regional
Bentrok Kelompok Pelajar di Sorong, Guru SD Jadi Korban Pengeroyokan

Bentrok Kelompok Pelajar di Sorong, Guru SD Jadi Korban Pengeroyokan

Regional
Kunjungi Sorong, Luhut Bahas Infrastruktur hingga Sampah di Papua Barat

Kunjungi Sorong, Luhut Bahas Infrastruktur hingga Sampah di Papua Barat

Regional
Ratusan Nakes RS Rujukan Covid-19 di Tegal Dapatkan Booster Kedua

Ratusan Nakes RS Rujukan Covid-19 di Tegal Dapatkan Booster Kedua

Regional
Mobil Tertabrak KA Sri Tanjung di Pasuruan, Pengemudi Tewas

Mobil Tertabrak KA Sri Tanjung di Pasuruan, Pengemudi Tewas

Regional
Diduga Terserang Stroke, Perempuan Asal Garut Ditelantarkan Suaminya di Hutan Cikampek

Diduga Terserang Stroke, Perempuan Asal Garut Ditelantarkan Suaminya di Hutan Cikampek

Regional
Polisi Amankan Penyebar Video Mesum Pelajar di Kafe di Balikpapan

Polisi Amankan Penyebar Video Mesum Pelajar di Kafe di Balikpapan

Regional
Wabah PMK Belum Usai, Ketua Satgas KPBS: Produksi Susu Turun 15 Ton

Wabah PMK Belum Usai, Ketua Satgas KPBS: Produksi Susu Turun 15 Ton

Regional
Viral Cerita Suami Telantarkan Istri Selama 3 Hari di Hutan, Diduga karena Stroke

Viral Cerita Suami Telantarkan Istri Selama 3 Hari di Hutan, Diduga karena Stroke

Regional
Cerita Marni Dipanggil Khusus oleh Iriana Jokowi Saat Penanaman Kelapa Genjah

Cerita Marni Dipanggil Khusus oleh Iriana Jokowi Saat Penanaman Kelapa Genjah

Regional
Keluyuran dan Main Domino di Jam Sekolah, 14 Pelajar Diamankan Satpol PP Padang

Keluyuran dan Main Domino di Jam Sekolah, 14 Pelajar Diamankan Satpol PP Padang

Regional
Promo Hari Kemerdekaan, Naik Bus Trans-Semarang Hanya Bayar Rp 77

Promo Hari Kemerdekaan, Naik Bus Trans-Semarang Hanya Bayar Rp 77

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.