PPKM Level 3 Batal, Jadwal Libur Sekolah di Jombang Kembali ke Kalender Pendidikan

Kompas.com - 16/12/2021, 16:02 WIB

JOMBANG, KOMPAS.com - Libur semester di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dikembalikan ke waktu awal sesuai kalender pendidikan tahun ajaran 2021- 2022 seiring pembatalan PPKM level 3 saat libur Natal dan Tahun baru.

Sebelumnya, libur semester diundur usai Tahun Baru 2022 yakni 3-8 Januari 2022 merujuk rencana pemerintah yang semula akan menerapkan PPKM level 3. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan, waktu libur sekolah kini dikembalikan menjadi 27-31 Desember 2021. 

Baca juga: Anak Kiai di Jombang, Tersangka Kasus Pencabulan Gugat Kapolda Jatim

Perubahan waktu libur ini juga merujuk pada keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang mengembalikan waktu libur sesuai kalender pendidikan.

"Sudah kami keluarkan surat edaran lagi ke seluruh satuan pendidikan, bahwa waktu libur semester 1 dikembalikan seperti semula, sesuai kalender pendidikan," kata Agus, kepada Kompas.com, Kamis (16/12/2021).

Dia menjelaskan, sesuai kalender pendidikan, masa pembelajaran semester 1 diakhiri dengan pembagian rapor siswa pada 24 Desember 2021.

Kemudian libur sekolah semester 1 tahun ajaran 2021-2022, dijadwalkan pada 27-31 Desember 2021.

"Selain waktu libur sesuai kalender pendidikan, kami tidak mengizinkan menambah waktu libur. Terutama untuk tenaga pendidik dan kependidikan, kami melarang mengambil cuti atau menambah waktu libur," kata Agus.

Baca juga: Catat, Ini Jadwal Libur Sekolah SMA Sederajat di Riau

Dia meminta kepala sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat pembagian rapor siswa pada 24 Desember 2021.

Meski kondisi pandemi Covid-19 sudah membaik, Agus meminta para guru tidak kendor menerapkan protokol kesehatan saat liburan dan memberi contoh yang baik bagi lingkungan masing-masing.

"Harapan kami kepada para guru, wali murid dan peserta didik, agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, rajin cuci tangan, serta menjaga jarak dan menjauhi kerumunan," ujar dia.

Selain itu, Agus juga meminta para wali murid mengizinkan atau mendorong anak-anaknya yang memenuhi syarat untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Diperkosa dan Dibunuh, Motor hingga Ponsel Gadis Asal Kebumen Dibawa Kabur Teman Prianya

Usai Diperkosa dan Dibunuh, Motor hingga Ponsel Gadis Asal Kebumen Dibawa Kabur Teman Prianya

Regional
Upah 5 Bulan Belum Dibayar, Pekerja Segel Kantor PDAM di Labuan Bajo

Upah 5 Bulan Belum Dibayar, Pekerja Segel Kantor PDAM di Labuan Bajo

Regional
Resmikan 2 Satuan Baru di NTT, Ini Pesan KSAD Jenderal Dudung

Resmikan 2 Satuan Baru di NTT, Ini Pesan KSAD Jenderal Dudung

Regional
Terungkap, Sabu Dalam 'Charger' Ponsel yang Diselundupkan Napi Akan Diedarkan di Lapas Cilegon

Terungkap, Sabu Dalam "Charger" Ponsel yang Diselundupkan Napi Akan Diedarkan di Lapas Cilegon

Regional
KPK Geledah 2 Rumah Pejabat Pemkot Ambon, Sita Sejumlah Dokumen

KPK Geledah 2 Rumah Pejabat Pemkot Ambon, Sita Sejumlah Dokumen

Regional
Bermodus Akan Belikan Flashdisk, Pria di Kendal Tega Cabuli Keponakannya yang Berumur 16 Tahun

Bermodus Akan Belikan Flashdisk, Pria di Kendal Tega Cabuli Keponakannya yang Berumur 16 Tahun

Regional
Dampak PMK, Harga Daging Segar di Batam Merangkak Naik

Dampak PMK, Harga Daging Segar di Batam Merangkak Naik

Regional
Bawa  Banyak 'Oleh-oleh' Proyek dari Jakarta, Gibran Tambah Pusing

Bawa Banyak "Oleh-oleh" Proyek dari Jakarta, Gibran Tambah Pusing

Regional
Sebelum Dibunuh Teman Prianya, Gadis 14 Tahun di Kebumen Sempat Diperkosa

Sebelum Dibunuh Teman Prianya, Gadis 14 Tahun di Kebumen Sempat Diperkosa

Regional
Pabrik Tesla Akan Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Pabrik Tesla Akan Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Regional
Begini Rekayasa Lalu Lintas yang Diberlakukan Saat Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

Begini Rekayasa Lalu Lintas yang Diberlakukan Saat Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

Regional
Usai Kandas, Lambung KM Sirimau Bocor

Usai Kandas, Lambung KM Sirimau Bocor

Regional
Cerita Calon Jemaah Haji Asal Bima Kembali Gagal ke Tanah Suci: 2020 Itu Tinggal Berangkat, Cuma...

Cerita Calon Jemaah Haji Asal Bima Kembali Gagal ke Tanah Suci: 2020 Itu Tinggal Berangkat, Cuma...

Regional
Geger Penemuan Mayat Gadis 14 Tahun di Kebumen, Ternyata Dibunuh Teman Prianya

Geger Penemuan Mayat Gadis 14 Tahun di Kebumen, Ternyata Dibunuh Teman Prianya

Regional
Beri Uang Pengemis dan Gelandangan di Banyumas Terancam Denda hingga Rp 50 Juta

Beri Uang Pengemis dan Gelandangan di Banyumas Terancam Denda hingga Rp 50 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.