Bupati Agas Masih Harus Istirahat yang Cukup, Belum Boleh Terima Tamu

Kompas.com - 13/12/2021, 15:14 WIB

BORONG, KOMPAS.com - Hingga hari kelima perawatan, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas masih harus menjalani istirahat yang cukup dan belum boleh menerima tamu, Senin (13/12/2021).

 

Dia masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Kepala Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Manggarai Timur, Jefri Haryanto mengatakan, kondisi Bupati Agas sudah membaik meski harus menjalani istirahat yang cukup.

 

Dia saat dirawat di ruang rawat biasa, tidak lagi di ruang Intensive Care Unit (ICU).

 

"Kondisi Bapak Bupati Manggarai Timur Agas Andreas membaik. Saat ini rawat di ruang biasa. Dokter menyarankan untuk istirahat yang cukup dan belum boleh menerima tamu," kata Jefri melalui pesan singkat kepada Kompas.com , Senin pagi.

 

Baca juga: Bupati Agas Andreas Dirawat di RS, Ketua DPRD Manggarai Timur Ajak Masyarakat Bermain

 

Meski begitu, belum diketahui penyakit yang diderita Bupati Agas yang sampai harus dirawat di rumah sakit.

 

Pemda Manggarai Timur belum memberikan keterangan resmi tentang penyakit yang diderita Bupati Agas.

 

Hanya saja, Jefri Haryanto sempat menyebutkan bahwa Bupati Agas kelelahan dan sedang dalam observasi tim medis.

 

Sebelumnya, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas dilarikan ke RSUD Borong di Lehong pada Kamis, (9/12/2021).

 

Sehari setelahnya, yakni pada Jumat (10/12/2021), Bupati Agas mengunjungi Rumah Sakit Siloam Kupang dengan menggunakan  pesawat ambulans udara dari Bandara Udara Fransiskus Lega Ruteng.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Regional
Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Regional
Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Regional
13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

Regional
Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Regional
Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Regional
Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Regional
Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Regional
Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Regional
Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Regional
20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

Regional
Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Regional
Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
Kebakaran yang Tewaskan Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Akibat Korsleting, Warga: Korban Suka Mainan Listrik

Kebakaran yang Tewaskan Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Akibat Korsleting, Warga: Korban Suka Mainan Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.