Menjaga Rusa Timor, NTT dari Kepunahan Melalui Penangkaran

Kompas.com - 04/12/2021, 07:53 WIB
Rusa Timor sedang dikembangbiakkan di tempat penangkaran Oilsonbai, Kota Kupang, NTT KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERERusa Timor sedang dikembangbiakkan di tempat penangkaran Oilsonbai, Kota Kupang, NTT

KUPANG, KOMPAS.com - Status rusa di Indonesia hingga saat ini masih merupakan satwa liar yang dilindungi oleh Undang-Undang. 

Populasi rusa di alam semakin menurun, akibat adanya perburuan liar untuk berbagai kepentingan, perusakan habitat karena pertambahan penduduk yang cenderung meningkat, serta pola peladangan yang berpindah-pindah khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rusa timor (Rusa timorensis), merupakan satu dari delapan sub spesies rusa timor, yang ada di NTT.

Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kupang, Erwin, mengatakan, penyebaran rusa timor di NTT, terdapat di pulau Timor, Alor (Pulau Kambing, Pantar dan Pulau Rusa), Rote, dan pulau Semau.

Baca juga: Serda Putra Rahadi Gugur, Praka Suheri Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB

Erwin menuturkan, jika satwa ini terus diburu tanpa adanya upaya untuk menjaga kelestariannya, suatu saat akan mengalami kepunahan.

Sehingga, lanjut Erwin, untuk menyelamatkan dan mencegah rusa timor dari kepunahan, diperlukan upaya pelestarian di luar habitat alami (ex-situ) yakni dengan cara penangkaran.

"Penangkaran adalah teknik budidaya satwa yang dilakukan di suatu tempat tertentu guna memperbanyak populasi, untuk kemudian dilepas kembali ke alam atau dimanfaatkan," kata Erwin, kepada Kompas.com, Jumat (4/12/2021).

Erwin menuturkan, berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.19/Menhut-II/2005 tentang penangkaran tumbuhan dan satwa liar, disebutkan, penangkaran sebagai upaya perbanyakan melalui pengembangbiakan dan pembesaran tumbuhan dan satwa liar dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya.

Sedangkan pengembangbiakan satwa adalah kegiatan penangkaran berupa perbanyakan individu melalui cara reproduksi kawin (seksual) maupun tidak kawin (aseksual) dalam lingkungan buatan dan atau semi alam serta terkontrol dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya.

Dia mengatakan, satwa liar rusa timor sampai saat ini masih termasuk satwa yang dilindungi.

Namun, dengaan dikeluarkannya Permenhut Nomor P.19/Menhut-II/2005, Rusa Timor mempunyai peluang untuk dikembangkan dan diperjualbelikan sesuai dengan Pasal 21 Ayat 1 yang berbunyi, "Spesimen hasil pengembangbiakan satwa liar generasi kedua (F2) dan generasi berikutnya dari jenis yang dilindungi, dapat dimanfaatkan untuk keperluan perdagangan dengan izin sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri tersendiri".

Kaitannya dengan pemuliaan ternak khusus rusa timor yang berasal dari alam (F0) dan generasi pertama (F1) tidak bisa dikawinsilangkan, baik antar jenis maupun antar anak jenis.

Kecuali, kata Erwin, khusus untuk kepentingan riset atau penelitian untuk mendukung pengembangan budidaya peternakan, hal itu boleh dilakukan.

Sedangkan, mulai generasi kedua (F2) dan seterusnya boleh dilakukan kawin-silang, tetapi keturunannya tidak boleh dikembalikan ke alam.

Secara umum, lanjut Erwin, penangkaran rusa terbagi atas tiga sistem yakni sistem terkurung, semi terkurung, dan sistem bebas.

Tetapi, penetapan sistem penangkaran, tergantung pada ketersediaan dana atau biaya, luas lahan, dan tenaga kerja.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia Ditangkap di Karimun, Begini Modusnya

Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia Ditangkap di Karimun, Begini Modusnya

Regional
37 Pipa Air Terbawa Banjir, Bupati Ende: Kami Siap Menanggulangi

37 Pipa Air Terbawa Banjir, Bupati Ende: Kami Siap Menanggulangi

Regional
Detik-detik 5 Pengendara Tewas Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Bermula dari Berhenti di Lampu Merah

Detik-detik 5 Pengendara Tewas Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Bermula dari Berhenti di Lampu Merah

Regional
Truk Tabrak 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor di Lampu Merah Balikpapan, 5 Orang Tewas

Truk Tabrak 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor di Lampu Merah Balikpapan, 5 Orang Tewas

Regional
Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Regional
'Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak'

"Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak"

Regional
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Regional
Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Regional
Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Regional
Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Regional
Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Regional
Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Regional
Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Regional
Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Regional
Hendak Kabur ke Bali, Pencuri Kerbau Diringkus Polisi

Hendak Kabur ke Bali, Pencuri Kerbau Diringkus Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.