Kompas.com - 18/11/2021, 18:50 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang calo pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) ditangkap personel Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (18/11/2021) siang.

Calo tersebut diduga melakukan penipuan kepada dua orang yang akan mengurus pembuatan SIM.

Baca juga: Unggahan Calo SIM Viral di Medsos, Polres Trenggalek: Itu Hoaks, Permohonan SIM Bisa Online

Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polrestabes Medan Iptu Andita Sitepu mengatakan, pelaku berinisial MI (40), warga Jalan HM Said, Kelurahan Medan Perjuangan.

"Satu orang laki-laki yang diduga telah melakukan penipuan dalam pengurusan SIM A dan SIM B1. Sudah kita amankan," kata Andita kepada wartawan, Kamis.

Baca juga: Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Adapun korban pertama berinisial EOS, warga Jalan Merak, Sei Kambing.

Dia mengalami kerugian Rp 700.000 saat akan mengurus SIM A pada Selasa lalu.

Korban kedua berinisial IS, warga Jalan Sedar, Batang Kuis.

Saat mengurus perpanjangan SIM B1, IS mengalami kerugian Rp 300.000.

Baca juga: Praktik Calo SIM Ditemukan di Satpas Jakut hingga Depok, Ini Tarifnya...

Usai diperiksa, calo SIM tersebut mengakui telah menipu dua orang korban.

Polisi mengimbau masyarakat agar melakukan pengurusan SIM sendiri, tanpa menggunakan jasa calo.

"Bila ada masyarakat yang merasa dirugikan terkait pelayanan SIM, agar segera melaporkan ke petugas untuk segera diproses hukum," kata Andita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Pengemis Marah karena Tak Diberi Uang, Sosiolog Sebut Berkaitan dengan Tingginya Tuntutan Ekonomi

Soal Pengemis Marah karena Tak Diberi Uang, Sosiolog Sebut Berkaitan dengan Tingginya Tuntutan Ekonomi

Regional
Nekat Cari Sasaran Siang Bolong di Bandar Lampung, Begal Bersenpi Ditangkap

Nekat Cari Sasaran Siang Bolong di Bandar Lampung, Begal Bersenpi Ditangkap

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Juni 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Juni 2022

Regional
Mediasi Gagal, Perkara Nasabah Gugat BRI Rp 5 Miliar di Lembata Berlanjut

Mediasi Gagal, Perkara Nasabah Gugat BRI Rp 5 Miliar di Lembata Berlanjut

Regional
Kapal-kapal Pengangkut Sembako untuk Pedalaman Perbatasan RI–Malaysia Sepakat Mogok Operasi

Kapal-kapal Pengangkut Sembako untuk Pedalaman Perbatasan RI–Malaysia Sepakat Mogok Operasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Juni 2022

Regional
PT KAI Sayangkan Pengemudi Bentor Nekat Terobos Perlintasan Sebidang yang Sudah Tertutup di Klaten

PT KAI Sayangkan Pengemudi Bentor Nekat Terobos Perlintasan Sebidang yang Sudah Tertutup di Klaten

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Juni 2022

Regional
KA Kertajaya, Kereta Api Penumpang Terpanjang di Indonesia

KA Kertajaya, Kereta Api Penumpang Terpanjang di Indonesia

Regional
Terungkap Penyebab Uang Pembebasan 3,5 Hektar Lahan Bendungan Sindangheula Belum Dibayarkan

Terungkap Penyebab Uang Pembebasan 3,5 Hektar Lahan Bendungan Sindangheula Belum Dibayarkan

Regional
Menyingkap Fenomena Pengemis Marah gara-gara Tak Diberi Uang…

Menyingkap Fenomena Pengemis Marah gara-gara Tak Diberi Uang…

Regional
Kedapatan Cabuli Balita, Remaja 16 Tahun di Kupang Dilaporkan ke Polisi

Kedapatan Cabuli Balita, Remaja 16 Tahun di Kupang Dilaporkan ke Polisi

Regional
Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Masih Langka di Pangkalpinang

Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Masih Langka di Pangkalpinang

Regional
Mengenal Khairul 'Ija kroeng', Desainer Aceh yang Go Internasional

Mengenal Khairul "Ija kroeng", Desainer Aceh yang Go Internasional

Regional
Pedagang Sapi di Semarang Lemas, Harga Sapi Terjun Bebas karena PMK

Pedagang Sapi di Semarang Lemas, Harga Sapi Terjun Bebas karena PMK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.