Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/11/2021, 12:22 WIB
Ghinan Salman,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menggelar sayembara mendesain patung Presiden ke-1 RI Soekarno.

Sayembara desain patung Bung Karno itu digagas karena Surabaya sebagai Kota Pahlawan memiliki sejarah panjang dalam perjuangan Kemerdekaan.

Terlebih, Bung Karno lahir di Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Peneleh Gang Pandean IV, Nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

Baca juga: Antisipasi Bencana, Pemkot Surabaya Petakan Wilayah Rawan Genangan hingga Banjir Rob

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa pendiri bangsa Indonesia tersebut, Armuji memiliki gagasan untuk menggelar sayembara mendesain Patung Bung Karno di Kota Surabaya.

"Bung Karno lahir di Surabaya, warga Surabaya juga bangga memiliki tokoh yang dikagumi hingga kancah internasional," kata Cak Ji sapaan akrabnya saat dihubungi, Rabu (17/11/2021).

Ia menjelaskan, pertumbuhan dan kemajuan kota Surabaya juga harus memperhatikan aspek historis serta kebudayaan.

Hal itu sebagai wujud mengimplementasikan pembangunan yang berkepribadian dalam budaya.

"Sayembara desain Patung Bung Karno kami gagas nantinya agar para peserta bisa mencari lokasi yang tepat dan desain yang bagus," kata Cak Ji.

Baca juga: Armuji: Kalau Bandung Punya Braga, Yogyakarta Mempunyai Malioboro, Surabaya Punya Tunjungan

Saat ini, Cak Ji mengaku sedang mempersiapkan teknis pelaksanaan sayembara desain Patung Bung Karno.

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat akan diumumkan ketentuan sayembara tersebut.

"Secepatnya akan diumumkan, kita ingin Surabaya sebagai Kota Pahlawan dan kota kelahiran Proklamator semakin teguh melekat di benak masyarakat. Apalagi di berbagai kota sudah banyak yang membangun Patung Bung Karno," tutur dia.

Ia juga menegaskan bahwa pemenang sayembara desain patung Bung Karno tersebut akan mendapat hadiah puluhan juta rupiah.

"Ada hadiah puluhan juta rupiah, nanti sembari disiapkan kategori dan teknisnya," kata Cak Ji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perusak 11 Mobil Dinas di Semarang Ditangkap, Pelaku Perempuan

Perusak 11 Mobil Dinas di Semarang Ditangkap, Pelaku Perempuan

Regional
Unjuk Rasa Hari HAM di Manokwari Diwarnai Bentrok Massa dan Polisi, 2 Orang Ditangkap

Unjuk Rasa Hari HAM di Manokwari Diwarnai Bentrok Massa dan Polisi, 2 Orang Ditangkap

Regional
Oknum Polisi Lecehkan Tahanan Wanita di Polda Sulsel Disanksi Demosi 7 tahun, Kompolnas: Terlalu Ringan

Oknum Polisi Lecehkan Tahanan Wanita di Polda Sulsel Disanksi Demosi 7 tahun, Kompolnas: Terlalu Ringan

Regional
Gempa M 5,3 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

Gempa M 5,3 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

Regional
Dedi Mulyadi Gelar Lomba Balita 'Gemoy' untuk Dukung Penanganan Stunting

Dedi Mulyadi Gelar Lomba Balita 'Gemoy' untuk Dukung Penanganan Stunting

Regional
Hendak Pesta Miras di Kapal, 5 Remaja Diamankan Polres Sumbawa

Hendak Pesta Miras di Kapal, 5 Remaja Diamankan Polres Sumbawa

Regional
Mahasiswa Pembakar Kantor Bupati Jayapura Terancam 12 Tahun Penjara

Mahasiswa Pembakar Kantor Bupati Jayapura Terancam 12 Tahun Penjara

Regional
Sampah 6 Truk Diangkut dari Pasar Karang Tumaritis Nabire

Sampah 6 Truk Diangkut dari Pasar Karang Tumaritis Nabire

Regional
Tersangka Pembakar Perkantoran Pemkab Jayapura adalah Mahasiswa, Sakit Hati pada Kebijakan Pemerintah

Tersangka Pembakar Perkantoran Pemkab Jayapura adalah Mahasiswa, Sakit Hati pada Kebijakan Pemerintah

Regional
Gara-gara Suka Ambil Makanan, Anak Berusia 6 Tahun Dianiaya Ibu Tirinya

Gara-gara Suka Ambil Makanan, Anak Berusia 6 Tahun Dianiaya Ibu Tirinya

Regional
Pamsimas Rusak akibat Longsor, Ratusan KK di Wonosobo Krisis Air

Pamsimas Rusak akibat Longsor, Ratusan KK di Wonosobo Krisis Air

Regional
Dokter Meninggal Serangan Jantung Saat Menyetir Mobil, Sempat Tabrak Penyapu Jalan

Dokter Meninggal Serangan Jantung Saat Menyetir Mobil, Sempat Tabrak Penyapu Jalan

Regional
Kalsel sebagai Gerbang IKN, Obyek Wisata Tahura Sultan Adam Terus Dipercantik

Kalsel sebagai Gerbang IKN, Obyek Wisata Tahura Sultan Adam Terus Dipercantik

Regional
Jaksa Tetapkan Bendahara BUMDes di Sumbawa Jadi Tersangka, Diduga Korupsi Rp 3,3 Miliar

Jaksa Tetapkan Bendahara BUMDes di Sumbawa Jadi Tersangka, Diduga Korupsi Rp 3,3 Miliar

Regional
Diadang Warga, Truk Pengangkut 135 Pengungsi Rohingya Putar Balik ke Kantor Gubernur Aceh

Diadang Warga, Truk Pengangkut 135 Pengungsi Rohingya Putar Balik ke Kantor Gubernur Aceh

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com