Kompas.com - 12/11/2021, 16:20 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

KOMPAS.com - Seorang pemuda di Grobogan, Jawa Tengah, tewas tenggelam di Waduk Nglangon, usai menyelamtkan seekor kambing, Kamis (11/11/2021) siang.

Jasad korban yang bernama Hartono (21) baru ditemukan oleh Tim Search and Rescue (SAR) pada petang hari.

"Korban ditemukan petang hari. Jadi waduk ini sangat dalam. Dari hasil pemeriksaan kepolisian tidak ditemukan unsur kekerasan dan murni tenggelam. Korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," kata Kepala BPBD Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih, Kamis malam.

Baca juga: Detik-detik Avanza Ditabrak KA Barang hingga Terpental 40 Meter di Grobogan, Korban Tewas 3 Orang

Kronologi

Hartono (21) ditemukan tewas tenggelam di Waduk Nglangon, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tak jauh dari rumahnya, Kamis (11/11/2021) sore. KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO Hartono (21) ditemukan tewas tenggelam di Waduk Nglangon, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tak jauh dari rumahnya, Kamis (11/11/2021) sore. 

Menurut Endang, berdasar keterangan warga, saat itu korban sedang minum kopi bersama temannya di salah satu warung di dekat waduk, sekitar pukul 14.30 WIB.

Lalu, tak berselang lama, seorang petani mengangkut beberapa ekor kambing ke atas rakit untuk digembalakan ke daratan yang ada di tengah waduk.

Baca juga: Kritik Tajam Gubernur Kalbar untuk Pengusaha Sawit, Buat Jalan Rusak dan Hanya Cari Kaya

Sayangnya, salah satu kambing meloncat dari rakit hingga tercebur ke waduk.

Melihat hal itu, korban segera berlari terjun ke waduk untuk untuk menyelamatkan kambing itu.

Baca juga: Pemuda di Grobogan Tewas Tenggelam Saat Berusaha Selamatkan Kambing

 

Lalu korban berhasil menyelamatkan kambing itu dan membawanya ke atas rakit.

"Sayangnya korban yang berusaha berenang menepi ke pinggir waduk justru tenggelam karena diduga kelelahan. Sejumlah saksi kemudian melapor ke perangkat desa," jelas Endang.

Setelah menerima laporan tersebut, BPBD dan Tim SAR segera melakukan pencarian.

Beberapa jam kemudian jasad korban berhasil dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebagai informasi, Waduk Nglangon merupakan waduk peninggalann zaman Belanda. Waduk ini dibangun pada tahun sekitar 1911-1914. 

(Penulis: Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho | Editor : Dony Aprian)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertahankan Ruang Hidup, AKUR Sunda Wiwitan Cigugur Kuningan Tolak Eksekusi Tanah Adat

Pertahankan Ruang Hidup, AKUR Sunda Wiwitan Cigugur Kuningan Tolak Eksekusi Tanah Adat

Regional
Mengenal Pulau Sumba, Asal-usul, Kondisi Geografis, dan Wisata

Mengenal Pulau Sumba, Asal-usul, Kondisi Geografis, dan Wisata

Regional
Pegawai Bea Cukai Soetta Sebut PT SKK Sering Manipulasi Harga Barang Impor

Pegawai Bea Cukai Soetta Sebut PT SKK Sering Manipulasi Harga Barang Impor

Regional
Anak Buah Bakar Dokumen Saat Penggeledahan KPK, Kadis: Itu Momennya Tidak Tepat

Anak Buah Bakar Dokumen Saat Penggeledahan KPK, Kadis: Itu Momennya Tidak Tepat

Regional
Detik-Detik Sopir Selamatkan Diri Sesaat Sebelum Truk Masuk Jurang 15 Meter

Detik-Detik Sopir Selamatkan Diri Sesaat Sebelum Truk Masuk Jurang 15 Meter

Regional
KM Sirimau yang Kandas di Ile Ape Lembata Bawa 2 Jenazah dari Malaysia

KM Sirimau yang Kandas di Ile Ape Lembata Bawa 2 Jenazah dari Malaysia

Regional
Investasi di Medan Zoo, Raffi Ahmad: Kita Ingin Seperti Pak Jokowi...

Investasi di Medan Zoo, Raffi Ahmad: Kita Ingin Seperti Pak Jokowi...

Regional
Wali Kota Bitung Tolong Warga Kecelakaan Saat Diguyur Hujan, Begini Ceritanya

Wali Kota Bitung Tolong Warga Kecelakaan Saat Diguyur Hujan, Begini Ceritanya

Regional
Dilarang Jual Ternaknya di Banyumas, Pedagang Adu Mulut dengan Petugas

Dilarang Jual Ternaknya di Banyumas, Pedagang Adu Mulut dengan Petugas

Regional
Rombongan Rektor Aceh Sambangi Kediaman Wapres Bahas Perdamaian NAD

Rombongan Rektor Aceh Sambangi Kediaman Wapres Bahas Perdamaian NAD

Regional
Perahu Oleng Terhantam Ombak, Penambang Pasir di Cilacap Hilang Tenggelam

Perahu Oleng Terhantam Ombak, Penambang Pasir di Cilacap Hilang Tenggelam

Regional
Resmikan BIAN Tahap I di Kepri, Menkes Budi Umumkan 3 Tambahan Imunisasi Wajib

Resmikan BIAN Tahap I di Kepri, Menkes Budi Umumkan 3 Tambahan Imunisasi Wajib

Regional
Pria Ini Pukul Teman Kencan Pakai Alat Dapur Setelah Berhubungan Intim di Hotel

Pria Ini Pukul Teman Kencan Pakai Alat Dapur Setelah Berhubungan Intim di Hotel

Regional
13 Kabupaten Kota di Aceh Gelap Gulita, Rakyat Mengeluh

13 Kabupaten Kota di Aceh Gelap Gulita, Rakyat Mengeluh

Regional
Gubernur NTB Minta Bupati Bima Ajukan Penangguhan Penahanan 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan

Gubernur NTB Minta Bupati Bima Ajukan Penangguhan Penahanan 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.