4 Bulan Edarkan 3,5 Kg Sabu di Sejumlah Daerah, Pemuda 20 Tahun Ditangkap Polisi

Kompas.com - 12/11/2021, 16:01 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang warga Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan berinisial IPL (20) ditangkap personel Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu menyusul empat orang rekannya yang sudah lebih dulu tertangkap.

IPL diketahui sudah pernah menjual sabu hingga 3,5 kg selama empat bulan.

Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu menjelaskan, penangkapan IPL bermula dari penangkapan pembeli sabu dari IPL berinisial AJS (25) pada Selasa (28/10/2021) di Jalan Lintas Beringin Jaya, Torgamba dengan barang bukti narkoba 1,4 gram dan HS (34), warga Desa Simpang Martabak, Bagan Batu, Riau di kebun sawit dengan barang bukti sabu 4 gram.

Baca juga: Jadi Bandar Sabu, Mantan Anggota DPRD di Sumut Ditangkap Polisi

Berlanjut hingga penangkapan RBT (40) yang juga pembeli sabu dari IPL dengan barang bukti berupa satu ponsel.

"Dari penangkapan RBT kita dapatkan IPL (20) yang kita tangkap di rumahnya. Saat ditangkap, ada satu orang pembeli, IQ (20), warga kota Medan dengan barang bukti sabu 2 gram dan uang tunai Rp 700.000," katanya, Jumat (12/11/2021) siang.

Dijelaskannya, AJS, RBT dan IPL berasal dari desa yang sama, yakni Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Petani di Riau, Berawal Ajakan Pesta Sabu hingga Mayat Ditemukan Terikat Tali Tambang

Setelah penangkapan lima pelaku, pihaknya menggeledah rumah orangtua IPL di Desa Aek Raso dan menyita sabu 2,71 gram, tiga timbangan elektrik, enam bungkus plastik klip besar dan satu lembar plastik teh Guanyinwang warna hijau yang kerap dijadikan kemasan sabu.

"Saat diperiksa, IPL mengaku sudah empat bulan mengedarkan sabu sebanyak 3,5 kg, dapat keuntungan Rp 10 juta dari penjualan setiap Kg. Dia mengedarkannya di Rantauprapat hingga Torgamba. Dia ngakunya dapat sabu dari Tanjung Balai, makanya kita kembangkan selama dua minggu sampai ke Tanjung Balai tapi tidak berhasil diduga informasi sudah bocor," katanya.

Dijelaskannya, terhadap ke lima tersangka dijerat Pasal 114 Sub Pasal 112 Jo Pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramainya Titik Nol IKN di Akhir Pekan, Sempat Membludak Selama 5 Hari Saat Lebaran

Ramainya Titik Nol IKN di Akhir Pekan, Sempat Membludak Selama 5 Hari Saat Lebaran

Regional
40 Petani Sawit di Bengkulu Dibebaskan Lewat Skema 'Restorative Justice'

40 Petani Sawit di Bengkulu Dibebaskan Lewat Skema "Restorative Justice"

Regional
Puluhan Pemuda di Lampung Buat Rusuh, Bawa Motor Acungkan Senjata demi Konten Instagram

Puluhan Pemuda di Lampung Buat Rusuh, Bawa Motor Acungkan Senjata demi Konten Instagram

Regional
Disangka Babi Hutan, Petani di Banjarnegara Tertembak Pemburu

Disangka Babi Hutan, Petani di Banjarnegara Tertembak Pemburu

Regional
Terbongkar, Otak Pembobolan Uang Nasabah Bank Riau Kepri WNA Bulgaria

Terbongkar, Otak Pembobolan Uang Nasabah Bank Riau Kepri WNA Bulgaria

Regional
2 Hakim PN Rangkasbitung yang Ditangkap BNN Ternyata Sudah Menggunakan Sabu Selama 1 Tahun

2 Hakim PN Rangkasbitung yang Ditangkap BNN Ternyata Sudah Menggunakan Sabu Selama 1 Tahun

Regional
Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 1)

Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 1)

Regional
Diduga Terlibat, Istri Pembacok Anggota Brimob di NTB Diburu Polisi

Diduga Terlibat, Istri Pembacok Anggota Brimob di NTB Diburu Polisi

Regional
Lahan Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah yang Rusak Dikeruk Ternyata Milik Warga

Lahan Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah yang Rusak Dikeruk Ternyata Milik Warga

Regional
Siswa di Bengkulu Terkejut, Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba

Siswa di Bengkulu Terkejut, Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba

Regional
Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Regional
'Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah'

"Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah"

Regional
Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Regional
Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Regional
WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.