Seorang Nenek di Tuban Jadi Korban Perampokan, Pelaku Berpura-pura Membeli Buah Mangga

Kompas.com - 19/10/2021, 20:53 WIB
Kapolres Tuban AKBP Darman menunjukan barang bukti uang sisa penjualan hasil rampokan KOMPAS.COM/HUMAS POLRES TUBANKapolres Tuban AKBP Darman menunjukan barang bukti uang sisa penjualan hasil rampokan

TUBAN, KOMPAS.com - Jajaran Satreskrim Polres Tuban menangkap pelaku perampokan rumah di Desa Kembangbilo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Pelaku perampokan bernama Tasminto (30), warga Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Tuban, itu ditangkap setelah menjual barang hasil rampokannya di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Adhi Makayasa mengatakan, peristiwa perampokan itu terjadi pada Selasa (5/10/2021) lalu, dan korbannya adalah seorang nenek bernama Samsi (73).

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku diketahui sudah empat kali mendatangi rumah korban untuk mengetahui seluk beluk isi rumah korban dan kondisi lingkungan sekitarnya.

Baca juga: Bapak Presiden Jokowi Tolong Lihat Kami di Sini, Kami Butuh Jaringan Internet

Pelaku mendatangi korban yang tinggal sendirian di rumah dengan cara berpura-pura akan membeli buah mangga yang ada di pekarangan rumah korban.

"Kedatangannya yang ke empat kali itu, pelaku menjalankan aksinya," kata AKP Adhi Makayasa, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (19/10/2021).

Pelaku masuk ke dalam rumah dan langsung membekap wajah korban dengan kaos dan mencekiknya sambil merampas kalung emas yang dipakai korban.

Korban yang sudah berusia renta hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak melawan aksi pelaku untuk mempertahankan barang miliknya.

 

"Korban sempat jatuh terpelanting ke belakang saat pelaku merampas kalungnya," terang dia.

Usai merampas kalung emas seberat 100 gram milik korban, pelaku lalu kabur menggunakan sepeda motor yang sengaja tidak terpasang plat nomor.

Setelah kejadian itu, korban kemudian menceritakan peristiwa yang menimpanya tersebut kepada keluargannya dan selanjutnya dari pihak keluarga melaporkannya ke Polres Tuban.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mencari keberadaan pelaku dengan ciri-ciri yang sudah dikantongi.

Baca juga: Gunung Bunyi Terus, Kami Takut, tetapi Mau Bagaimana Lagi di Sini yang Ada Jaringan Internet

"Sekitar seminggu kemudian, pelaku berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tuban," ungkap dia.

Pelaku mengaku menjual hasil rampokan kalung emas seberat 100 gram secara online dengan sistem cash on delivery (COD) di terminal Bungurasih, Sidoarjo dengan harga Rp 10 juta kepada orang tidak dikenal.

"Uang hasil penjualan itu digunakan pelaku untuk kebutuhan hidup sehari-hari," ujar dia.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 Ayat 1 KUHP pencurian dengan pemberatan dan ancaman pidana 9 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Irawan: Istri itu Punya Tiga Tingkat Kemarahan - SUCI 2
Stand Up Irawan: Istri itu Punya...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkat Facebook, Warga Purbalingga Ini Dapatkan Motornya yang Hilang Dicuri

Berkat Facebook, Warga Purbalingga Ini Dapatkan Motornya yang Hilang Dicuri

Regional
Penjelasan Sandiaga soal Jadwal Uji Coba Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura

Penjelasan Sandiaga soal Jadwal Uji Coba Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura

Regional
449 Kasus Demam Berdarah Ditemukan di NTT Selama Januari, 2 Orang Meninggal

449 Kasus Demam Berdarah Ditemukan di NTT Selama Januari, 2 Orang Meninggal

Regional
Tragedi Kecelakaan Rapak dari Masa ke Masa, Tanjakan Maut di Dekat Titik Nol Kilometer Balikpapan

Tragedi Kecelakaan Rapak dari Masa ke Masa, Tanjakan Maut di Dekat Titik Nol Kilometer Balikpapan

Regional
Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 Booster, RSUD Mataram: Warga Luar Kota Juga Kami Layani

Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 Booster, RSUD Mataram: Warga Luar Kota Juga Kami Layani

Regional
Warga Purbalingga Kelimpungan, Minyak Goreng Lenyap di Toko Modern Ternyata Disembunyikan Dalam Gudang

Warga Purbalingga Kelimpungan, Minyak Goreng Lenyap di Toko Modern Ternyata Disembunyikan Dalam Gudang

Regional
Warung di Pelabuhan Jembatan Batu Baubau Hancur Diterjang Ombak

Warung di Pelabuhan Jembatan Batu Baubau Hancur Diterjang Ombak

Regional
Warga Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Balikpapan, Awalnya Dengar Benturan Keras, lalu Lihat Kendaraan Berserakan

Warga Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Balikpapan, Awalnya Dengar Benturan Keras, lalu Lihat Kendaraan Berserakan

Regional
Didakwa Terima Fee Proyek Rp 2,3 M, 10 Anggota DPRD Muara Enim Terancam 20 Tahun Penjara

Didakwa Terima Fee Proyek Rp 2,3 M, 10 Anggota DPRD Muara Enim Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
15 Siswa Terinfeksi Covid-19, Belajar Tatap Muka di Pontianak Dihentikan Sementara

15 Siswa Terinfeksi Covid-19, Belajar Tatap Muka di Pontianak Dihentikan Sementara

Regional
Diduga Caplok Tanah Warga untuk Bangun Hotel, Rektor UNP Digugat

Diduga Caplok Tanah Warga untuk Bangun Hotel, Rektor UNP Digugat

Regional
Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Truk Tronton Tabrak 6 Mobil dan 14 Motor

Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Truk Tronton Tabrak 6 Mobil dan 14 Motor

Regional
Kecelakaan Maut di Rapak, Balikpapan, Diawali Pelanggaran Lalu Lintas, Berakhir dengan 5 Pengendara Taat Aturan Tewas

Kecelakaan Maut di Rapak, Balikpapan, Diawali Pelanggaran Lalu Lintas, Berakhir dengan 5 Pengendara Taat Aturan Tewas

Regional
Cerita Warga Padang Bantu Pemerintah Saat Krisis 1950, Sekarang Gugat Presiden Bayar Utang

Cerita Warga Padang Bantu Pemerintah Saat Krisis 1950, Sekarang Gugat Presiden Bayar Utang

Regional
Kebakaran Rumah di Karimun Kepri Tewaskan 1 Orang, Diduga akibat Kompor Menyala

Kebakaran Rumah di Karimun Kepri Tewaskan 1 Orang, Diduga akibat Kompor Menyala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.