Kompas.com - 07/10/2021, 13:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KARAWANG, KOMPAS.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat meminta agar pelaku pemerkosaan terhadap anak kandung di Karawang dihukum maksimal.

Sebelumnya, seorang anak berusia 15 tahun diperkosa ayah kandungnya, S (41).

S juga mengancam akan membunuh apabila putrinya itu tidak mengikuti kemauan bejatnya.

"Tentunya penegakan hukum secara maksimal sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2002 jo UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak jo UU Nomor 17 Tahun 2016," ujar Ketua Komnas PA Jabar Wawan Wartawan kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Karawang Kembali Menerapkan PPKM Level 3, Ini Penyebabnya

Wawan menyebutkan, karena pelakunya adalah keluarga sendiri, maka ancaman hukumannya  juga bisa lebih maksimal.

Wawan juga mengingatkan soal hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 yang kini telah diundangkan menjadi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tersebut, diatur hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual.

Baca juga: MA Batalkan Vonis Bebas Pemerkosa Anak di Aceh

Selain itu, ada juga aturan tentang pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun.

"Soal hukuman kebiri, nanti proses peradilan yang akan memutuskan," kata dia.

Menurut Wawan, hukuman kebiri merupakan pilihan bagi hakim.

Baca juga: Pemerkosa Anak Kandung Divonis Kebiri Kimia Selama 2 Tahun

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, aksi bejat S terjadi pada 28 September 2021.

Saat itu, korban menginap di rumah S, setelah sebelumnya tinggal di rumah Ibunya.

Atas perbuatannya, S dijerat Pasal 81 atau Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual Dosen Unsri Bertambah

Lagi, Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual Dosen Unsri Bertambah

Regional
Jembatan Akses Utama Lumajang-Malang Putus Akibat Awan Panas Guguran Semeru

Jembatan Akses Utama Lumajang-Malang Putus Akibat Awan Panas Guguran Semeru

Regional
Gunung Semeru Meletus, Puluhan Warga Lumajang Mengungsi

Gunung Semeru Meletus, Puluhan Warga Lumajang Mengungsi

Regional
Gunung Semeru Erupsi, Pakar Minta Warga di Sungai yang Berhulu di Puncak Semeru Waspada

Gunung Semeru Erupsi, Pakar Minta Warga di Sungai yang Berhulu di Puncak Semeru Waspada

Regional
Warga Ungkap Detik-detik Semeru Meletus: Terdengar Suara Gemuruh dan Terlihat Guguran Lava Pijar

Warga Ungkap Detik-detik Semeru Meletus: Terdengar Suara Gemuruh dan Terlihat Guguran Lava Pijar

Regional
Gunung Semeru Erupsi, Gubernur Khofifah Imbau Masyarakat Evakuasi Diri

Gunung Semeru Erupsi, Gubernur Khofifah Imbau Masyarakat Evakuasi Diri

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Aksesoris hingga Kacamata dalam Video Porno di Bandara YIA, Polisi: Mengarah ke Akun Siskaee

Aksesoris hingga Kacamata dalam Video Porno di Bandara YIA, Polisi: Mengarah ke Akun Siskaee

Regional
Warga Karawang Dikabarkan Hilang di Kaki Pegunungan Sanggabuana

Warga Karawang Dikabarkan Hilang di Kaki Pegunungan Sanggabuana

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Semeru, Warga di Lumajang Diungsikan

Terdampak Awan Panas Guguran Semeru, Warga di Lumajang Diungsikan

Regional
Siapkan Saldo, Ruas Tol Serang- Rangkasbitung Mulai Sabtu Malam Bertarif

Siapkan Saldo, Ruas Tol Serang- Rangkasbitung Mulai Sabtu Malam Bertarif

Regional
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Daerah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Daerah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap

Regional
Bus Tabrak Sepeda Motor di Babel, 1 Keluarga Tewas di Tempat

Bus Tabrak Sepeda Motor di Babel, 1 Keluarga Tewas di Tempat

Regional
KKB di Suru-Suru Terus Lakukan Gangguan, TNI Tak Lakukan Pembalasan Meski Anggotanya Jadi Korban

KKB di Suru-Suru Terus Lakukan Gangguan, TNI Tak Lakukan Pembalasan Meski Anggotanya Jadi Korban

Regional
Identitas Pemeran Video Porno di Bandara YIA Diketahui, Polisi: Sedang Dilakukan Pengejaran

Identitas Pemeran Video Porno di Bandara YIA Diketahui, Polisi: Sedang Dilakukan Pengejaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.