Gubernur Jambi Sebut Jumlah Kasus Covid-19 Mulai Menurun

Kompas.com - 01/10/2021, 08:56 WIB

JAMBI, KOMPAS.com - Gubernur Jambi Al Haris menyebutkan bahwa jumlah kasus Covid-19 di wilayahnya mulai menurun dalam sebulan terakhir.

Al Haris telah mengembalikan tempat isolasi terpadu (isoter) pasien Covid-19 sesuai fungsi semula.

"Kita sudah meninjau lokasi isoter pasien Covid-19 di Jambi. Sejumlah tempat isoter akan dikembalikan kepada fungsinya semula," kata Al Haris di Jambi, seperti dikutip dari Antara, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 September 2021

Al Haris menjelaskan, saat ini hanya terdapat beberapa pasien Covid-19 yang masih menjalani isolasi di sejumlah tempat isoter, seperti di Gedung Asrama Haji terdapat satu orang pasien dan di Gedung BPSDM Provinsi jambi terdapat enam orang.

Kemudian di Gedung LPMP Provinsi Jambi ada satu orang pasien.

Nantinya, pasien yang masih menjalani isolasi mandiri di tempat isoter yang disediakan pemerintah tersebut akan dipusatkan di Gedung LPPM Provinsi Jambi.

Tujuannya agar lebih efektif dalam melaksanakan pemantauan terhadap pasien Covid-19 yang dilakukan tenaga kesehatan.

Baca juga: Di Depan Anggota DPRD Jambi, Firli Bahuri Bicara soal Kesejahteraan Umum

Selain itu, tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas pemantauan dan perawatan terhadap pasien yang menjalani isolasi dapat kembali bertugas di instansinya masing-masing, seperti tenaga kesehatan yang kembali ke rumah sakit dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

"Jika kembali terjadi lonjakan kasus, lokasi isoter tersebut tetap disiagakan, namun harapannya itu tidak terjadi lagi," kata Al Haris.

Al Haris berpesan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Masyarakat diminta tidak terlalu euforia, sehingga tidak menimbulkan klaster penularan baru.

"Jangan sampai kegiatan sosial masyarakat yang sudah mulai longgar membuat masyarakat melupakan protokol kesehatan," kata Al Haris.

Baca juga: Pendulang Emas di Merangin Jambi Tewas Diterkam Harimau

Saat ini, pasien Covid-19 yang masih menjalani proses perawatan di Provinsi Jambi berjumlah 488 orang.

Sebelumnya, ada lebih dari 4.000 orang yang menjalani proses perawatan.

Saat ini, Provinsi Jambi berada pada zona kuning atau zona risiko rendah penularan Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Klayar di Pacitan, Keindahan, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Klayar di Pacitan, Keindahan, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ada Kasus Positif dan Suspek PMK, 7 Pasar Hewan di Klaten Ditutup Selama 14 Hari

Ada Kasus Positif dan Suspek PMK, 7 Pasar Hewan di Klaten Ditutup Selama 14 Hari

Regional
Bupati Jayapura Sebut DOB Tak Akan Mengubah Kepapuaan di Papua

Bupati Jayapura Sebut DOB Tak Akan Mengubah Kepapuaan di Papua

Regional
Seorang Buruh Bangunan di Baubau Tega Sekap dan Perkosa Remaja Disabilitas

Seorang Buruh Bangunan di Baubau Tega Sekap dan Perkosa Remaja Disabilitas

Regional
Kasus Pertama Hepatitis Akut di Banten, Pasien Dirawat di RS Mandaya Tangerang

Kasus Pertama Hepatitis Akut di Banten, Pasien Dirawat di RS Mandaya Tangerang

Regional
Bongkar Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Pati, Kabareskrim: Terbesar Sepanjang 2022

Bongkar Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Pati, Kabareskrim: Terbesar Sepanjang 2022

Regional
Pemilik 3.000 Kg Merkuri di Seram Bagian Barat Ditangkap, 2 Tahun Jalankan Bisnis Ilegal

Pemilik 3.000 Kg Merkuri di Seram Bagian Barat Ditangkap, 2 Tahun Jalankan Bisnis Ilegal

Regional
Menyalip Mobil di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk

Menyalip Mobil di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk

Regional
2 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Rumah Ibadah di Bener Meriah Aceh Ditangkap di Ciamis

2 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Rumah Ibadah di Bener Meriah Aceh Ditangkap di Ciamis

Regional
4 Orang Meninggal Diduga akibat Miras Ilegal, Keluarga Korban di Sorong Mengamuk

4 Orang Meninggal Diduga akibat Miras Ilegal, Keluarga Korban di Sorong Mengamuk

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Mei 2022

Regional
Geledah Sebuah Dump Truck di Seram Bagian Barat, Polisi Temukan 2 Ton Merkuri

Geledah Sebuah Dump Truck di Seram Bagian Barat, Polisi Temukan 2 Ton Merkuri

Regional
Tinjau Dapur Umum Korban Rob, Bupati Kendal bersama Kapolres dan Dandim Bantu Kupas Sayuran

Tinjau Dapur Umum Korban Rob, Bupati Kendal bersama Kapolres dan Dandim Bantu Kupas Sayuran

Regional
Konflik Antarperguruan Silat Kerap Terjadi di Akar Rumput, Sosiolog: Mereka Belum Menghayati Nilai

Konflik Antarperguruan Silat Kerap Terjadi di Akar Rumput, Sosiolog: Mereka Belum Menghayati Nilai

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Mei 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.