Berawal dari Penertiban Balap Liar, Pelajar SMP Diduga Dianiaya Oknum Polisi hingga Patah Kaki, Propam Turun Tangan

Kompas.com - 01/10/2021, 08:10 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - MR (14), pelajar SMP di Bali diduga dianiaya oknum polisi saat petugas melakukan penertiban balap liar di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai Sanur, Denpasar Selatan pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Korban diduga disetrum dan diinjak oleh oknum kepolisian hingga patah kaki. Akibat kejadian tersebut korban pun harus menjalani operasi di salah satu rumah sakit di Denpasar.

Keluarga MR kemudian melaporkan kejadian tersebut ke bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali.

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Aniaya Pelajar SMP hingga Patah Kaki, Pelaku Disebut Tak Pakai Seragam

Pelaku tak pakai seragam, Propam turun tangan

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bali Kombes Syamsi membenarkan jika keluarga MR telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Bali.

"Saya kurang tahu tanggal berapa (pelaporannya), tapi yang jelas setelah kejadian itu mereka melaporkan (ke Propam)," ujar Syamsi saat ditemui di Polda Bali, Kamis (30/9/2021).

Namun pihaknya masih belum bisa memastikan pelaku penganiyaan. Pasalnya saat kejadian, pelaku yang melakukan penganiyaan tak mengenakan seragam kepolisian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pelajar SMP Diduga Dianiaya Oknum Polisi hingga Patah Kaki, Ini Penjelasan Polda Bali

Sedangkan korban yang terjatuh sempat ditolong oleh polisi yang mengenakan seragam.

Atas dasar tersebut, Propam Polda Bali masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Terkait dengan (pelaku) yang diduga polisi, belum tentu polisi, karena yang melapor juga belum pastikan itu polisi. Jadi belum ada kepastian, tapi Propam tetap melakukan penyelidikan," kata dia.

Ia menegaskan Polda Bali akan mengusut kasus tersebut. Jika terbukti penganiayaan dilakukan oleh anggotanya, maka pelaku akan mendapatkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Dianiaya Polisi Saat Meliput Aksi, Wartawan: Setelah Tunjukkan Id Card Langsung Dipukul

"Kalau dia (pelaku) memang anggota polisi (diproses) sesuai undang-undang yang berlaku," pungkasnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Ach. Fawaidi | Editor : Priska Sari Pratiwi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Erupsi, Gubernur Khofifah Imbau Masyarakat Evakuasi Diri

Gunung Semeru Erupsi, Gubernur Khofifah Imbau Masyarakat Evakuasi Diri

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Aksesoris hingga Kacamata dalam Video Porno di Bandara YIA, Polisi: Mengarah ke Akun Siskaee

Aksesoris hingga Kacamata dalam Video Porno di Bandara YIA, Polisi: Mengarah ke Akun Siskaee

Regional
Warga Karawang Dikabarkan Hilang di Kaki Pegunungan Sanggabuana

Warga Karawang Dikabarkan Hilang di Kaki Pegunungan Sanggabuana

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Semeru, Warga di Lumajang Diungsikan

Terdampak Awan Panas Guguran Semeru, Warga di Lumajang Diungsikan

Regional
Siapkan Saldo, Ruas Tol Serang- Rangkasbitung Mulai Sabtu Malam Bertarif

Siapkan Saldo, Ruas Tol Serang- Rangkasbitung Mulai Sabtu Malam Bertarif

Regional
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Daerah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Daerah Sekitar Curah Kobokan Lumajang Gelap

Regional
Bus Tabrak Sepeda Motor di Babel, 1 Keluarga Tewas di Tempat

Bus Tabrak Sepeda Motor di Babel, 1 Keluarga Tewas di Tempat

Regional
KKB di Suru-Suru Terus Lakukan Gangguan, TNI Tak Lakukan Pembalasan Meski Anggotanya Jadi Korban

KKB di Suru-Suru Terus Lakukan Gangguan, TNI Tak Lakukan Pembalasan Meski Anggotanya Jadi Korban

Regional
Identitas Pemeran Video Porno di Bandara YIA Diketahui, Polisi: Sedang Dilakukan Pengejaran

Identitas Pemeran Video Porno di Bandara YIA Diketahui, Polisi: Sedang Dilakukan Pengejaran

Regional
Bupati Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Lahar Hujan Gunung Merapi

Bupati Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Lahar Hujan Gunung Merapi

Regional
Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur Ditembak KKB Dievakuasi ke Aceh

Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur Ditembak KKB Dievakuasi ke Aceh

Regional
Kerusakan Jaringan Pipa Induk di Kali Bebeng Terakhir Terjadi 2010 Saat Gunung Merapi Erupsi

Kerusakan Jaringan Pipa Induk di Kali Bebeng Terakhir Terjadi 2010 Saat Gunung Merapi Erupsi

Regional
Warga Lampung Disebut Hilang Misterius di Pelabuhan Merak, Sempat Temani Beli Tiket Masuk Kapal

Warga Lampung Disebut Hilang Misterius di Pelabuhan Merak, Sempat Temani Beli Tiket Masuk Kapal

Regional
Saat Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Eks Ketua DPC Gerindra Blora…

Saat Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar oleh Eks Ketua DPC Gerindra Blora…

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.