Sejumlah Kapal Feri di Kepri Tidak Beroperasi, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 01/10/2021, 08:29 WIB
Suasana Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Kepulauan Riau. 
ANTARA/OgenSuasana Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Sejumlah kapal feri antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memilih tidak beroperasi untuk sementara waktu.

Hal tersebut karena tidak ada bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi dari PT Pertamina, sehingga tidak menutupi biaya operasional kapal.

Kapal Feri MV Batam Jet rute Batam-Tanjung Balai Karimun-Tanjung Samak-Selat Panjang mulai tidak beroperasi pada Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Truk Tercebur ke Sungai Barito Saat Menaiki Feri, 2 Orang yang Terjebak Belum Ditemukan

"Kapal akan beroperasi seperti biasa setelah kondisi normal. Akan kami informasikan kembali," kata Togu H Simorangkir selaku Direktur PT Pelayaran Batam Bahari Sejahtera Pusat Batam seperti dikutip dari Antara, Kamis.

Selain itu, kapal feri rute Tanjungpinang-Lingga di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang (SBP) juga sudah tidak beroperasi selama dua hari terakhir, terhitung sejak 28 September 2021.

"Informasinya, jatah BBM subsidi sudah habis," kata Asisten Manager Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Raja Junjungan.

Baca juga: Nekat Terjun ke Laut, Penumpang Kapal Feri Hilang di Selat Bali, Ini Kata Saksi Mata

Sales Area Manager Pertamina Kepri Fahrizal Imadudin menyampaikan, pihaknya menyalurkan BBM bersubsidi sesuai ketentuan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Menurut dia, BPH Migas saat ini mengeluarkan rekomendasi kuota BBM subsidi kapal berdasarkan by name, sehingga layanan subsidi hanya dapat diakses untuk kapal yang masih ada subsidinya dan tertera namanya di SK BPH Migas.

Kondisi ini terjadi secara nasional, tidak hanya di Kepri.

Dia mengklaim, stok minyak masih banyak, tapi memang non-subsidi.

"Kami sudah teruskan informasi ini ke pusat. Semoga satu atau dua hari ke depan sudah ada konfirmasinya," ujar Fahrizal melalui pesan singkat.

Baca juga: Kapal Feri Yunicee Tenggelam, Kemenhub Sebut 44 Orang Selamat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Korban Tewas akibat Bentrok 2 Kelompok Warga di Sorong

Belasan Korban Tewas akibat Bentrok 2 Kelompok Warga di Sorong

Regional
Mantan Aktivis '98 Solo Dukung Ubedilah Badrun Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Mantan Aktivis '98 Solo Dukung Ubedilah Badrun Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Regional
Selama 2 Bulan, 5 Warga Seluma Dipenjara karena Tuduhan Curi Sawit, Gubernur Janji untuk Cari Jalan Keluar

Selama 2 Bulan, 5 Warga Seluma Dipenjara karena Tuduhan Curi Sawit, Gubernur Janji untuk Cari Jalan Keluar

Regional
Polisi Selidiki Supplier Ayam Tiren untuk bahan Dasar Bakso di Bantul

Polisi Selidiki Supplier Ayam Tiren untuk bahan Dasar Bakso di Bantul

Regional
PTM 100 Persen saat Omicron Tinggi, Ombudsman Surati Kepala Daerah se-Jabar

PTM 100 Persen saat Omicron Tinggi, Ombudsman Surati Kepala Daerah se-Jabar

Regional
Penjual Bakso dari Ayam Tiren Ditangkap, Bagaimanakah Cara Memilih Daging Ayam Segar?

Penjual Bakso dari Ayam Tiren Ditangkap, Bagaimanakah Cara Memilih Daging Ayam Segar?

Regional
Antar Pesanan Ayam Kampung, Wanita Bersuami Menjadi Korban Pelecehan Oknum Ketua RW

Antar Pesanan Ayam Kampung, Wanita Bersuami Menjadi Korban Pelecehan Oknum Ketua RW

Regional
Kisah Manusia dalam Kerangkeng Rumah Bupati Langkat, Datang Diantar Orangtua, Bekerja Tanpa Gaji, Diduga Disiksa

Kisah Manusia dalam Kerangkeng Rumah Bupati Langkat, Datang Diantar Orangtua, Bekerja Tanpa Gaji, Diduga Disiksa

Regional
Gempa M 4,6 Terjadi di Lombok, Warga Kaget Rasakan Guncangan

Gempa M 4,6 Terjadi di Lombok, Warga Kaget Rasakan Guncangan

Regional
Kesaksian Mbak Jum, PRT Korban Maid Online di Malaysia, Berangkat Gunakan Visa Turis (2)

Kesaksian Mbak Jum, PRT Korban Maid Online di Malaysia, Berangkat Gunakan Visa Turis (2)

Regional
Cerita WNI Jadi Trainer Agen PRT Maid Online Malaysia, Ambil Foto Telanjang Pembantu hingga Sita Dokumen (1)

Cerita WNI Jadi Trainer Agen PRT Maid Online Malaysia, Ambil Foto Telanjang Pembantu hingga Sita Dokumen (1)

Regional
Kesal Tak Dimasakkan, Suami di Tomohon Aniaya Istrinya

Kesal Tak Dimasakkan, Suami di Tomohon Aniaya Istrinya

Regional
Warga Baubau Heboh Temukan 4 Granat Asap Aktif di Tempat Sampah

Warga Baubau Heboh Temukan 4 Granat Asap Aktif di Tempat Sampah

Regional
[POPULER REGIONAL] Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat | Tersesat gara-gara Google Maps

[POPULER REGIONAL] Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat | Tersesat gara-gara Google Maps

Regional
Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Capai 159 Orang, Dua Anak Meninggal Dunia

Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Capai 159 Orang, Dua Anak Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.