Kasasi Dikabulkan MA, Kejari Pontianak Segera Eksekusi 3 Pejabat Jasindo

Kompas.com - 02/09/2021, 19:44 WIB
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pontianak Banan Prasetya KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pontianak Banan Prasetya

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Banan Prasetya memastikan telah menyurati tiga terpidana korupsi dalam perkara klaim pembayaran tenggelamnya kapal tongkang Labroy 168.

Ketiganya masing-masing mantan Kepala Cabang Jasindo Pontianak Thomas W, Kepala Divisi Klaim Asuransi Jasindo Danang Saroso, dan Direktur Teknik dan LN Jasindo Ricky Tri Wahyudi.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) ketiganya terbukti melanggar Pasal 2 Undang-Undang tentang Tindak Pidana Korupsi, sehingga masing-masing dijatuhi pidana penjara 5 tahun dan pidana denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Saat ini kita sudah melakukan upaya pemanggilan ketiga terpidana melalui surat. Ini surat pemanggilan pertama karena kami juga baru menerima putusan pada 10 Agustus 2021 kemarin,” kata Banan saat dihubungi, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Vonis Bebasnya Dianulir Mahkamah Agung, 3 Pejabat Jasindo Dihukum 5 Tahun Penjara

Banan menegaskan, jika tiga kali pemanggilan melalui surat secara resmi tidak ditanggapi, maka dilakukan upaya paksa, dengan terlebih dulu dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami harap dan terpidana ini koperatif, karena bila sudah 3 kali surat dikirim, maka kami masukkan dalam daftar pencarian orang, dan nanti dilakukan jemput paksa,'' tegas Banan.

Banan menerangkan, masih adanya upaya hukum peninjauan kembali (PK) tidak akan menghalangi proses eksekusi atas putusan Mahkamah Agung. “Koperatif saja, bila ada alasan yang masuk akal, silakan sampaikan,” tutup Banan.

Sebagai informasi, vonis bebas tiga pejabat PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terkait perkara klaim pembayaran tenggelamnya kapal tongkang Labroy 168 senilai Rp 6,5 miliar dianulir Mahkamah Agung (MA).

“Putusan kasasi Mahkamah Agung ini jauh lebih tinggi dibandingkan tuntutan dari jaksa penuntut umum, yakni 1 tahun 7 bulan, yang kemudian divonis bebas hakim Pengadilan Tipikor Pontianak,” kata Banan.

Baca juga: KPK Tahan Mantan Direktur Keuangan dan Invetasi Jasindo

Sementara permohonan kasasi jaksa terhadap satu terdakwa lain, yakni Sudianto alias Aseng pemilik PT Pelayaran Bintang Kapuas Armada ditolak MA.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2021

Regional
Perbincangan Satu Menit Ganjar Pranowo dan Risma di Makam Bung Karno

Perbincangan Satu Menit Ganjar Pranowo dan Risma di Makam Bung Karno

Regional
Bobby Nasution Minta Bantuan KSP untuk Perbaikan Lapangan Merdeka Medan

Bobby Nasution Minta Bantuan KSP untuk Perbaikan Lapangan Merdeka Medan

Regional
Kisah Ida Ayu Nyoman Rai, Nenek Sukmawati Asal Bali, Gadis Pura Hindu yang Jatuh Cinta Pada Sang Guru

Kisah Ida Ayu Nyoman Rai, Nenek Sukmawati Asal Bali, Gadis Pura Hindu yang Jatuh Cinta Pada Sang Guru

Regional
Bencana Longsor di Deli Serdang, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Bencana Longsor di Deli Serdang, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Regional
Pria Mabuk Bawa Parang Masuk ke Acara Lamaran, Tamu Lari Berhamburan

Pria Mabuk Bawa Parang Masuk ke Acara Lamaran, Tamu Lari Berhamburan

Regional
Pemuda di Aceh Timur Ditangkap karena Perkosa Pacarnya, Terancam 200 Kali Cambuk

Pemuda di Aceh Timur Ditangkap karena Perkosa Pacarnya, Terancam 200 Kali Cambuk

Regional
Manfaat Ekonomi Digital bagi UMKM di Banten Saat Pandemi Covid-19

Manfaat Ekonomi Digital bagi UMKM di Banten Saat Pandemi Covid-19

Regional
Seorang Peternak Ayam Petelur di Blitar Menangis Histeris Saat Dicegah Temui Risma

Seorang Peternak Ayam Petelur di Blitar Menangis Histeris Saat Dicegah Temui Risma

Regional
Rektor Binus Ancam Cabut Gelar Sarjana bagi Alumni yang Korupsi

Rektor Binus Ancam Cabut Gelar Sarjana bagi Alumni yang Korupsi

Regional
Melihat Eduwisata Oelsonbai di Kota Kupang, Ada Rusa Timor dan Burung Endemik Myzomela Rote

Melihat Eduwisata Oelsonbai di Kota Kupang, Ada Rusa Timor dan Burung Endemik Myzomela Rote

Regional
Beredar Lagi Video Orangtua DPO Teroris Poso Minta Anaknya Pulang

Beredar Lagi Video Orangtua DPO Teroris Poso Minta Anaknya Pulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.