[POPULER NUSANTARA] Wanita Sopir Taksi Online Dibunuh | "Saya Tak Ingin Viral"

Kompas.com - 02/09/2021, 05:52 WIB
Dua tersangka pelaku pembunuhan sopir taksi online di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (31/8/2021) KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBODua tersangka pelaku pembunuhan sopir taksi online di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (31/8/2021)

KOMPAS.com - Polisi terus melacak terduga pelaku pembunuhan seorang wanita sopir taksi online asal Medan, Sumatera Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, satu tersangka yang masih buron identitasnya sudah diketahui dan masih dalam pengejaran.
Sementara itu, kisah polisi anggota Bhabinkamtibmas Polres Semarang menjadi viral di media sosial.

Bripka Kak Agus Hermanto dan istri setiap hari Jumat membagi-bagi nasi bungkus dan masker gratis bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

1. Pembunuhan wanita sopir taksi online

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

Eko menjelaskan, pihaknya akan terus memburu terduga pelaku pembunuhan C (40).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari informasi terkini, polisi menduga salah satu pelaku yang masih buron sudah berada di luar Aceh.

"Nanti kita buru terus. Sampai ke lubang jarum pun dia sembunyi kita buru,” tegas Eko, Selasa (31/8/2021).

Saat ini polisi telah menangkap polisi telah berhasil menangkap dua pelaku yakni MYS (28), warga Desa Laksamana, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen dan ND alias YN, warga Desa Sungai Lakam Timura, Kecamatan Karimu, Provinsi Kepulauan Riau.

Baca berita selengkapnya: Polisi: Sampai ke Lubang Jarum Pun Dia Sembunyi Kita Buru

2. Kisah polisi bagi-bagi nasi bungkus

Bhabinkamtibmas Bergas Lor Polres Semarang  Bripka Kak Agus Hermanto membagikan nasi bungkus untuk warga terdampak pandemi.KOMPAS.com/Ist Bhabinkamtibmas Bergas Lor Polres Semarang Bripka Kak Agus Hermanto membagikan nasi bungkus untuk warga terdampak pandemi.

Agus mengaku, aksinya itu bukan mencari sensasi, namun hatinya terpanggil untuk membantu sesama.

"Saya masih memiliki rezeki, jadi berbagi kepada warga lain. Saya juga tidak berharap viral atau jadi perbincangan, tapi alhamdulillah kalau yang saya lakukan bisa menginspirasi," kata Agus, Rabu (1/9/2021).

Agus mengaku tak bisa tutup mata melihat banyak warga yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau telah kehilangan mata pencaharian.

"Ya saya melihat banyak warga di wilayah yang terdampak pandemi ini. Saya berharap dengan nasi bungkus yang saya bagikan ini bisa membantu meringankan beban mereka," jelasnya.

Baca berita selengkapnya: Kisah Bripka Kak Agus Hermanto, Anggota Polres Semarang yang Rutin Bagikan Nasi Bungkus Tiap Jumat

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Wanita dengan Luka di Wajah Ditemukan di Muara Sungai Opak Bantul

Mayat Wanita dengan Luka di Wajah Ditemukan di Muara Sungai Opak Bantul

Regional
'Saya Disuruh Foto KTP oleh Teman, Ternyata Buat Pinjam Pinjol Ilegal'

"Saya Disuruh Foto KTP oleh Teman, Ternyata Buat Pinjam Pinjol Ilegal"

Regional
Seorang Kurir Narkoba Ditangkap di Surabaya, Polisi: Dia Terima Upah Rp 200.000...

Seorang Kurir Narkoba Ditangkap di Surabaya, Polisi: Dia Terima Upah Rp 200.000...

Regional
Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Ikuti Diklatsar Menwa Tak Miliki Riwayat Penyakit

Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Ikuti Diklatsar Menwa Tak Miliki Riwayat Penyakit

Regional
Wabup Ogan Ilir Ardani Kembali Diperiksa soal Korupsi Masjid Sriwijaya, Dicecar 25 Pertanyaan

Wabup Ogan Ilir Ardani Kembali Diperiksa soal Korupsi Masjid Sriwijaya, Dicecar 25 Pertanyaan

Regional
Angkut Wisatawan Belum Vaksin, 6 Bus Pariwisata yang Masuk Yogyakarta Diputar Balik

Angkut Wisatawan Belum Vaksin, 6 Bus Pariwisata yang Masuk Yogyakarta Diputar Balik

Regional
Sekda DIY Usul Libur Natal Tahun Baru Ditiadakan

Sekda DIY Usul Libur Natal Tahun Baru Ditiadakan

Regional
Siswa dan Guru Terpapar Covid-19 Saat PTM, 14 Sekolah di Kota Bandung Kembali Terapkan PJJ

Siswa dan Guru Terpapar Covid-19 Saat PTM, 14 Sekolah di Kota Bandung Kembali Terapkan PJJ

Regional
SD-nya Kebanjiran, Siswa dan Guru Tetap Masuk Sekolah, Ada yang Panjat Pagar, Ada yang Digendong...

SD-nya Kebanjiran, Siswa dan Guru Tetap Masuk Sekolah, Ada yang Panjat Pagar, Ada yang Digendong...

Regional
Pelaku Pembunuhan Wanita Terbungkus Plastik di Hutan Grobogan Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Wanita Terbungkus Plastik di Hutan Grobogan Ditangkap

Regional
Gaya Ganjar Tanggapi Elektabilitas yang Tinggi sebagai Capres

Gaya Ganjar Tanggapi Elektabilitas yang Tinggi sebagai Capres

Regional
Cerita Warga Saat Banjir hingga 80 Cm Terjang Permukimannya di Pekanbaru, Ada yang Tetap Jualan hingga Minta Bantuan Pemerintah

Cerita Warga Saat Banjir hingga 80 Cm Terjang Permukimannya di Pekanbaru, Ada yang Tetap Jualan hingga Minta Bantuan Pemerintah

Regional
33 Rumah Retak akibat Gempa Salatiga dan Sekitarnya, Tenda Darurat Mulai Didirikan

33 Rumah Retak akibat Gempa Salatiga dan Sekitarnya, Tenda Darurat Mulai Didirikan

Regional
Polisi Usut Kematian Mahasiswa UNS yang Meninggal Saat Diklatsar Menwa

Polisi Usut Kematian Mahasiswa UNS yang Meninggal Saat Diklatsar Menwa

Regional
Rekomendasi 7 Objek Wisata di Sumedang Bersertifikat CHSE, Aman dari Covid-19

Rekomendasi 7 Objek Wisata di Sumedang Bersertifikat CHSE, Aman dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.