Cerita Pria di Kediri yang Menambal Jalan Berlubang, Pakai Dana Pribadi hingga Berkeliling Sendiri

Kompas.com - 02/09/2021, 05:33 WIB
Alat kelengkapan Heri menambal jalan secara swadaya. Dik.Heri PurnomoAlat kelengkapan Heri menambal jalan secara swadaya.

KEDIRI, KOMPAS.com - Banyak ragam titian kebajikan yang bisa dilakukan. Heri Purnomo, warga Dusun Gamol, Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini mencontohkan salah satunya.

Pria usia 49 tahun tersebut secara swadaya berpatroli di jalan raya menggunakan motor roda tiganya demi menemukan lubang jalan, lalu menambalnya.

Seperti yang dilakukannya pada lubang jalan di sebelah timur simpang empat Gedang Sewu, Kecamatan Pare, pada 29 Agustus.

Aktivitas menambal lubang jalan itu sudah dilakoninya sejak bertahun-tahun lalu. Hanya saja tidak setiap hari dilakukan karena ia juga mengurus usaha toko kelontong di rumahnya.

"Sudah sejak sebelum tahun 2000 saya menambal jalan," ujar Heri Purnomo dalam sambungan telepon, akhir Agustus 2021.

Suami dari Islami (38) tersebut awalnya menutup lubang dengan tanah dan adonan semen. Namun, cara tersebut dinilai kurang efektif karena tambalan jadi gampang rusak.

Berkaca dari pengalaman, Heri menggunakan aspal agar bisa menyatu dengan bahan utama jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Update : Kompas.com mengajak para pembaca untuk berpartisipasi kisah inspiratif bapak Heri. Bantuan Anda akan sangat bermanfaat menyelamatkan pengendara di jalan-jalan alternatif dengan cara klik di sini.

Sumber Bahan Aspal

Aspal yang dipergunakan untuk menambal jalan itu didapatnya dari sisa-sisa proyek pengaspalan jalan.

Baca juga: Cerita Satpol PP Kediri Dirikan Dapur Umum untuk Warga Isoman, Ada yang Rela Jual Motor

Ini berupa gundukan aspal sisa yang biasanya tergeletak begitu saja di pinggir jalan. Sampah aspal itu lantas dipungutnya dan dibawa pulang untuk stok penambalan.

Kalau pun tidak ada sampah aspal, tidak jarang pula ia merogoh kocek membeli aspal curah dalam kemasan drum.

Untuk pemanasnya, Heri menggunakan tabung elpiji tiga kilogram yang terhubung dengan selang dan nosel pembakar.

Dengan berbagai alat kelengkapan lainnya itu makanya ia perlu menggunakan kendaraan roda tiga untuk bisa mengangkutnya.

Sumber Dana Pembelian Bahan Tambal Jalan

Aktivitas Heri Purnomo yang konsisten menambal jalan itu tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Untuk menutup biaya tersebut, ia tidak canggung untuk mengamen pada beberapa kegiatan daerah semisal momentum car free day.

Cara mengamennya bukan menyanyi, tetapi menggunakan kostum robot Bumblebee hingga pertunjukan manusia terbang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilu, Pengakuan Bocah R: 'Diusir Mamak Aku, Kalau Tidak Pergi Mau Dipotong Aku...'

Pilu, Pengakuan Bocah R: "Diusir Mamak Aku, Kalau Tidak Pergi Mau Dipotong Aku..."

Regional
Dicabuli Ayah Kandung, Siswi SMP di Kupang Alami Trauma Berat

Dicabuli Ayah Kandung, Siswi SMP di Kupang Alami Trauma Berat

Regional
Mayat di Kebun Bambu Ternyata Pelajar SMK yang 2 Hari Tak Pulang, Keluarga Sebut Korban Dijemput Teman

Mayat di Kebun Bambu Ternyata Pelajar SMK yang 2 Hari Tak Pulang, Keluarga Sebut Korban Dijemput Teman

Regional
Truk Kayu Tabrak Bus Siswa Sekolah Polisi, 1 Calon Bintara Asal Papua Tewas, Belasan Luka-luka

Truk Kayu Tabrak Bus Siswa Sekolah Polisi, 1 Calon Bintara Asal Papua Tewas, Belasan Luka-luka

Regional
Harga Cabai di Ambon Melonjak hingga Rp 150.000 Per Kg

Harga Cabai di Ambon Melonjak hingga Rp 150.000 Per Kg

Regional
PPKM Level 3 Nataru Batal, Kegiatan Masyarakat di Sleman Tetap Dibatasi

PPKM Level 3 Nataru Batal, Kegiatan Masyarakat di Sleman Tetap Dibatasi

Regional
Duduk Perkara Bentrok Warga dan Polisi di Desa Tamilow, Bermula Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor Desa

Duduk Perkara Bentrok Warga dan Polisi di Desa Tamilow, Bermula Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor Desa

Regional
Begini Respons Bobby Nasution Saat PKKM Level 3 Libur Nataru Dibatalkan

Begini Respons Bobby Nasution Saat PKKM Level 3 Libur Nataru Dibatalkan

Regional
Rumah Rusak akibat Gelombang Pasang di Kalsel Bertambah, Sebagian Hanya Sisa Puing

Rumah Rusak akibat Gelombang Pasang di Kalsel Bertambah, Sebagian Hanya Sisa Puing

Regional
Siapa Pun Pengganti Jokowi 2024 Mendatang, Diharap Lebih Perhatian ke 8 Juta Diaspora Indonesia

Siapa Pun Pengganti Jokowi 2024 Mendatang, Diharap Lebih Perhatian ke 8 Juta Diaspora Indonesia

Regional
Jaksa Bebaskan Tersangka Pencuri Susu, Kasus Tak Dilanjutkan ke Pengadilan

Jaksa Bebaskan Tersangka Pencuri Susu, Kasus Tak Dilanjutkan ke Pengadilan

Regional
Kasus Dua Anak Dicabuli Satu Keluarga di Padang Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kakek, Paman dan Sepupu Ibu Jadi Tersangka

Kasus Dua Anak Dicabuli Satu Keluarga di Padang Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kakek, Paman dan Sepupu Ibu Jadi Tersangka

Regional
UU HKPD Disahkan, Blora Akhirnya Dapat Dana Bagi Hasil Migas

UU HKPD Disahkan, Blora Akhirnya Dapat Dana Bagi Hasil Migas

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas Sudah Ditahan

Oknum Polisi yang Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas Sudah Ditahan

Regional
Pertandingan Sepak Bola Liga 3 Sumbar Ricuh, Tak Berizin, Penonton Ribuan hingga Langgar Prokes, Polisi: Kita Proses

Pertandingan Sepak Bola Liga 3 Sumbar Ricuh, Tak Berizin, Penonton Ribuan hingga Langgar Prokes, Polisi: Kita Proses

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.