Beroperasi Saat PPKM Level 4, 2 Tempat Karaoke di Denpasar Didenda Rp 1 Juta, Izin Terancam Dicabut

Kompas.com - 09/08/2021, 13:29 WIB
Petugas Satpol PP Kota Denpasar saat mendatangi Karaoke Executive Club Satpol PP Denpasar Petugas Satpol PP Kota Denpasar saat mendatangi Karaoke Executive Club

DENPASAR, KOMPAS.com - Dua tempat karaoke di Kota Denpasar yakni Karaoke Executive Club dan Karaoke Platinum diam-diam buka saat PPKM Level 4.

Klub malam yang masing-masing berada di Jl Imam Bonjol dan Jl Suwung Batang Kendal Denpasar itu akhirnya dikenai sanksi administrasi masing-masing Rp 1 Juta.

"(Masing-masing) di denda Rp 1 juta dan ditutup sementara," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

Baca juga: WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang Bali, Sempat Kirim Pesan Tak Tahu Jalan

Dilaporkan masyarakat

Sayoga menuturkan, beroperasinya dua tempat hiburan malam tersebut diketahui setelah adanya laporan masyarakat pada Sabtu (7/8/2021) lalu.

Kemudian, pada Minggu (8/8/2021) kemarin, pihaknya langsung mendatangi sekaligus memanggil masing-masing pengelola untuk dimintai keterangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ternyata, terbukti telah terjadi pelanggaran.

Usai menerima keterangan dari pengelola, Satpol PP Kota Denpasar kemudian memutuskan untuk menjatuhkan sanksi pada Senin (9/8/2021).

"Hari ini diputuskan (melanggar), karena kamarin penyidiknya tidak ada karena hari Minggu," kata dia.

Dua klub malam tersebut telah terbukti melanggar Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No 13 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 di Bali.

Baca juga: Bermula Acara Pengakuan Kesalahan, Terbongkar 2 Pelajar Curi Uang Panti Asuhan Rp 102 Juta untuk Main Game Online

 

Ilustrasi pandemi Covid-19SHUTTERSTOCK Ilustrasi pandemi Covid-19
Izin terancam dicabut

Dalam aturan disebutkan, tempat hiburan malam tak boleh beroperasi selama penerapan PPKM Level 4.

Sayoga juga mengancam akan melakukan pencabutan izin jika dua tempat itu diketahui kembali beroperasi.

"Kalau misalnya tidak ada perbaikan (masih buka) itu lain lagi ceritanya. Kita akan lakukan peninjauan sampai dengan pencabutan izin," tuturnya.

Ia pun berharap seluruh pihak baik masyarakat atau pun pemilik usaha mematuhi aturan yang berlaku selama PPKM Level 4.

"Dalam situasi seperti ini, saat kita sedang berusaha keluar dari krisis pandemi ini, mari bersama-sama untuk mematuhi ketentuan yang ada," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Pengungsian, Paini Terisak karena Bingung Pulang ke Mana: Habis Rumah Saya...

Di Pengungsian, Paini Terisak karena Bingung Pulang ke Mana: Habis Rumah Saya...

Regional
Tangis Harsi Setelah Tengkleng Jualannya Viral karena Dianggap Mahal

Tangis Harsi Setelah Tengkleng Jualannya Viral karena Dianggap Mahal

Regional
Trauma dan Takut Tidur di Pengungsian, 20 Warga Terdampak Letusan Semeru Pilih Mengungsi hingga ke Blitar

Trauma dan Takut Tidur di Pengungsian, 20 Warga Terdampak Letusan Semeru Pilih Mengungsi hingga ke Blitar

Regional
Nasihat Sultan HB X untuk Ridwan Kamil

Nasihat Sultan HB X untuk Ridwan Kamil

Regional
Bandar Lampung Tetap Gelar PPM Level 3 meski Dibatalkan Pemerintah Pusat

Bandar Lampung Tetap Gelar PPM Level 3 meski Dibatalkan Pemerintah Pusat

Regional
Seorang Polisi di Aceh Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas

Seorang Polisi di Aceh Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas

Regional
3 Warga Desa Tamilow Tertembak Peluru Karet Saat Bentrok dengan Polisi, Dievakuasi lewat Jalur Laut

3 Warga Desa Tamilow Tertembak Peluru Karet Saat Bentrok dengan Polisi, Dievakuasi lewat Jalur Laut

Regional
Ridwan Kamil Penuhi Janji, Jadi Sopir Sri Sultan HB X dan Ratu Hemas Nostalgia Kisah Cinta di Bandung

Ridwan Kamil Penuhi Janji, Jadi Sopir Sri Sultan HB X dan Ratu Hemas Nostalgia Kisah Cinta di Bandung

Regional
PPKM Level 3 Serentak Batal, Jalan di Salatiga Bakal Tetap Ada Penyekatan

PPKM Level 3 Serentak Batal, Jalan di Salatiga Bakal Tetap Ada Penyekatan

Regional
Detik-detik Penangkapan Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA

Detik-detik Penangkapan Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA

Regional
WNA Belanda di Bali Mengamuk dan Rusak Pintu Kaca Sebuah Toko

WNA Belanda di Bali Mengamuk dan Rusak Pintu Kaca Sebuah Toko

Regional
Walhi Sumbar Minta Kasus Perambahan 35 Hektar Hutan Suaka Margasatwa Pasaman Diusut Tuntas

Walhi Sumbar Minta Kasus Perambahan 35 Hektar Hutan Suaka Margasatwa Pasaman Diusut Tuntas

Regional
Cerita Korban Erupsi Semeru Mengais Barang-barang dari Rumah yang Tertimbun Abu Vulkanik

Cerita Korban Erupsi Semeru Mengais Barang-barang dari Rumah yang Tertimbun Abu Vulkanik

Regional
Banjir Terjang Sejumlah Daerah, BMKG Ingatkan soal Potensi Cuaca Ekstrem hingga 9 Desember

Banjir Terjang Sejumlah Daerah, BMKG Ingatkan soal Potensi Cuaca Ekstrem hingga 9 Desember

Regional
Pengakuan Ibu Muda, Ternyata Diperkosa 4 Pria Berkali-kali, Termasuk Teman Suami: Saya Diancam Diam atau Anak Dibunuh

Pengakuan Ibu Muda, Ternyata Diperkosa 4 Pria Berkali-kali, Termasuk Teman Suami: Saya Diancam Diam atau Anak Dibunuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.